Penyebab Cegukan dan Cara Mengatasinya
Penyebab cegukan bisa berasal dari makanan, kebiasaan, hingga kondisi medis tertentu.

DAFTAR ISI
- Apa Itu Cegukan?
- Apa Saja Penyebab Cegukan?
- Apakah Cegukan Bisa Disebabkan Penyakit Serius?
- Cara Mengatasi Cegukan dengan Cepat
- Tips Mencegah Cegukan Berulang
- Kesimpulan
- FAQ
Cegukan mungkin terlihat sepele, tapi saat sedang makan atau berbicara, kondisi ini bisa bikin kamu tidak nyaman. Hampir semua orang pernah mengalaminya, baik hanya sebentar maupun cukup lama.
Mengetahui penyebab cegukan sangat penting, karena ada kalanya cegukan hanyalah reaksi tubuh ringan, tapi bisa juga menjadi tanda kondisi medis tertentu.
Apa Itu Cegukan?
Cegukan adalah kondisi saat diafragma, yaitu otot yang membantu kamu bernapas, berkontraksi tiba-tiba tanpa kendali. Kontraksi ini membuat pita suara menutup cepat sehingga timbul suara khas “hik”.
Biasanya cegukan berlangsung hanya beberapa menit, tapi pada sebagian orang bisa bertahan berjam-jam bahkan berhari-hari.
Apa Saja Penyebab Cegukan?
Penyebab cegukan bisa beragam. Sebagian besar dipicu oleh faktor sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Berikut beberapa penyebab cegukan yang umum:
- Makan terlalu cepat atau berlebihan – Menelan makanan atau minuman dengan cepat membuat udara ikut masuk, memicu kontraksi diafragma.
- Mengonsumsi minuman berkarbonasi atau beralkohol – Gas dari minuman bisa meningkatkan tekanan pada perut dan memicu cegukan.
- Perubahan suhu mendadak – Minum minuman panas lalu dingin, atau sebaliknya, dapat mengiritasi saraf di sekitar diafragma.
- Makanan pedas atau terlalu panas – Bisa mengiritasi kerongkongan dan memicu refleks cegukan.
- Stres atau emosi berlebihan – Perubahan emosi dapat memengaruhi sistem saraf dan memicu cegukan.
Dengan kata lain, penyebab cegukan tidak hanya berasal dari faktor fisik, tapi juga kondisi emosional.
Apakah Cegukan Bisa Disebabkan Penyakit Serius?
Meski jarang, cegukan yang berlangsung lama bisa menjadi tanda penyakit. Cegukan kronis yang berlangsung lebih dari 48 jam bisa berkaitan dengan:
- Gangguan sistem saraf pusat (misalnya stroke, tumor otak, cedera kepala).
- Masalah pada sistem pencernaan (seperti refluks asam lambung atau tukak lambung).
- Efek samping obat tertentu, termasuk steroid atau obat bius.
- Gangguan metabolik, seperti diabetes yang tidak terkontrol.
Kalau kamu sering mengalami cegukan tanpa sebab jelas, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter. Berikut Ini Rekomendasi Dokter THT yang Bisa Dihubungi terkait kondisi yang kamu alami.
Cara Mengatasi Cegukan dengan Cepat
Ada banyak cara sederhana untuk menghentikan cegukan. Beberapa teknik yang terbukti efektif, antara lain:
- Menahan napas selama beberapa detik untuk menstabilkan diafragma.
- Minum air dingin perlahan agar saraf vagus menjadi lebih rileks.
- Bernapas ke dalam kantong kertas untuk meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah.
- Menarik lutut ke dada selama beberapa menit untuk memberi tekanan ringan pada diafragma.
- Mengisap potongan lemon atau gula pasir yang dapat merangsang saraf di tenggorokan.
Jika cegukan tak kunjung hilang, kamu bisa mencoba ulang cara ini beberapa kali.
Tips Mencegah Cegukan Berulang
Supaya cegukan tidak sering muncul, kamu bisa melakukan beberapa langkah pencegahan berikut:
- Makan perlahan dan kunyah dengan baik agar udara tidak banyak masuk ke perut.
- Batasi minuman bersoda atau beralkohol yang memicu gas berlebih.
- Hindari makanan terlalu pedas atau panas yang bisa mengiritasi kerongkongan.
- Kelola stres dan emosi dengan teknik relaksasi seperti yoga atau meditasi.
- Perhatikan kesehatan lambung bila sering cegukan, terutama jika kamu punya riwayat maag atau refluks asam.
Simak informasi lain mengenai Cegukan – Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya di sini.
Kesimpulan
Penyebab cegukan bisa berasal dari makanan, kebiasaan, hingga kondisi medis tertentu. Kebanyakan cegukan akan hilang dengan sendirinya, tapi jika berlangsung lebih dari 48 jam, sebaiknya segera periksa ke dokter.
Kalau kamu sering terganggu dengan cegukan atau punya keluhan lain, jangan ragu untuk bicara dengan dokter spesialis THT di Halodoc.
Mereka bisa memberikan informasi dan saran perawatan yang tepat sekaligus meresepkan obat.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Hiccups: Symptoms and causes.
National Health Service UK. Diakses pada 2025. Hiccups.
Healthline. Diakses pada 2025. What Causes Hiccups?
FAQ
1. Bagaimana manuver valsava menghentikan cegukan?
Dengan mengembuskan napas kuat sambil menutup hidung dan mulut; tindakan ini merangsang saraf vagus untuk menghentikan kontraksi abnormal pada diafragma. Jadi, manuver valsava memang sering menjadi cara mengatasi cegukan yang cukup efektif.
2. Kapan cegukan membutuhkan intervensi medis?
Jika kamu sudah melakukan berbagai cara mengatasi cegukan namun tak kunjung membaik dan justru berlangsung lebih dari 48 jam (cegukan persisten), sebaiknya cari pertolongan medis. Ini bisa menjadi tanda adanya iritasi pada batang otak atau efek samping obat steroid.


