Ad Placeholder Image

Rahasia Tubuh Segar dengan Teknik Japanese Massage

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 26 Juni 2026

Manfaat Japanese Massage Agar Tubuh Makin Rileks

Rahasia Tubuh Segar dengan Teknik Japanese MassageRahasia Tubuh Segar dengan Teknik Japanese Massage

DAFTAR ISI


Gaya hidup modern yang serba cepat sering kali membuat tubuh kita bekerja ekstra keras. Duduk seharian di depan layar komputer, mengangkat beban berat, hingga stres akibat tekanan pekerjaan dapat menyebabkan otot-otot tubuh menjadi tegang, kaku, dan nyeri. Jika dibiarkan, ketegangan otot ini tidak hanya mengganggu kenyamanan fisik, tetapi juga dapat menurunkan kualitas tidur dan memengaruhi kesehatan mental secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah ini, banyak orang mencari berbagai metode relaksasi, salah satu yang paling populer dan efektif adalah terapi pijat.

Dari berbagai jenis pijat yang ada di dunia, teknik pijat dari Jepang telah lama diakui manfaatnya dalam dunia kesehatan holistik. Praktik ini berakar pada pengobatan tradisional Tiongkok kuno yang kemudian diadaptasi dan dikembangkan di Jepang selama berabad-abad. Berbeda dengan pijat relaksasi biasa yang lebih banyak menggunakan teknik mengusap (effleurage), pijat Jepang lebih fokus pada stimulasi titik-titik tekanan tertentu pada tubuh yang dikenal dengan sebutan meridian atau jalur energi. Tujuan utamanya bukan sekadar melemaskan otot, melainkan mengembalikan keseimbangan aliran energi (Qi) di dalam tubuh.

Teknik yang paling terkenal dari pijat Jepang adalah Shiatsu dan Anma. Shiatsu, yang secara harfiah berarti “tekanan jari”, menggunakan ibu jari, telapak tangan, dan siku untuk memberikan tekanan konstan pada titik-titik akupresur. Sementara itu, Anma melibatkan teknik mengusap, meremas, dan mengetuk untuk melancarkan sirkulasi darah. Namun, sebelum mencoba terapi fisik apa pun, terutama jika kamu memiliki riwayat cedera saraf atau otot kronis, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi medis guna memastikan keluhanmu aman ditangani dengan japanese massage. Dokter dapat memberikan diagnosis yang tepat apakah rasa sakit yang kamu alami murni karena kelelahan otot atau ada kondisi medis lain yang mendasarinya.

Jika nyeri otot yang kamu rasakan tergolong ringan akibat kelelahan beraktivitas, kamu sebenarnya bisa melakukan teknik pemijatan mandiri (self-massage) di rumah. Agar proses relaksasi dan pemijatan otot menjadi lebih optimal, kamu bisa menggunakan bantuan produk-produk oles seperti minyak urut, krim pereda nyeri, atau gel analgesik. Produk-produk ini diformulasikan dengan bahan aktif yang dapat memberikan sensasi hangat, melancarkan aliran darah lokal, dan memblokir sinyal rasa sakit sehingga tubuh bisa kembali segar dan bugar.

Rekomendasi Produk untuk Meredakan Pegal dan Nyeri Otot

Untuk mendukung proses pemijatan di rumah agar otot lebih cepat rileks, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu gunakan:

1. GPU Minyak Urut 60 ml

GPU Minyak Urut adalah produk yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai teman setia saat badan terasa pegal linu. Produk ini mengandung perpaduan bahan aktif seperti Methyl Salicylate, Eucalyptus Oil, Nutmeg Oil, dan Citronella Oil. Cara kerjanya adalah dengan memberikan sensasi hangat yang meresap ke dalam pori-pori kulit, sehingga membantu melebarkan pembuluh darah lokal (vasodilatasi). Proses ini akan melancarkan sirkulasi darah di area yang tegang dan mempercepat pembuangan asam laktat penyebab pegal. Produk ini sangat cocok digunakan bersamaan dengan teknik pijatan ringan di punggung, bahu, maupun betis. Dosis umumnya adalah dioleskan dan dipijat secukupnya pada area yang sakit, 3 hingga 4 kali sehari.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan GPU Minyak Urut 60 ml di Toko Kesehatan Halodoc

