• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Begini Penanganan untuk Pengidap Narkolepsi

Begini Penanganan untuk Pengidap Narkolepsi

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah narkolepsi? NarkolepsPenyakit inii merupakan kondisi kronis yang jarang terjadi dan menyebabkan perubahan pola tidur tidak normal. Pengidap narkolepsi bisa tiba-tiba mengalami rasa kantuk yang sangat berat, dan tidur mendadak di siang hari. Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan sistem saraf yang memengaruhi kendali terhadap aktivitas tidur. Bagaimana langkah penanganan narkolepsi dilakukan?

Baca juga: Sering Ketiduran, Hati-Hati Narkolepsi

  • Olahraga Secara Teratur

Olahraga merupakan salah satu langkah hidup sehat yang dapat kamu lakukan secara gratis dan mudah. Olahraga menjadi salah satu metode penanganan narkolepsi, karena dapat membantu mendongkrak tingkat energi, serta menghindari stres yang menjadi salah satu penyebab kantuk.

Untuk mencegah narkolepsi, pengidap disarankan untuk berolahraga secara teratur dengan intensitas sedang, khususnya di sore hari. Olahraga yang dilakukan sore hari akan membantu pengidap untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik di malam hari. Berkaitan dengan hal tersebut, disarankan untuk berolahraga dengan intensitas sedang selama 30-45 menit, seperti berjalan cepat, lari, atau berenang. 

  • Cukup Sinar Matahari

Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang diperoleh dari proses produksi dalam tubuh. Vitamin D sendiri dibuat dari kolesterol saat tubuh terpapar sinar matahari. Jika kandungan vitamin D dalam tubuh mencukupi, tingkat energi dalam tubuh akan melonjak naik, sehingga tubuh dapat selalu fokus dan terhindari dari narkolepsi.

Bagi penduduk yang tinggal di daerah beriklim dingin dan jarang terpapar sinar matahari, kamu dapat tetap memperoleh asupan vitamin D dari sejumlah makanan yang kamu konsumsi, seperti ikan, kuning telur, hati, dan susu.

Baca juga: Waspada 4 Gejala Narkolepsi Kalau Tiba-Tiba Ngantuk di Siang Hari

  • Usahakan untuk Tetap Aktif Sepanjang Hari

Dalam hal ini, usahakan untuk beristirahat selama 5 menit, setelah 20 menit bekerja untuk membantu tubuh mengurangi rasa lelah. Jika seharian kamu hanya duduk di depan meja, kamu dapat melakukan peregangan, agar otot-otot tubuh tidak terasa kaku.

Melakukan peregangan di sela-sela kerja akan membantu menaikkan tingkat energi dalam tubuh, sehingga menjauhkan serangan narkolepsi di siang hari. Selain itu, kamu juga dapat melakukan aktivitas ketika berangkat atau pulang kantor, seperti membaca buku. Hal tersebut dapat mencegah narkolepsi, karena pikiran berkonsentrasi pada suatu hal.

  • Jangan Menyetir Saat Stres

Menyetir saat pikiran sedang kacau merupakan salah satu hal yang paling berbahaya dari pengidap narkolepsi. Bukan hanya stres dapat menjadi pemicu serangan tidur mendadak, panik, sedih, atau marah juga bisa menjadi penyebab kambuhnya narkolepsi.

  • Kelola Stres dengan Baik

Stres yang berlebihan dapat mengakibatkan kecemasan, kurang tidur, dan mengantuk di siang hari. Untuk mencegah narkolepsi, kamu dapat mengelola stres dengan baik. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yaitu yoga, cukup waktu istirahat, menonton film, membaca buku, mendengarkan musik, traveling, atau melakukan berbagai macam hal yang disukai.

Baca juga: Sering Tidur Tiba-Tiba, Bisa Jadi Gejala Narkolepsi

Segera temui dokter di rumah sakit terdekat jika tips mencegah narkolepsi tersebut malah membuat kondisi yang kamu alami semakin parah. Tangani dengan cepat, karena narkolepsi bukan hanya membuat aktivitas harian menjadi berantakan. Berikut komplikasi dari narkolepsi yang bisa saja terjadi:

  • Obesitas. Kondisi ini disebabkan karena pola makan dan kurang aktif bergerak.

  • Penilaian negatif. Pengidap bisa saja dinilai pemalas oleh lingkungan sekitarnya karena kebiasaannya.

  • Cedera fisik. Jika narkolepsi terjadi di saat yang tidak tepat, seperti saat mengemudi atau memasak, kamu bisa saja mengalami cedera fisik.

Narkolepsi akan menyebabkan penurunan konsentrasi dan daya ingat, sehingga pengidapnya akan sangat merasa kesulitan mengerjakan tugas atau pekerjaan yang telah menjadi tanggung jawabnya. Jika tidak ingin komplikasi menyerang, segera temui dokter untuk melakukan penanganan yang tepat.

Referensi:

Healthy Sleep Harvard. Diakses pada 2020. Narcolepsy.
WebMD. Diakses pada 2020. Sleep Disorders: Treatments for Narcolepsy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Narcolepsy.