• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Olahraga yang Tepat untuk Mencegah Frozen Shoulder

Olahraga yang Tepat untuk Mencegah Frozen Shoulder

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernah merasakan kaku pada bagian bahu yang disertai dengan rasa nyeri? Bisa jadi itu gejala frozen shoulder. Kondisi ini terjadi akibat adanya penebalan pada kapsul pelindung bahu. Belum ada cara pasti untuk mencegah frozen shoulder. Namun, penyakit ini bisa diminimalisir risikonya dengan melakukan olahraga tertentu.

Jenis olahraga atau latihan yang bisa dilakukan untuk mencegah frozen shoulder tentunya bukan yang berintensitas tinggi. Misalnya, dengan berbaring dan membuat gerakan melingkar kecil menggunakan bahu. Gerakkan melingkar secara berlawanan dengan arah jarum jam, lalu ulangi pada bahu lainnya. Untuk mencegah kaku pada bahu, kamu juga perlu aktif bergerak.

Baca juga: Inilah Gejala Frozen Shoulder yang Perlu Diketahui

Penyebab Terjadinya Frozen Shoulder

Seperti telah disebutkan sebelumnya, frozen shoulder terjadi akibat menebalnya kapsul pelindung di bagian bahu. Penebalan tersebut dapat berbentuk jaringan parut, yang biasanya terdapat di sekitar sendi bahu, sehingga menyulitkan gerak sendi dan menyebabkan rasa nyeri. Hingga kini, belum diketahui faktor pemicu terbentuknya jaringan parut tersebut.

Namun, pada beberapa kasus, penebalan terjadi akibat dua faktor yaitu penyakit rematik dan diabetes. Selain kedua penyakit tersebut, frozen shoulder juga banyak dialami oleh seseorang dengan kriteria berikut:

  • Berjenis kelamin perempuan dan berusia di atas 40 tahun.

  • Mengidap penyakit yang bersifat sistemik seperti gangguan pada kelenjar tiroid, pembuluh darah, diabetes, tuberkulosis dan parkinson.

  • Jarang menggerakkan bahu dalam waktu cukup lama. Kondisi seperti ini dapat terjadi jika seseorang mengalami patah tulang di bagian bahu dan memerlukan pemulihan. Selain itu bisa juga diakibatkan oleh seseorang yang mengidap stroke dan luka pada bagian bahu.

Baca juga: Diabetes Juga Bisa Sebabkan Frozen Shoulder

Gejala Frozen Shoulder

Umumnya, frozen shoulder memiliki gejala yang muncul secara bertahap. Gejala juga biasanya dirasakan memburuk pada malam hari. Tahapan perkembangan gejala frozen shoulder adalah:

  • Freezing stage. Ditandai dengan gejala bahu sulit digerakkan karena terasa nyeri. Kaku pada bahu ini juga dapat muncul pada jangka waktu yang cukup lama.

  • Frozen stage. Pada tahap ini, bahu jadi terasa semakin kaku dan sulit digerakkan. Namun, rasa nyeri dapat semakin berkurang. Tahap ini biasanya berlangsung sekitar empat bulan hingga satu tahun.

  • Thawing stage. Merupakan fase membaiknya rasa kaku pada bahu yang dialami. Di tahap ini, pengidap frozen shoulder mulai dapat bergerak lebih baik. Lama terjadinya tahap ini adalah sekitar satu hingga tiga tahun.

Jika kamu mengalami berbagai gejala atau tahap awal gejala frozen shoulder tersebut, segera download aplikasi Halodoc untuk berbicara pada dokter atau buat janji dengan dokter di rumah sakit, guna pemeriksaan lebih lanjut. Jangan tunggu frozen shoulder sampai menjadi parah dan menahun, ya!

Baca juga: Penyebab Frozen Shoulder Bukan Terpapar AC, Simak Di Sini Penjelasannya

Pengobatan Frozen Shoulder

Untuk mengobati frozen shoulder, ada tiga cara yang dapat dilakukan oleh pengidap, yaitu obat-obatan, terapi fisik, dan pembedahan. Penggunaan obat bertujuan untuk mengurangi nyeri dan meringankan peradangan yang terjadi. Beberapa obat yang biasa diresepkan untuk pengidap frozen shoulder adalah aspirin dan obat yang termasuk dalam golongan ibuprofen. 

Pengidap juga dapat mengatasi keluhan dengan mengompres bagian yang terasa nyeri dengan air hangat. Cara ini berguna untuk melemaskan otot-otot bahu yang kaku dan mengalami penebalan. Selain itu, kompres hangat juga dapat berfungsi untuk memperluas lingkup gerak. 

Selain obat-obatan, dapat juga dilakukan terapi fisik untuk mengobati frozen shoulder. Terapi dilakukan dengan membuat gerakan pada bagian bahu yang terasa kaku. Lalu, pilihan pengobatan lainnya adalah pembedahan Pembedahan adalah cara yang diberikan jika gangguan ini dirasa makin memburuk. Prosedur pembedahan yang biasanya dilakukan oleh dokter adalah:

  • Meregangkan jaringan parut, agar sendi mudah digerakkan dengan cara menyuntikkan air steril pada jaringan yang mengalami penebalan.
  • Memberikan obat bius agar dokter dapat menggerakkan bahu ke segala arah. Hal ini dilakukan untuk melemaskan area otot yang mengalami penegangan.
  • Mengangkat jaringan parut yang berada di antara otot-otot bahu.

Selain cara-cara pengobatan tersebut, pengidap dapat melakukan akupuntur, pijat shiatsu atau TENS (Transcutaneous electrical nerve stimulation). Ketiga pilihan pengobatan itu bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Frozen Shoulder.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions. Frozen Shoulder.
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. 7 stretching and strengthening exercises for a frozen shoulder.