Ad Placeholder Image

Sariawan Sampai Bolong? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya!

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc 12 Mei 2026

Mengapa Sariawan Sampai Bolong? Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sariawan Sampai Bolong? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya!Sariawan Sampai Bolong? Ketahui Penyebab dan Cara Atasinya!

Mengenal Sariawan Sampai Bolong: Penyebab, Gejala, dan Penanganannya

Sariawan adalah kondisi umum yang sering dialami banyak orang. Namun, terkadang sariawan bisa berkembang menjadi luka yang tampak berlubang atau “sariawan sampai bolong”, yang tentu menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekhawatiran. Kondisi ini sebenarnya adalah peradangan atau cedera pada lapisan mukosa mulut yang lebih dalam, hingga membentuk lesi cekung.

Memahami penyebab dan cara penanganan yang tepat penting untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah komplikasi. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci mengenai sariawan yang berlubang, mulai dari faktor pemicu hingga kapan harus mencari bantuan medis.

Apa Itu Sariawan Sampai Bolong?

Sariawan sampai bolong, atau ulkus aftosa, adalah luka terbuka berbentuk lingkaran atau oval pada jaringan lunak di dalam mulut. Luka ini seringkali memiliki bagian tengah berwarna putih kekuningan dan dikelilingi oleh area merah meradang. Sensasi nyeri adalah gejala utama, terutama saat makan atau berbicara.

Meskipun seringkali ringan dan sembuh dengan sendirinya, sariawan jenis ini bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Luka yang tampak berlubang menandakan adanya kerusakan lapisan mukosa yang perlu diperhatikan.

Penyebab Sariawan Sampai Bolong

Beberapa faktor dapat memicu munculnya sariawan yang berlubang ini. Penyebabnya bervariasi, mulai dari trauma fisik hingga kondisi internal tubuh.

  • Cedera atau Trauma Lokal: Tergigit secara tidak sengaja saat makan, gesekan dengan kawat gigi, atau penggunaan sikat gigi yang terlalu keras dapat melukai mukosa mulut dan memicu sariawan.
  • Kebersihan Mulut yang Kurang: Penumpukan bakteri akibat kebersihan mulut yang tidak optimal bisa menyebabkan peradangan. Ini membuat mulut lebih rentan terhadap infeksi dan luka sariawan.
  • Stres Emosional: Stres dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Penurunan imunitas bisa membuat tubuh lebih rentan terhadap berbagai kondisi, termasuk sariawan.
  • Kekurangan Nutrisi: Defisiensi vitamin tertentu, seperti vitamin B12, zat besi, dan folat, dapat berperan dalam munculnya sariawan. Nutrisi ini penting untuk kesehatan jaringan mulut.
  • Makanan Pemicu: Konsumsi makanan pedas atau asam secara berlebihan dapat mengiritasi lapisan mulut. Beberapa orang juga sensitif terhadap makanan tertentu yang dapat memicu sariawan.
  • Perubahan Hormonal: Fluktuasi hormon pada wanita, seperti saat menstruasi atau kehamilan, terkadang bisa memicu sariawan.
  • Kondisi Medis Tertentu: Penyakit autoimun, masalah pencernaan seperti penyakit Crohn, atau kondisi yang melemahkan sistem imun bisa dikaitkan dengan sariawan berulang. Infeksi virus atau bakteri tertentu juga dapat menjadi penyebab.