2. Counterpain Cream 30 g

Bagi kamu yang kurang menyukai tekstur minyak yang lengket, Counterpain Cream bisa menjadi alternatif yang sangat baik. Krim analgesik ini diformulasikan khusus untuk meredakan nyeri otot, nyeri sendi, keseleo, dan encok. Kandungan utamanya meliputi Methyl Salicylate, Menthol, dan Eugenol. Kombinasi ketiga bahan ini bekerja sebagai counter-irritant, yaitu mengalihkan perhatian otak dari rasa sakit di dalam otot dengan menciptakan sensasi dingin yang kemudian berubah menjadi hangat di permukaan kulit. Cukup oleskan secukupnya pada area yang bermasalah sambil dipijat perlahan hingga krim meresap sepenuhnya. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Counterpain Cream 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Tips Aman Melakukan Pijat Mandiri di Rumah
  1. Pastikan tangan dalam keadaan bersih dan kuku sudah dipotong agar tidak menggores kulit saat memberikan tekanan.
  2. Gunakan tekanan yang wajar dan perlahan. Pijatan tidak boleh menimbulkan rasa sakit yang menusuk. Jika terasa terlalu sakit, segera kurangi tekanan.
  3. Hindari memijat area tulang belakang secara langsung, area kulit yang sedang meradang, memiliki luka terbuka, atau memar yang masih baru.
  4. Fokuskan tekanan pada bagian otot yang tebal, seperti bahu bagian atas, betis, dan telapak kaki.

3. Safe Care Minyak Angin Aromatherapy 10 ml

Safe Care Minyak Angin Aromatherapy menawarkan kepraktisan berkat kemasan roll-on yang mudah dibawa ke mana saja. Produk ini sangat cocok bagi kamu yang sering mengalami sakit kepala karena tegang, leher kaku, atau perut kembung di tengah aktivitas. Kandungan Menthol, Camphor, dan Essential Oil di dalamnya tidak hanya memberikan rasa hangat yang menenangkan otot saraf tepi, tetapi juga melepaskan aroma terapi yang dapat merangsang sistem limbik di otak untuk menurunkan tingkat stres. Kamu bisa mengoleskannya di pelipis, tengkuk, atau pergelangan tangan, lalu gunakan ujung jari untuk memberikan pijatan memutar khas teknik pijat Jepang yang lembut. Gunakan secukupnya sesuai kebutuhan.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Safe Care Minyak Angin Aromatherapy 10 ml di Toko Kesehatan Halodoc

4. Kaltrofen Gel 30 g

Jika nyeri otot atau sendi yang kamu rasakan lebih intens, misalnya akibat radang sendi atau cedera olahraga yang cukup berat, produk oles berbahan dasar NSAID (Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs) mungkin diperlukan. Kaltrofen Gel mengandung bahan aktif Ketoprofen 2.5%, yang bekerja secara langsung menghambat enzim siklooksigenase (COX). Terhambatnya enzim ini akan menghentikan produksi prostaglandin, yaitu senyawa kimia dalam tubuh yang memicu peradangan dan rasa sakit. Gel ini dioleskan tipis-tipis pada area yang sakit sebanyak 2 hingga 4 kali sehari dan digosok perlahan. Namun, karena cara kerjanya yang spesifik terhadap peradangan, obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.

Harga: Cek harga terbaru di Halodoc

Dapatkan Kaltrofen Gel 30 g di Toko Kesehatan Halodoc

Manfaat dan Teknik Japanese Massage

Terapi pijat dari Jepang menawarkan pendekatan yang lebih mendalam dibandingkan sekadar pelemasan otot superfisial. Prinsip utama dari Shiatsu dan teknik serupa adalah menyeimbangkan sistem saraf otonom. Saat seseorang mengalami stres atau kelelahan akut, sistem saraf simpatik (mode “fight or flight”) akan mendominasi, menyebabkan detak jantung meningkat, otot menegang, dan tekanan darah naik. Tekanan ritmis dan konstan pada titik akupresur selama pijat Jepang berfungsi mengaktifkan sistem saraf parasimpatik (mode “rest and digest”). Hal ini ditandai dengan melambatnya pernapasan, relaksasi otot, dan perbaikan kualitas tidur.

