• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Punya Gejala Berbeda, Ini 4 Fakta tentang Lupus

Punya Gejala Berbeda, Ini 4 Fakta tentang Lupus

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta –  Systemic lupus erythematosus (SLE), merupakan salah satu jenis lupus yang paling umum terjadi. SLE adalah penyakit autoimun saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringannya sendiri, sehingga menyebabkan peradangan luas dan kerusakan jaringan pada organ. Penyakit ini mempengaruhi sendi, kulit, otak, paru-paru, ginjal, dan pembuluh darah. Sayangnya, hingga kini tidak ada obat untuk lupus, tetapi intervensi medis dan perubahan gaya hidup bisa membantu mengendalikan penyakit ini. 

Sembilan puluh persen pengidap lupus adalah wanita. Sebagian besar pengidap lupus mengidap penyakit ini pada usia 15-44 tahun. Orang dengan lupus dapat mengalami gejala yang berbeda-beda. Gejala tersebut meliputi rasa sakit, kelelahan ekstrem, rambut rontok, masalah kognitif, dan gangguan fisik yang memengaruhi setiap segi kehidupan mereka. Banyak juga pengidapnya yang mengidap penyakit kardiovaskular, stroke, ruam, dan sakit pada sendi. Sementara orang lain bisa tidak memiliki gejalanya sama sekali. Berikut ini fakta-fakta mengenai penyakit lupus.

Baca juga: Akhirnya, Penyebab Penyakit Lupus Kini Terungkap

Lupus Lebih Sering Dialami Wanita

Penyakit lupus mempengaruhi wanita sembilan kali lebih banyak daripada pria, dan lebih banyak pada wanita kulit berwarna daripada wanita kulit putih. Meskipun penyakit ini juga bisa terjadi pada pria, lansia, dan balita, tetapi wanita usia subur antara 13 hingga 49 tahun jauh lebih mungkin terkena penyakit ini. 

Faktor genetika juga berperan pada penyakit ini. Jika kamu seorang wanita yang tidak memiliki riwayat keluarga lupus, peluang kamu untuk mendapatkan lupus adalah sekitar satu dari 400. Sementara jika orang tua atau saudara kandung memiliki lupus, peluang meningkat menjadi satu dari 25. Sementara wanita keturunan Afrika-Amerika dan Latin yang tidak memiliki riwayat keluarga lupus memiliki peluang satu dari 250 untuk terkena penyakit ini.

Gejala Lupus Berbeda Tiap Orang

Meski beberapa gejala juga umum terjadi, namun faktanya tiap orang bisa merasakan gejala yang berbeda sehingga diagnosis menjadi sulit. Sementara itu, gejala-gejala umum lupus meliputi:

  • Kelelahan;

  • Sendi yang sakit;

  • Ruam berbentuk kupu-kupu di sekitar pipi dan hidung;

  • Rambut rontok;

  • Gumpalan darah;

  • Sensitif terhadap cahaya;

  • Nyeri dada saat bernapas;

  • Ada luka di mulut;

  • Bengkak di ekstremitas atau di sekitar mata.

Baca juga: 3 Jenis Penyakit Lupus, Apa Saja?

Diagnosis Lupus Bisa Dilakukan dengan Tes Darah Sederhana

Saat kamu mencurigai lupus, maka kamu bisa melakukan tes darah antinuclear antibody (ANA). Hasil tes ANA negatif biasanya mengesampingkan lupus. Kita tahu bahwa hasil tes ANA akan kembali positif pada semua orang yang mengidap lupus. Namun, beberapa orang mendapatkan hasil positif walaupun mereka tidak menderita lupus. Ketika tes kembali positif, kriteria lain harus diperiksa.

Pada kasus itu, kamu akan dibandingkan gejala lainnya dengan pasien lupus. Jika seseorang memenuhi empat atau lebih kriteria, mereka biasanya didiagnosis menderita lupus.

Perawatan Juga Berbeda Tiap Orang

Pembengkakan ringan dan nyeri sendi dapat diobati dengan asetaminofen atau obat antiinflamasi non steroid seperti naproxen, atau ibuprofen. Sementara plaquenil, obat anti-malaria, dapat mengobati ruam kulit, radang sendi, dan kadang-kadang kelelahan.

Ruam dapat diobati dengan krim steroid topikal. Kortikosteroid seperti prednison dan imunosupresan mengobati masalah ginjal serius. Kinu metode pengobatan lupus terus membaik dan sembilan puluh lima persen pasien lupus memiliki tingkat kelangsungan hidup lebih lama daripada masa-masa sebelumnya. 

Baca juga: Lupus Menyerang Otak, Ini Bahaya yang Terjadi

Jika kamu masih ingin tahu lebih banyak mengenai penyakit lupus, kamu bisa tanya pada dokter di Halodoc. Dokter akan memberikan semua informasi yang dibutuhkan mengenai penyakit ini. 

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Surprising Facts About Lupus That Many People Don’t Know.
Lupus Foundation of America. Diakses pada 2020. Lupus Facts and Statistics.
Web MD. Diakses pada 2020. Lupus.