Pentingnya Target SDGs 6 Demi Akses Air Bersih

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Produk Kesehatan untuk Cegah Penyakit Sanitasi
- Langkah Sederhana Mendukung SDGs 6 di Rumah
- Studi Terkait
- Punya Keluhan Penyakit akibat Air Kotor? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kapan Harus ke Dokter?
- Referensi
- FAQ
Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah agenda global yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Salah satu fokus utamanya adalah SDGs 6, yang menargetkan ketersediaan dan pengelolaan air bersih serta sanitasi yang berkelanjutan bagi semua orang. Ketersediaan air bersih bukan sekadar masalah lingkungan, melainkan fondasi utama bagi kesehatan masyarakat dunia.
Kondisi sanitasi yang buruk dan kurangnya akses terhadap air bersih merupakan penyebab utama munculnya berbagai penyakit menular berbahaya yang dikenal dengan waterborne diseases. Penyakit seperti diare, kolera, tifus, hingga infeksi cacing usus sangat mudah menyebar di lingkungan dengan sanitasi yang tidak memadai. Di Indonesia, penyakit-penyakit ini masih sering ditemui dan bahkan menjadi salah satu faktor penyumbang tingginya angka stunting pada anak balita akibat terganggunya penyerapan nutrisi.
Jika kamu atau anggota keluargamu mengalami gejala seperti diare yang tak kunjung berhenti, demam tinggi, atau muntah terus-menerus akibat mengonsumsi air atau makanan yang terkontaminasi, jangan tunda penanganan. Kamu bisa segera konsultasi ke dokter Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan resep penanganan pertama yang cepat dan tepat. Penanganan yang terlambat pada kasus infeksi saluran cerna bisa menyebabkan dehidrasi parah yang mengancam nyawa.
Sembari mendukung tercapainya target SDGs 6 dari pemerintah, kamu juga harus proaktif menjaga kebersihan dan kesehatan diri sendiri. Menjaga kebersihan tangan, mengelola air minum yang aman, serta sedia obat-obatan pertolongan pertama di kotak P3K adalah langkah esensial. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk dan obat yang wajib ada di rumah untuk mengantisipasi masalah kesehatan terkait sanitasi.
Rekomendasi Produk Kesehatan untuk Cegah Penyakit Sanitasi
Berikut adalah beberapa obat dan produk kebersihan yang bisa kamu sediakan di rumah untuk mengatasi keluhan akibat sanitasi dan air yang kurang bersih:
1. Oralit 200 mg 100 Sachet
Diare adalah salah satu penyakit paling umum yang muncul akibat konsumsi air kotor. Oralit bekerja dengan cara menggantikan cairan dan elektrolit tubuh (seperti natrium dan kalium) yang hilang akibat diare dan muntah. Kandungan garam dan gula di dalamnya diformulasikan khusus untuk mempercepat penyerapan cairan di dalam usus.
Dosis penggunaannya disesuaikan dengan usia dan tingkat dehidrasi. Untuk orang dewasa, biasanya diberikan 50-100 ml per kg berat badan dalam 4 jam pertama, dilanjutkan setiap kali buang air besar cair. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Oralit 200 mg 100 Sachet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Zincpro Sirup 60 ml
Suplementasi zinc sangat direkomendasikan oleh WHO untuk mendampingi pengobatan diare, terutama pada anak-anak. Zincpro Sirup mengandung Zinc Sulfate Monohydrate yang bekerja memperbaiki lapisan usus yang rusak akibat infeksi bakteri atau virus dari air yang terkontaminasi. Zinc membantu mengurangi durasi dan tingkat keparahan diare.
Untuk anak usia 6 bulan hingga 5 tahun, dosis umumnya adalah 1 sendok takar (5 ml) per hari selama 10 hari berturut-turut, meskipun diare sudah berhenti. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Zincpro Sirup 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Menjaga Kualitas Air Minum di Rumah
- Selalu rebus air keran atau air sumur hingga mendidih sempurna (100 derajat Celcius) selama minimal 1-3 menit sebelum diminum.
- Gunakan wadah tertutup yang telah dicuci bersih menggunakan sabun untuk menyimpan air minum agar terhindar dari debu dan serangga pembawa bakteri.
- Rutin menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti toren atau bak mandi minimal seminggu sekali untuk mencegah lumut dan jentik nyamuk.
3. Dettol Hand Sanitizer Original 50 ml
Menjaga kebersihan tangan adalah langkah pencegahan utama dari penyakit terkait sanitasi. Dettol Hand Sanitizer mengandung alkohol 66% yang secara efektif membunuh 99,9% kuman, bakteri, dan virus di tangan tanpa perlu dibilas dengan air. Produk ini sangat berguna ketika kamu berada di luar rumah dan kesulitan menemukan air mengalir serta sabun.