Beberapa titik (Tsubo) yang sering menjadi fokus dalam pijat Jepang antara lain adalah titik Jian Jing (di puncak bahu) untuk meredakan bahu kaku, titik He Gu (di antara ibu jari dan telunjuk) untuk sakit kepala dan stres, serta titik Zu San Li (di bawah lutut) untuk mengatasi kelelahan fisik secara umum. Selain menggunakan jari, praktisi sering kali memadukan peregangan ringan pada persendian untuk meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak (range of motion).

Meskipun sangat bermanfaat, terapi ini tidak direkomendasikan untuk semua orang. Wanita hamil pada trimester pertama, penderita osteoporosis parah, individu dengan riwayat pembekuan darah (deep vein thrombosis), dan pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi sebaiknya menghindari terapi ini atau wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya. Tekanan pada titik tertentu dikhawatirkan dapat memicu komplikasi pada kondisi medis yang sudah ada.

Studi Terkait

Efektivitas terapi pijat dari Jepang terus mendapat perhatian dalam penelitian medis modern. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Bodywork and Movement Therapies pada awal tahun 2026 meneliti dampak terapi Shiatsu terhadap pasien dengan nyeri punggung bawah kronis dan gangguan kecemasan. Hasil studi klinis tersebut menunjukkan bahwa pasien yang menerima sesi Shiatsu secara rutin selama 8 minggu mengalami penurunan skala nyeri sebesar 45% dan perbaikan signifikan dalam regulasi hormon kortisol (hormon stres). Para peneliti dari fakultas kedokteran olahraga menyimpulkan bahwa stimulasi taktil dan tekanan dalam yang diberikan melalui metode pijat ini efektif dalam memfasilitasi pelepasan endorfin secara alami, menjadikannya terapi pendamping yang sangat baik untuk manajemen nyeri holistik.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika nyeri otot, pegal linu, atau rasa kaku pada tubuhmu tidak membaik dalam 2–3 hari setelah melakukan peregangan, pemijatan mandiri, atau menggunakan krim pereda nyeri, atau justru disertai gejala seperti bengkak kemerahan dan demam, segera konsultasikan kondisimu dengan Fisioterapi dan Rehabilitasi di Halodoc untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Badan Pegal dan Kaku Tak Kunjung Hilang? Tanya ke HILDA Dulu!

Kamu merasa badan selalu pegal, kaku, atau nyeri otot, tapi bingung kondisi ini murni kelelahan atau butuh penanganan dokter? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!

Halodoc Intelligent Digital Assistant adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.

HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.

HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.

Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

FAQ

1. Apa perbedaan utama antara Japanese massage dengan pijat biasa?
Pijat biasa seperti pijat Swedia lebih fokus pada pengusapan jaringan otot untuk melancarkan sirkulasi. Sedangkan pijat Jepang (seperti Shiatsu) menggunakan tekanan jari yang statis dan kuat pada titik-titik akupresur untuk menyeimbangkan aliran energi (Qi) tubuh.

2. Apakah terapi pijat Jepang terasa sakit?
Terapi ini menggunakan tekanan yang cukup dalam, sehingga pada otot yang sangat tegang mungkin akan terasa sedikit nyeri atau tidak nyaman pada awalnya (“good pain”). Namun, praktisi yang baik akan menyesuaikan tekanan dengan toleransi tubuh pasien.

3. Apakah aman menggunakan krim pereda nyeri setiap hari?
Krim pereda nyeri OTC (bebas terbatas) aman digunakan sesuai petunjuk pada kemasan, biasanya 3-4 kali sehari selama beberapa hari. Jika nyeri berlanjut lebih dari 7 hari, hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.

4. Berapa kali sebaiknya melakukan terapi relaksasi otot dalam sebulan?
Untuk pemeliharaan kesehatan dan manajemen stres, melakukan terapi pemijatan relaksasi 1-2 kali dalam sebulan sudah cukup. Namun, jika untuk terapi pemulihan cedera ringan, frekuensinya bisa disesuaikan dengan anjuran fisioterapis.


Referensi:

  • World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. WHO Global Report on Traditional and Complementary Medicine.
  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Massage Therapy: What You Need to Know.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Panduan Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris (Akupresur dan Pijat).
  • PubMed Central. Diakses pada 2026. The Effectiveness of Shiatsu Massage on Chronic Musculoskeletal Pain: A Systematic Review.