• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Kelenjar Getah Bening Anak Membengkak setelah Makan

Penyebab Kelenjar Getah Bening Anak Membengkak setelah Makan

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Kelenjar getah bening yang membengkak memang cukup mengkhawatirkan, apalagi jika kondisi ini dialami oleh anak. Biasanya kelenjar getah bening yang membengkak ini terjadi di area leher, yang bisa terjadi setelah makan. Kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa terdapat masalah di sekitar mulut, telinga, atau kepala anak.

Secara umum pembengkakan kelenjar getah bening terjadi akibat reaksi terhadap banyaknya sel imun yang dihasilkan kelenjar getah bening untuk melawan zat yang membahayakan tubuh. Sementara itu, jika kelenjar mengalami pembengkakan usai anak makan, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebabnya, yaitu:

Baca juga: Idap Penyakit Kelenjar Getah Bening, Apakah Berbahaya?

  • Alergi Makanan. 

Kemungkinan pertama yang bisa sebabkan pembengkakan kelenjar getah bening pada anak karena mereka alergi terhadap makanan tertentu. Ini juga bisa saja akibat bahan kimia tambahan seperti MSG atau pewarna. Alergi makanan memang bisa menyebabkan peradangan pada jaringan halus dan peningkatan kadar histamin dalam tubuh.

Nah, pelepasan histamin dari kelenjar getah bening ini yang akan membuat ukurannya membesar. Selain pembengkakan kelenjar getah bening, alergi makanan juga biasanya disertai dengan gejala lain seperti ruam merah, gatal, wajah yang membengkak, napas pendek, batuk, dan hidung tersumbat.

Alergi makanan bisa sebabkan kondisi yang makin memburuk, oleh sebab itu segera bawa anak ke rumah sakit jika hal ini terjadi. Kini kamu pun tak perlu repot antre di rumah sakit karena kini kamu bisa buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Ambil smartphone kamu sekarang, dan manfaatkan fitur andalan ini hanya di Halodoc.

  • Pembusukan Gigi

Tak hanya karena alergi, pembengkakan kelenjar getah bening pada anak usai makan juga bisa terjadi akibat kondisi pembusukan gigi. Melansir National Institute of Dental and Craniofacial Research, pembusukan gigi atau abses gigi bisa menyebabkan kelenjar getah bening di bawah tulang rahang membengkak dan terasa sakit. Pembusukan gigi tahap awal bisa ditandai dengan noda putih di gigi yang menandakan telah hilangnya mineral di area tersebut. Jika kondisi terus berlanjut dan semakin banyak mineral yang hilang, maka enamel menjadi rapuh dan kemudian gigi dengan mudah berlubang. Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin memeriksakan gigi anak.

  • Radang Tenggorokan

Melansir University of Utah Health, Dr. Troy Madsen mengungkapkan bahwa pembengkakan kelenjar getah bening juga bisa disebabkan oleh strep throat atau radang tenggorokan akibat infeksi bakteri Streptococcus.

Kondisi ini bisa terjadi saat anak mengonsumsi makanan mengandung rempah, berkadar garam tinggi, atau bersifat asam, yang membuat radang tenggorokan semakin parah dan memicu pembengkakan kelenjar getah bening.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang Kelenjar Getah Bening

Cara Meredakan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening pada Anak 

Kelenjar getah bening ini dapat berukuran sekecil kepala peniti atau sebesar buah zaitun. Pembengkakan kelenjar getah bening yang menimbulkan rasa sakit, bisa menandai bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Umumnya rasa sakit tersebut dapat hilang dalam beberapa hari, tanpa memerlukan perawatan khusus.

Melansir dari National Institutes of Health, ada upaya yang bisa dilakukan untuk mengatasi pembengkakannya, yaitu:

  • Istirahat yang cukup untuk memulihkan sistem kekebalan tubuh anak;

  • Kompres area yang bengkak atau nyeri dengan kain basah yang hangat, ibu juga bisa memanfaatkan kompresan dingin bila air hangat tidak efektif untuk meredakan radang;

  • Minta anak untuk konsumsi obat pereda nyeri, contohnya ibuprofen, naproxen, atau acetaminophen untuk mengurangi ketidaknyamanan. 

  • Hindari pemberian aspirin pada anak karena berisiko alami Reye’s syndrome. Reye’s syndrome dapat menyebabkan pembengkakan pada organ hati dan otak;

  • Minta anak berkumur dengan air garam. Hal ini dilakukan jika pembengkakan kelenjar terjadi pada area leher, telinga, kepala atau rahang. Caranya dengan melarutkan garam dengan air hangat. Gunakan air tersebut untuk berkumur selama 10-20 detik, kemudian buang airnya. Lakukan hal tersebut sebanyak 3-5 kali.

Baca juga: Ini Tanda Kelenjar Getah Bening yang Berbahaya

Jika ingin mengetahui lebih banyak mengenai pembengkakan kelenjar getah bening pada anak, jangan ragu untuk menanyakannya pada dokter di Halodoc. Dokter akan selalu siaga menjawab setiap pertanyaan seputar kesehatan anak.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Swollen Lymph Nodes.
MedlinePlus. Diakses pada 2019. Swollen Lymph Nodes.
WebMD. Diakses pada 2020. Why are My Glands Swollen?