• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menjaga Berat Badan Bisa Cegah Kista Pilonidal

Menjaga Berat Badan Bisa Cegah Kista Pilonidal

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga berat badan tetap stabil, salah satunya dengan rutin melakukan olahraga. Kelebihan berat badan atau obesitas dapat berdampak buruk pada kesehatan, salah satunya meningkatkan risiko alami kista pilonidal. Kista pilonidal atau pilonidal cyst terjadi ketika terdapat benjolan kulit yang muncul sekitar tulang ekor. 

Baca juga: Perlu Tahu, Penyebab Kista Pilonidal

Kondisi ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada pengidapnya. Kista pilonidal menyebabkan munculnya rasa nyeri dan dapat mengalami infeksi jika tidak dirawat dengan baik. Obesitas dan terlalu lama duduk diduga menjadi faktor pemicu kondisi ini. Yuk, ketahui lebih banyak mengenai kista pilonidal, di sini.

Jaga Berat Badan untuk Hindari Kista Pilonidal

Kista pilonidal adalah benjolan kulit pada area tulang ekor dan biasanya muncul bagian atas pada belahan bokong. Melansir Mayo Clinic, umumnya benjolan ini berisi serpihan folikel rambut dan juga kulit. Kondisi ini sering disebabkan oleh rambut yang tidak tumbuh keluar atau yang dikenal dengan ingrown hair, sehingga menyebabkan munculnya benjolan.

Kista pilonidal terasa nyeri dan menyakitkan ketika benjolan mengalami infeksi. Melansir Kids Health, ada beberapa gejala yang dialami pengidap ketika kista pilonidal mengalami infeksi, seperti benjolan yang menjadi kemerahan dan menyebabkan rasa nyeri. Selain itu, sekitar benjolan juga mengalami pembengkakan. Kista pilonidal yang infeksi terkadang mengeluarkan nanah yang berbau tidak sedap dan menyebabkan pengidapnya demam.

Tentunya, kondisi ini harus segera diatasi untuk mencegah komplikasi yang mungkin terjadi, seperti infeksi yang menyebar pada bagian tubuh lain, terbentuknya abses pada kulit, dan kista pilonidal yang kembali muncul. Jangan ragu tanyakan langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc jika kamu mengalami beberapa gejala seperti kista pilonidal.

Baca juga: Apakah Kista Pilonidal Dapat Kambuh Kembali Setelah Sembuh?

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah kista pilonidal, seperti:

1. Menjaga Berat Badan

Menjaga berat badan tetap stabil dapat menghindari kamu dari berbagai gangguan kesehatan. Melansir Web MD, kelebihan berat badan atau obesitas menjadi salah satu faktor pemicu seseorang mengalami kista pilonidal. Tidak hanya kista pilonidal, obesitas juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya.

2. Kurang Aktivitas Fisik

Jangan ragu untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga. Rutin berolahraga dapat mencegah kista pilonidal. Mulailah dengan rutin melakukan olahraga ringan setiap harinya agar kesehatan tetap optimal.

3. Hindari Duduk Terlalu Lama

Melansir dari Medical News Today, seseorang yang sering dalam posisi duduk terlalu lama juga berisiko mengalami kista pilonidal. Sehingga tidak ada salahnya hindari dalam posisi duduk terlalu lama. Lakukan gerakan-gerakan ringan yang dapat membuat tubuh berubah posisi agar kamu dapat terhindar dari kondisi ini.

Selain itu, ada beberapa faktor pemicu lain yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kista pilonidal, seperti tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih, terlalu sering membawa benda berat, dan memiliki riwayat keluarga dengan kondisi yang serupa.

Lakukan Perawatan Kista Pilonidal di Rumah

Pada tahapan awal, kista pilonidal terkadang tidak menyebabkan kondisi yang cukup mengganggu. Melansir Web MD, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi secara mandiri di rumah, dengan menjaga kebersihan area kista pilonidal, mandi dengan air hangat untuk mengurangi nyeri, dan duduk pada tempat yang nyaman.

Baca juga: Muncul di Tulang Ekor, Ini 7 Faktor Risiko Kista Pilonidal

Selain itu, kista pilonidal juga dapat diatasi dengan tindakan medis melalui prosedur operasi ringan. Umumnya, penanganan ini dilakukan ketika kista pilonidal mengalami infeksi yang cukup parah. Itulah fakta mengenai kista pilonidal yang perlu diketahui agar kamu dapat terhindar dari kondisi ini. 

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2020. What is Pilonidal Cyst?
Medical News Today. Diakses pada 2020. What’s to Know About Pilonidal Cyst?
Kids Health. Diakses pada 2020. Pilonidal Cyst
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Pilonidal Cyst