• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 6 Pilihan Obat Sakit Gigi Anak yang Aman Digunakan

6 Pilihan Obat Sakit Gigi Anak yang Aman Digunakan

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sakit gigi umum terjadi pada anak-anak. Sakit gigi anak disebabkan berbagai hal, di antaranya pembusukan gigi, penumpukan plak, gigi berlubang, gigi tumbuh, atau makanan yang terperangkap di antara gigi. Jika mereka sudah cukup umur dan mengerti tentang rasa sakit gigi, mintalah anak menunjuk atau menggambarkan rasa sakitnya. 

Sebagai orangtua tentu khawatir jika anak mengalami sakit gigi. Namun sebaiknya tidak perlu panik, orangtua dapat mengecek apakah ada tanda perubahan warna gigi atau melihat gigi yang patah ataupun longgar. Setelah itu, cobalah untuk menemukan perawatan dan obat yang anak butuhkan. Inilah obat yang aman dikonsumsi jika anak mengalami sakit gigi:

1. Parasetamol

Acetaminophen atau paracetamol merupakan salah satu obat sakit gigi yang paling populer. Paracetamol juga dapat meredakan nyeri gusi, sakit kepala, demam, dan meriang yang sering menyertai sakit gigi. Obat ini dapat dibeli tanpa harus menebus resep dokter. 

Baca juga: Ini Waktu yang Tepat Bawa Anak ke Dokter Gigi

Namun, sebelum memberikan obat ini untuk anak yang sakit gigi, orangtua perlu membaca aturan pakainya secara teliti. Obat ini dapat diberikan sebagai pereda sakit gigi pada anak usia 2 bulan ke atas yang lahir setelah usia 37 minggu, jika berat badannya lebih dari 4 kilogram. 

Dosis parasetamol untuk bayi usia 2-3 bulan berbeda dengan anak yang usianya lebih tua. Jadi, sebaiknya tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc sebelum memberikan obat ini. 

2. Ibuprofen

Obat ibuprofen juga biasa digunakan untuk meredakan sakit gigi, sakit kepala, dan gusi anak yang bengkak. Ini termasuk obat golongan antinyeri NSAID yang bekerja untuk mencegah produksi zat penyebab peradangan dalam tubuh. 

Ibuprofen boleh diberikan sebagai obat sakit gigi pada anak mulai usia 3 bulan jika berat badannya 5 kilogram atau lebih. Hindari memberikan obat ini jika anak memiliki masalah asma, ginjal, dan hati serta gangguan pembekuan darah. 

Baca juga: Mencegah Gigi Berlubang pada Anak

Perlu ibu ketahui bahwa dosis ibuprofen lebih kuat dari parasetamol. Jadi, perhatikan petunjuk pemberian obat dan dosis yang boleh diberikan sesuai pada kemasan atau petunjuk dokter. 

3. Naproxen

Selain parasetamol dan ibuprofen, obat naproxen juga boleh diberikan untuk anak yang sakit gigi. Obat ini dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan sakit gigi jika digunakan sesuai aturan. Sebaiknya hindari menambah dosis atau terlalu sering minum obat lebih dari yang disarankan dokter. 

4. Bantu Anak untuk Membersihkan Gigi dengan Floss

Selain pengobatan secara medis, orangtua dapat memberikan obat sakit gigi secara alami. Cara ini juga dapat dilakukan beriringan dengan pengobatan medis. Salah satunya dengan membersihkan gigi dengan floss. Bantu anak menghilangkan sisa makanan yang mungkin terperangkap di antara giginya. Lakukan dengan lembut dan hati-hati saat flossing, karena gusi anak mungkin sensitif. 

5. Kumur dengan Air Garam Hangat

Campurkan sekitar satu sendok teh garam ke dalam secangkir kecil air hangat. Mintalah anak berkumur dengan larutan selama sekitar 30 detik kemudian buang. Ini dapat membunuh bakteri di sekitar area gigi yang sakit dan mendorong penyembuhan lebih cepat. 

Baca juga: Anak Sakit Gigi, Ini Cara Alami Mengobatinya

6. Gunakan Kompres Dingin

Oleskan kompres dingin ke pipi luar anak di area yang sakit atau bengkak. Orangtua dapat membuatnya dengan membungkus es dengan handuk atau kain kecil. Cobalah kompres selama 15 menit.

Apabila obat-obatan di atas tidak mampu meredakan rasa sakit pada gigi anak. Maka sebaiknya bicarakan pada dokter gigi anak untuk pemeriksaan lebih dalam. Kemungkinan dokter akan memeriksa saluran akar pada gigi anak dan bagian yang lainnya. 

Referensi:
Kid’s Dentist Tree. Diakses pada 2020. What to Do if Your Child Has a Toothache.