• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 8 Perawatan Kecantikan untuk Hilangkan Bekas Jerawat

8 Perawatan Kecantikan untuk Hilangkan Bekas Jerawat

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Jerawat yang bertengger di wajah tentu bikin kesal karena ganggu penampilan, ya. Setelah jerawatnya sembuh pun kamu mungkin akan bergulat lagi dengan bekas jerawat yang warnanya hitam-hitam itu. Lalu, ada tidak sih perawatan kecantikan untuk hilangkan bekas jerawat? Sebenarnya ada beberapa perawatan yang bisa dilakukan untuk menyamarkan bekas jerawat.

Masalahnya, perawatan kecantikan itu tidaklah menjamin bekas jerawat bisa hilang total, jika kamu menjalaninya hanya sekali. Apalagi, perawatan bekas jerawat itu biasanya tidak ditanggung oleh asuransi kesehatan. Itulah sebabnya banyak yang memilih tidak menjalaninya. Padahal, jika dilakukan secara rutin dan mengikuti semua saran yang diberikan dokter kulit, noda bekas jerawat dapat memudar, lho.

Baca juga: Bekas Jerawat? Hilangkan dengan Bahan Alami Ini

Ragam Perawatan untuk Hilangkan Bekas Jerawat

Menjalani perawatan khusus untuk menghilangkan bekas jerawat adalah keputusan kamu sendiri, sehingga dokter biasanya tidak akan memaksa kamu untuk melakukannya. Namun, pastikan untuk memeriksakan bekas jerawat terlebih dahulu ke rumah sakit dan mendiskusikannya dengan dokter kulit sebelum melakukan perawatan kecantikan apapun untuk menghilangkannya. Agar lebih mudah, kamu bisa gunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter kulit di rumah sakit, atau bertanya pada dokter kulit lewat chat

Lalu, jika sudah mantap ingin menghilangkan bekas jerawat, berikut beberapa jenis perawatan kecantikan yang bisa dijalani:

1. Dermabrasi 

Perawatan ini sebenarnya bertujuan untuk menghilangkan bekas luka. Dengan menggunakan sikat berkecepatan tinggi atau instrumen lain untuk melapisi kembali kulit, kedalaman bekas luka akan dihilangkan atau setidaknya dikurangi. Pemulihan setelah perawatan ini biasanya memerlukan waktu beberapa hari.

2. Mikrodermabrasi 

Mikrodermabrasi bisa dibilang merupakan jenis dermabrasi yang kurang intensif. Dalam prosedurnya, ahli dermatologi akan menggunakan semprotan kristal yang kecil alih-alih sikat berkecepatan tinggi, untuk menghilangkan kulit permukaan. Untuk bisa menghilangkan bekas jerawat secara menyeluruh, biasanya diperlukan lebih dari satu perawatan.

3. Chemical Peels 

Perawatan kecantikan ini dapat mengurangi bekas jerawat yang dangkal dan hiperpigmentasi pasca-inflamasi, di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Prosedur pengelupasan ini biasanya dilakukan oleh dokter, perawat, praktisi perawat, atau ahli estetika spa dan melibatkan pengolesan bahan kimia pada kulit untuk menghilangkan lapisan luarnya. Kemudian, kulit akan jadi lebih halus dan warnanya lebih rata. Namun, kamu mungkin akan mengalami kemerahan dan pengelupasan kulit selama beberapa hari sesudahnya.

Baca juga: Ketahui 5 Fakta Tentang Jerawat

4. Asam Retinoat 

Untuk bekas jerawat yang sudah memunculkan jaringan parut, perawatan penghilang bekas jerawat biasa tidak direkomendasikan. Bekas jerawat seperti ini biasanya dapat dihilangkan dengan mengoleskan krim asam retinoat ke area kulit yang terdapat bekas jerawat. Perawatan ini dapat cukup efektif, terutama dalam menghilangkan bekas luka keloid.

5. Laser 

Untuk menghilangkan lapisan luar kulit dan kontur area bekas jerawat, dokter biasanya akan menggunakan laser. Prosedur ini juga bisa dilakukan untuk meringankan kemerahan yang muncul di sekitar lesi jerawat yang sudah sembuh. Jenis laser yang digunakan akan tergantung pada jenis bekas jerawat, dan biasanya diperlukan lebih dari satu kali perawatan untuk menghilangkan bekas jerawat sepenuhnya.

6. Filler 

Perawatan ini cukup efektif untuk mengatasi bopeng-bopeng bekas jerawat yang cukup dalam, dengan menggunakan zat seperti kolagen, asam hialuronat, atau lemak untuk "mengisi" bekas jerawat. Karena bahan pengisi yang digunakan dapat diserap ke dalam kulit, kamu biasanya harus mengulangi prosedur ini secara berkala. Biasanya perlu dilakukan setiap beberapa bulan, tergantung pada jenis produk yang digunakan. 

7. Punch Excisions 

Merupakan jenis operasi kulit yang bertujuan untuk menghilangkan bekas jerawat dengan mengiris secara individual, atau memotong bekas luka. Kemudian, lubang yang ditinggalkan oleh sayatan akan diperbaiki dengan jahitan atau cangkok kulit. Metode ini sering digunakan untuk mengobati bekas jerawat yang berbintik-bintik.

8. Pencangkokan Kulit 

Dalam prosedurnya, dokter akan menggunakan sepotong kecil kulit normal untuk mengisi area kulit yang terluka. Bahan pencangkokan kulit biasanya diambil dari kulit di belakang telinga. Perawatan jenis ini juga dapat digunakan ketika perawatan penghapusan bekas luka jerawat, seperti dermabrasi, meninggalkan lubang besar di kulit.

Baca juga: Hilangkan Bekas Jerawat Merah dengan Cara Ini

Pentingnya Memahami Jenis Bekas Jerawat

Sebelum memilih perawatan kecantikan apa yang akan dilakukan untuk menghilangkan bekas jerawat, penting untuk mengetahui terlebih dahulu jenis bekas jerawat yang kamu miliki. Sebab, beda jenis bekas jerawatnya, beda pula perawatan yang bisa dilakukan. Secara umum, ada beberapa jenis bekas jerawat, mulai dari yang bisa hilang dengan sendirinya hingga yang permanen, yaitu:

  • Makula. Ditandai dengan bintik-bintik merah datar, di area lesi jerawat. Jenis bekas jerawat ini biasanya bertahan selama beberapa minggu dan dapat menghilang dengan sendirinya.

  • Perubahan warna kulit. Terkadang, bekas luka jerawat dapat membuat kulit berubah warna, yang juga disebut hiperpigmentasi pasca-inflamasi. Berbeda dengan makula, perubahan warna kulit biasanya tetap terlihat selama berbulan-bulan setelah lesi jerawat sembuh.

  • Jaringan parut. Beberapa jenis jerawat dapat meninggalkan bekas luka yang terlihat membesar dan mengangkat pertumbuhan jaringan. Bekas jerawat seperti ini dapat disebut keloid atau bekas luka hipertrofik. Penyebabnya adalah kelebihan produksi kolagen di kulit.

  • Kehilangan jaringan. Bekas jerawat jenis ini disebut ice pick scars, bekas luka fibrotik tertekan, bekas luka lunak, makula atrofi, atau atrofi makula folikel. Ditandai dengan cekung atau berlubangnya kulit di area bekas jerawat. Di Indonesia, bekas jerawat jenis ini kerap disebut “bopeng”. 

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2020. Smooth Skin Again: Removing Acne Scars.
Medical News Today. Diakses pada 2020. The Best Ways to Get Rid of Acne Scars.