• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sehat Bernutrisi, Ini 4 Manfaat Konsumsi Kentang saat Sahur

Sehat Bernutrisi, Ini 4 Manfaat Konsumsi Kentang saat Sahur

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Sahur merupakan waktu makan paling penting bagi seseorang yang akan menjalani puasa. Pasalnya, berpuasa artinya harus menahan haus dan lapar mulai dari terbitnya fajar hingga terbenam matahari. Salah satu jenis makanan yang bisa menjadi pilihan untuk menu sahur adalah kentang. Kentang tidak hanya disukai karena rasanya, tetapi juga memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh. 

Dalam satu buah kentang, setidaknya terkandung nutrisi, seperti karbohidrat, lemak, serat, protein, kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, vitamin B6 dan C, kalium, folat, kolin, serta zink. Seluruh kandungan nutrisi yang ada pada makanan ini nyatanya bisa memberi manfaat untuk tubuh, sehingga kuat untuk menjalani puasa hingga akhir. Lantas, apa saja manfaat yang bisa didapat dari mengonsumsi kentang? Simak ulasannya di bawah ini!

Baca juga: Alasan Makan Sahur Tak Boleh Ditinggalkan

Manfaat Kentang untuk Sahur 

Kentang merupakan jenis makanan yang mengandung karbohidrat yang sering dijadikan sebagai pengganti nasi. Sesekali, kamu bisa mencoba untuk mengolah jenis makanan ini dan disantap saat sahur. Selain mudah dikreasikan, nyatanya konsumsi kentang bisa memberi banyak manfaat, di antaranya: 

  • Tubuh Lebih Sehat

Manfaat kentang yang pertama adalah menjaga tubuh tetap sehat, sebab makanan ini kaya akan kandungan antioksidan. Antioksidan dalam kentang berperan untuk mencegah radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh. Kumpulan radikal bebas didalam tubuh diduga menjadi salah satu faktor terjadinya penyakit kronis. Hal ini disebut bisa meningkatkan risiko penyakit seperti diabetes, kanker, hingga gangguan pada organ jantung.

  • Menjaga Kadar Gula Darah 

Manfaat kentang yang lainnya yaitu bisa membantu mengendalikan kadar gula dalam darah. Artinya, jenis makanan yang mengandung karbohidrat ini baik untuk dikonsumsi orang yang mengidap penyakit diabetes. Kentang memiliki banyak kandungan pati resisten yang tidak bisa diserap sepenuhnya oleh tubuh. Saat dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh, pati ini akan menjadi sumber nutrisi untuk bakteri baik yang ada dalam usus. Pati resisten pada kentang dapat membuat kerja insulin, hormon pengendali gula darah, menjadi lebih optimal.

Baca juga: Pilihan Menu Sahur Sehat Saat Puasa

  • Melancarkan Pencernaan 

Konsumsi kentang saat sahur juga memberi manfaat untuk kesehatan sistem pencernaan. Kandungan pati resisten pada makanan ini nyatanya tidak hanya bisa menjaga kadar gula darah, tetapi juga akan memperbaiki sistem pencernaan. Saat masuk ke usus, pati resisten akan dimakan oleh bakteri baik yang kemudian akan diubah menjadi asam lemak rantai pendek.

Asam lemak rantai pendek memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya mengurangi risiko peradangan di usus besar, memperkuat pertahanan usus besar, serta mengurangi risiko kanker usus besar. Jadi, masih ragu untuk memasukkan kentang ke dalam menu makanan sahur bersama keluarga di rumah? 

  • Tekanan Darah Normal 

Selain kadar gula, konsumsi kentang juga bisa membantu mengontrol tekanan darah. Hal itu berkat kandungan kalium yang banyak di dalam kentang. Kalium baik untuk membantu menurunkan tekanan darah, yaitu dengan merangsang pembuluh darah untuk melebarkan ukuran. Kandungan lain dalam kentang, yaitu kalsium dan magnesium, juga berperan penting dalam menjaga tekanan darah tetap normal. 

Baca juga: Ini Kandungan Gizi dalam 6 Makanan Pokok Indonesia

Punya masalah kesehatan saat berpuasa dan butuh saran dokter? Pakai aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter ahli melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi dan tips berpuasa sehat dari ahlinya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play untuk teman menjalani puasa. 

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. 7 Health and Nutrition Benefits of Potatoes.
Livescience. Diakses pada 2020. Potatoes: Health Benefits, Risks & Nutrition Facts.
Web MD. Diakses pada 2020. Potato.