Gejala Sariawan Sampai Bolong yang Perlu Diwaspadai

Sariawan yang berlubang biasanya ditandai dengan nyeri hebat. Selain itu, ada beberapa gejala lain yang mungkin menyertai:

  • Luka berbentuk bulat atau oval dengan pusat cekung berwarna putih atau kekuningan.
  • Tepi luka berwarna merah dan meradang.
  • Rasa perih dan nyeri saat makan, minum, atau berbicara.
  • Kesulitan mengunyah makanan.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Sariawan umumnya sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Namun, ada beberapa kondisi yang memerlukan perhatian medis profesional. Jika mengalami salah satu tanda berikut, disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter gigi atau dokter THT:

  • Sariawan tidak kunjung sembuh dalam dua minggu atau lebih.
  • Nyeri sangat hebat dan tidak tertahankan.
  • Disertai demam.
  • Terdapat pembengkakan di sekitar area sariawan.
  • Keluar nanah dari luka sariawan.
  • Ukuran sariawan sangat besar.
  • Sariawan muncul secara berulang dan sering.
  • Mengalami kesulitan menelan atau membuka mulut.

Gejala-gejala tersebut bisa menandakan infeksi lebih serius, masalah gigi geraham, atau kondisi medis lain yang memerlukan diagnosis dan penanganan spesifik dari tenaga ahli.

Langkah Awal Penanganan Sariawan di Rumah

Untuk meredakan nyeri dan mempercepat penyembuhan sariawan bolong, beberapa langkah awal dapat dilakukan di rumah:

  • Jaga Kebersihan Mulut: Sikat gigi secara perlahan dua kali sehari menggunakan sikat gigi berbulu lembut. Gunakan pasta gigi tanpa deterjen SLS (Sodium Lauryl Sulfate) jika memungkinkan.
  • Hindari Makanan Pemicu: Jauhi makanan pedas, asam, atau terlalu panas yang dapat mengiritasi luka.
  • Konsumsi Makanan Lunak: Pilih makanan yang mudah ditelan dan tidak melukai sariawan, seperti bubur, sup, atau yoghurt.
  • Kumur Air Garam Hangat: Larutkan setengah sendok teh garam dalam segelas air hangat. Kumur-kumur larutan ini beberapa kali sehari untuk membantu membersihkan area luka dan meredakan peradangan.
  • Perbanyak Minum Air Putih: Menjaga mulut tetap lembap dapat membantu proses penyembuhan.
  • Hindari Stres: Kelola stres dengan baik melalui aktivitas relaksasi atau hobi.

Pencegahan Sariawan Sampai Bolong

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Beberapa tindakan pencegahan dapat membantu mengurangi risiko sariawan bolong:

  • Pertahankan Kebersihan Mulut Optimal: Sikat gigi secara teratur dan gunakan benang gigi untuk menghilangkan sisa makanan dan plak.
  • Hindari Cedera Mulut: Berhati-hatilah saat mengunyah dan pilih sikat gigi yang lembut. Jika menggunakan kawat gigi, pastikan tidak ada bagian yang melukai.
  • Nutrisi Seimbang: Pastikan asupan vitamin B12, zat besi, dan folat cukup. Konsumsi buah-buahan dan sayuran untuk mendukung kekebalan tubuh.
  • Identifikasi dan Hindari Pemicu: Jika mengetahui makanan atau kondisi tertentu yang memicu sariawan, sebisa mungkin hindari.
  • Manajemen Stres: Praktikkan teknik relaksasi untuk mengurangi tingkat stres.
  • Periksakan Gigi Secara Rutin: Kunjungan teratur ke dokter gigi dapat membantu mendeteksi dan mengatasi masalah mulut lebih awal.

Kesimpulan dan Rekomendasi Halodoc

Sariawan sampai bolong memang menimbulkan rasa tidak nyaman, namun seringkali dapat diatasi dengan perawatan rumahan. Kuncinya adalah menjaga kebersihan mulut, menghindari pemicu, dan memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuh.

Jika sariawan tidak membaik dalam dua minggu, disertai nyeri hebat, demam, bengkak, atau nanah, jangan ragu untuk segera mencari bantuan profesional. Melalui Halodoc, dapat berkonsultasi dengan dokter gigi atau dokter THT terpercaya untuk mendapatkan diagnosis akurat dan penanganan yang tepat, sehingga proses penyembuhan dapat berjalan optimal dan komplikasi dapat dicegah.