• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Olahraga Ringan di Rumah setelah Berbuka Puasa

6 Olahraga Ringan di Rumah setelah Berbuka Puasa

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Banyak yang mungkin merasa berat jika harus berolahraga saat puasa. Padahal sebenarnya, tidak harus di siang hari, kok. Berolahraga juga bisa dilakukan setelah berbuka puasa. Bahkan, jenis olahraga yang dilakukan pun cukup yang ringan saja. Sebab, olahraga tetap harus menjadi kewajiban, meski di bulan puasa sekalipun.

Setelah berbuka puasa, tunggulah beberapa saat hingga makanan telah dicerna dengan baik oleh tubuh. Opsi lainnya adalah hindari mengonsumsi makanan berat terlebih dahulu ketika berbuka puasa, agar sesi olahraga dapat efektif dan optimal. Barulah setelah selesai berolahraga, kamu bisa mengonsumsi makanan berat. 

Baca Juga: Inilah yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Olahraga

Jenis Olahraga Ringan Setelah Berbuka Puasa

Sebelum mengetahui jenis olahraga apa yang direkomendasikan setelah berbuka puasa, perlu diingat bahwa olahraga fisik ketahanan, plyometrics, kecepatan, dan kelincahan, harus dihindari. Artinya, pilihlah jenis olahraga yang ringan dan berintensitas rendah. 

Olahraga ringan, selama dilakukan rutin, memiliki manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan setelah berbuka puasa:

1. Jalan Santai

Jalan santai adalah olahraga ringan yang bisa dilakukan saat puasa. Jalan kaki di tempat atau di sekitar ruangan rumah sekalipun bisa. Olahraga ringan ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh, termasuk menjaga kebugaran jantung dan paru-paru, menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, memperkuat tulang, serta mengurangi lemak tubuh. 

2. Yoga

Yoga adalah olahraga yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu. Olahraga ini tergolong ringan dan bisa dilakukan di dalam rumah. Cukup nyalakan video latihan yoga yang banyak tersedia secara daring, lalu carilah posisi nyaman di depan layar sambil mengikuti sang instruktur. Sebagai permulaan, pilihlah gerakan yoga yang berintensitas rendah, lalu naikkan secara bertahap.

Baca Juga: Lakukan 3 Tips Olahraga Ini agar Tidak Cedera

3. Naik Turun Tangga

Meski terdengar sepele, naik turun tangga justru sama seperti olahraga, lho. Olahraga ini juga bisa dilakukan di dalam rumah, sehingga cocok juga dilakukan saat situasi pandemi COVID-19 saat ini. Naik turun tangga dapat membakar kalori, menjaga kesehatan jantung, serta meningkatkan ketahanan dan kekuatan tubuh.

4. Joging

Joging atau lari pelan adalah jenis olahraga ringan yang bisa dilakukan setelah berbuka puasa. Tidak perlu pergi ke luar rumah untuk melakukan olahraga ini. Kamu bisa melakukannya di halaman depan rumah saja. Joging memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, seperti meningkatkan kekuatan tulang, menguatkan otot, menjaga kesehatan jantung, dan menjaga berat badan.

5. Tai Chi

Dari gerakannya saja, tai chi sudah terlihat seperti jenis olahraga yang tidak terlalu menguras energi. Meski tergolong olahraga ringan, manfaat tai chi sangatlah beragam. Mulai dari meningkatkan otot, kestabilan, dan fleksibilitas tubuh, hingga meningkatkan fungsi kognitif.

6. Sit Up dan Push Up

Sit up dan push up adalah olahraga ringan yang sangat cocok dilakukan di rumah, setelah berbuka puasa. Sit up memiliki banyak manfaat, seperti menjaga postur tubuh, membentuk otot perut, mengurangi risiko nyeri pinggul, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh. Sementara itu, push up bermanfaat untuk menjaga stabilitas tubuh, memperbesar massa otot, hingga menguatkan otot perut.

Baca Juga: Dosis Olahraga yang Dianjurkan agar Tetap Sehat

Tips Berolahraga Setelah Berbuka Puasa

Olahraga setelah berbuka puasa tidak boleh dilakukan sembarangan, karena esok harinya tubuh harus tetap prima agar bisa berpuasa dengan lancar. Ada beberapa persiapan dan tips yang harus dilakukan, supaya sesi olahraga bisa memberikan manfaat kesehatan, yaitu:

  • Mengonsumsi 6-10 gram karbohidrat per kg berat badan, saat buka puasa dan santap sahur.
  • Mengonsumsi 1,2 gram protein per kg berat badan setiap harinya.
  • Asupan lemak harus mencapai 20-30 persen dari total asupan energi.
  • Penuhi kebutuhan cairan agar tubuh tetap terhidrasi.

Olahraga setelah berbuka puasa sangat direkomendasikan untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun perlu diingat, pilihlah jenis olahraga dengan intensitas rendah, agar puasa tetap lancar. Jika perlu, konsultasikan dulu dengan dokter di aplikasi Halodoc tentang pilihan olahraga yang bisa dilakukan. Sebab, dokter bisa menganalisis ketahanan dan kesiapan tubuh kamu untuk berolahraga di bulan puasa.

Referensi:
Health 24. Diakses pada 2020. Exercising during Ramadan.
Khaleej Times. Diakses pada 2020. Best Times to Exercise during Ramadan.
Livestrong. Diakses pada 2020. What Kinds of Exercises are Considered Low Intensity.
Psych Central. Diakses pada 2020. 10 Benefits of Tai Chi for Better Overall Health Well Being anda Living Longer.
Healthline. Diakses pada 2020. Sit Ups Benefits.
Food NDTV. Diakses pada 2020. 5 Benefits of Push Ups Tone Trim Get Back in Shape.