• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Ginekomastia, Pembesaran Payudara pada Pria

Mengenal Ginekomastia, Pembesaran Payudara pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bukan hanya wanita yang bisa melakukan operasi payudara, pria pun ternyata bisa melakukannya. Pria yang melakukan operasi payudara umumnya disebabkan oleh ginekomastia.

Ginekomastia adalah pertumbuhan payudara abnormal. Ginekomastia merupakan sebuah kondisi yang disebabkan oleh kelainan hormon estrogen dan testosteron yang mengakibatkan pertumbuhan jaringan payudara secara berlebihan. Selengkapnya ada di bawah ini!

Operasi untuk Penanganan Ginekomastia?

Memang umumnya pria jengah ketika bagian dadanya membukit dan semakin besar seperti payudara wanita. Tidak heran jika jumlah pria yang melakukan operasi pengecilan “payudara pria” sepanjang tahun 2012 naik hingga 38 persen.

Sementara itu, firma operasi kosmetik Transform mencatat adanya kenaikan operasi pengecilan payudara pria sampai 28 persen. Menurut data British Association of Aesthetic and Plastic Surgeons (BAAPS), jumlah tindakan operasi tersebut mencapai 10 persen dari seluruh operasi plastik di Inggris.

Baca juga: Tanda Kanker Payudara pada Pria

Pembesaran payudara pada pria memang sulit dihilangkan hanya dengan olahraga. Untuk itu, tindakan operasi pengecilan payudara pria dilakukan sesuai dengan penyebabnya. Jika terjadi pembesaran kelenjar lemak, umumnya dokter hanya akan melakukan liposuction (sedot lemak).

Tindakan ini dilakukan dengan menyedot jaringan melalui pipa kecil yang dimasukkan lewat sayatan berukuran 3-4 milimeter. Jika kelebihan jaringan glandular itu disebabkan karena pembesaran payudara, diperlukan pemotongan dengan pisau bedah.

Tindakan ini menyebabkan adanya parut, biasanya di sekitar area puting. Pemotongan bisa dilakukan tersendiri atau dikombinasikan dengan liposuction. Secara umum operasi pengecilan payudara pada pria memakan waktu 90 menit dengan bius total.

Pemicu Ginekomastia

Tidak semua pembesaran payudara pada pria disebabkan oleh kegemukan, tetapi juga dipicu oleh ketidakseimbangan hormon. Penggunaan obat-obatan, seperti antidepresan, jantung, dan obat liver juga bisa memicu pembesaran payudara.

Sebagian pakar juga menyebutkan penggunaan steroid anabolic bisa memicu pembesaran jaringan payudara. Sementara itu, para ahli lingkungan mengatakan saat ini terjadi peningkatan hormon wanita.

Baca juga: Deteksi Dini Kanker Payudara dengan Cara Ini

Menurut Prof. Kefah Mokbel, pria secara genetik memang punya kecenderungan mengalami pembesaran payudara. Mengapa ada pria yang payudaranya membesar dan pria lain rata, itu telah ditentukan secara genetik.

Sama halnya dengan mengapa ada wanita yang payudaranya besar dan ada yang tidak. Namun, Mokbel menyebutkan gaya hidup bisa menjadi pemicu. Pembesaran payudara itu hanya bisa terjadi jika seorang laki-laki memiliki level hormon estrogen berlebihan.

Selain itu, ada pula sejumlah makanan yang dapat memicu munculnya ginekomastia, seperti susu kedelai, tahu, dan makanan lain dari kedelai. Hal ini dikarenakan kedelai kaya akan kandungan hormon estrogen. Selain itu, penyebab lainnya adalah kanker payudara, tumor mammary, cacat lahir, dan penyakit hati atau ginjal.

Cara Mencegah Ginekomastia

Balita dan anak laki-laki berusia 12-16 tahun tidak membutuhkan pengobatan apa pun karena kondisi ini akan menghilang dengan sendirinya saat mereka dewasa. Perawatan yang bisa dilakukan adalah:

  1. Kompres dengan es dan gunakan obat pereda nyeri jika payudara meradang.
  2. Jangan konsumsi stimulan.
  3. Berhenti konsumsi substansi tambahan untuk olahraga. Beritahu dokter mengenai suplemen apa saja yang kamu gunakan.

Untuk masalah kelainan hormon, beberapa obat tertentu dapat membantu menyeimbangkan dan menormalkan jaringan payudara. Namun, jika masalah masih berlanjut, dokter akan menyarankan untuk memotong jaringan berlebih tersebut.

Baca juga: Inilah 4 Ciri Payudara Sehat

Sebaiknya kamu jangan pernah ragu untuk berdiskusi dengan dokter di Halodoc jika terjadi ginekomastia pada diri kamu. Hal ini agar kamu segera mendapatkan saran terbaik dari dokter di Halodoc.

Kamu juga tidak perlu keluar rumah untuk berkomunikasi dengan dokter, karena aplikasi Halodoc akan mempermudah kamu melakukan tanya jawab dengan cara Chat atau Voice Call/Video Call, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Segera download aplikasinya sekarang, ya!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Enlarged Breast in Men (Gynecomastia).
Healthline. Diakses pada 2020. Breast Enlargement in Men (Gynecomastia).