Tuangkan sedikit cairan pada telapak tangan, lalu gosok ke seluruh bagian tangan hingga sela-sela jari selama 20 detik sampai mengering. Tidak ada peringatan khusus, namun hindari area mata dan kulit yang terluka.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Dettol Hand Sanitizer Original 50 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Vermox 500 mg Tablet
Lingkungan yang kotor dan kurangnya sanitasi yang layak membuat seseorang rentan terkena infeksi cacing. Vermox mengandung Mebendazole, yaitu obat antelmintik yang bekerja dengan cara menghambat cacing menyerap gula (glukosa), sehingga cacing akan kehilangan energi dan mati. Obat ini efektif untuk cacing kremi, cacing gelang, cacing tambang, dan cacing cambuk.
Dosis umum untuk dewasa dan anak di atas 2 tahun adalah 1 tablet sekali minum, dan dapat diulang 2-4 minggu kemudian jika infeksi berlanjut. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Vermox 500 mg Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
5. Entrostop 2 Strip (10 Tablet)
Jika kamu mencari obat untuk meredakan diare non-spesifik akibat keracunan makanan atau air kotor, Entrostop bisa menjadi pilihan. Obat ini mengandung kombinasi Attapulgite dan Pectin. Attapulgite bekerja menyerap racun, bakteri, dan air di dalam usus, sementara Pectin membantu memadatkan feses.
Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun adalah 2 tablet setiap setelah buang air besar cair, maksimal 12 tablet dalam 24 jam. Kamu bisa beli obat diare ini secara praktis tanpa harus keluar rumah. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Entrostop 2 Strip (10 Tablet) di Toko Kesehatan Halodoc
Langkah Sederhana Mendukung SDGs 6 di Rumah
Mewujudkan target SDGs 6 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kamu bisa memulainya dari skala rumah tangga. Cara paling alami dan mudah adalah membiasakan diri Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di bawah air mengalir, terutama sebelum makan, sesudah dari toilet, dan setelah memegang benda kotor. Pastikan juga septic tank di rumah memiliki jarak minimal 10 meter dari sumber air tanah (sumur) agar bakteri E. coli dari kotoran tidak mencemari air minum.
Selain itu, hindari membuang sampah, bahan kimia rumah tangga, atau minyak jelantah langsung ke saluran air maupun sungai. Pencemaran sungai akan merusak ekosistem dan membuat air tidak layak untuk diolah menjadi air bersih.
Studi Terkait
Pentingnya SDGs 6 terus dibuktikan oleh berbagai riset medis terbaru. Sebuah studi komprehensif dalam Journal of Environmental and Public Health yang dipublikasikan pada awal tahun 2026 mengungkapkan bahwa komunitas yang memiliki akses sanitasi layak dan instalasi air bersih yang memadai berhasil menurunkan angka kejadian diare endemik hingga 65% dibandingkan wilayah yang masih bergantung pada sumber air terbuka.
Di samping itu, penelitian lain yang dimuat dalam Global Health Action Medical Journal (2026) mencatat adanya korelasi kuat antara peningkatan kualitas kebersihan air rumah tangga dengan perbaikan grafik pertumbuhan tinggi badan balita di negara-negara berkembang. Riset ini menegaskan bahwa intervensi sanitasi secara langsung mencegah infeksi parasit usus berulang yang selama ini menjadi penyebab utama gizi buruk dan stunting.
Punya Keluhan Penyakit akibat Air Kotor? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan akibat air atau makanan kotor, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika keluhan seperti diare parah, demam tinggi, muntah-muntah, dan tanda-tanda dehidrasi (lemas, mulut kering, jarang buang air kecil) tidak membaik dalam 1-2 hari setelah mencoba pertolongan pertama, segera konsultasi dengan Dokter Umum di Halodoc untuk penanganan lebih lanjut.
Referensi
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Water, Sanitation and Hygiene (WASH) and Health.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pedoman Pencegahan Penyakit Menular Berbasis Lingkungan dan Sanitasi.
Journal of Environmental and Public Health. Diakses pada 2026. Impact of Improved Sanitation Facilities on Waterborne Diseases in Developing Regions.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Diarrhea: Symptoms, Causes, and First Aid for Dehydration.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan SDGs 6?
SDGs 6 adalah salah satu dari 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang ditetapkan PBB. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih serta sanitasi yang layak dan berkelanjutan untuk semua orang di seluruh dunia pada tahun 2030.
2. Mengapa akses air bersih dan sanitasi sangat penting bagi kesehatan?
Air yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk adalah sarang bakteri, virus, dan parasit. Tanpa akses air bersih, masyarakat sangat rentan terserang penyakit menular seperti kolera, disentri, tipes, infeksi cacing, hingga berisiko tinggi mengalami masalah stunting pada anak balita.
3. Bagaimana cara memastikan air sumur aman untuk diminum?
Pastikan letak sumur berjarak minimal 10 meter dari septic tank agar tidak tercemar tinja. Selain itu, sebelum dikonsumsi, air harus direbus hingga benar-benar mendidih (mencapai 100°C) selama 1 hingga 3 menit untuk membunuh bakteri patogen di dalamnya.
4. Apa pertolongan pertama jika terkena diare akibat air kotor?
Hal utama yang harus dilakukan adalah mencegah dehidrasi dengan segera minum larutan Oralit atau air putih dalam jumlah banyak. Hindari makanan pedas, asam, atau berlemak. Jika diare disertai darah atau demam tinggi, segera hubungi dokter.



