• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sering Nahan Pipis, Ketahui Bahayanya

Sering Nahan Pipis, Ketahui Bahayanya

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Halodoc, Jakarta - Beberapa kondisi memang bisa mengharuskan seseorang untuk menahan pipis. Padahal, menahan pipis bukanlah sesuatu yang dilakukan secara sengaja. Misalnya ketika sedang melaksanakan ujian di kelas, menonton film di bioskop, menghadiri acara penting, atau lain-lain.

Padahal, buang air kecil sebenarnya cara tubuh untuk memberi tahu bahwa tubuh sudah memiliki cukup cairan. Oleh karena itu, terlalu sering menahan pipis sampai berjam-jam, bahkan sudah menjadi kebiasaan, bisa saja tubuh mengalami beberapa masalah kesehatan. Beberapa risiko yang dapat terjadi, antara lain:

Baca juga: Menahan Pipis Bisa Terkena Kanker Kandung Kemih?

  • Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa terjadi karena organ yang termasuk dalam sistem kemih terdapat kotoran, racun, dan limbah, sehingga memunculkan infeksi. Kalau kamu sering menahan pipis, bakteri-bakteri yang terkandung dalam urine tadi akan menyebabkan infeksi pada bagian kandung kemih. Gejala yang akan kamu rasakan ketika terkena ISK adalah nyeri di perut bagian bawah, muncul rasa nyeri ketika sedang pipis, volume pipis yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, sampai ada darah yang keluar ketika sedang pipis.

  • Kandung Kemih yang Sensitif

Sensitivitas kandung kemih setiap orang sebenarnya berbeda-beda. Dengan menahan pipis justru bisa membuatnya menjadi lebih sensitif lagi. Ketika sedang menahan pipis, sinyal yang dikirim dari otak akan membuat sensor saraf di kandung kemih menjadi bingung. Karena sejatinya sensor kandung kemih akan membesar pada saat kebelet pipis, untuk memberi tahu sinyal ke otak kalau harus dikeluarkan, tapi justru dibantah oleh otak sendiri. Oleh karena itu, sensor jadi terlalu aktif dan membuat kamu ingin pipis lebih sering.

Baca juga: Sakit saat Buang Air Kecil, Mungkin 4 Hal Ini Penyebabnya

  • Batu Ginjal

Batu ginjal bisa terjadi salah satunya karena proses pengendapan urine yang menumpuk dan tidak dapat mencairkan zat-zat seperti kalsium, oxalate, dan asam uric di dalam urine. Hal ini dapat terjadi kalau kamu cuma minum sedikit sehingga nggak perlu pipis. Kalau ukuran batu masih tergolong kecil dan masih bisa melewati saluran kemih, dokter hanya akan menyuruhmu untuk minum air putih sesuai anjuran dokter. Harapannya adalah batu itu bisa keluar bersama dengan urine. 

Namun, jika ukuran batu ginjal sudah besar dan bisa menyumbat saluran kemih, kamu akan merasa sakit yang luar biasa ketika ingin pipis. Jika sudah sampai tahap ini, operasi pengangkatan batu tersebut harus dilakukan. Jadi, kalau kamu merasa pipismu sakit, minum air putih yang cukup dan jangan nahan pipis, ya!

  • Gagal Ginjal

Karena tidak dibuang dalam waktu yang lama, ginjal akan menampung urine yang di dalamnya terkandung kotoran, limbah, maupun racun. Kalau sudah kebiasaan, risiko gagal ginjal ini akan meningkat. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal sudah tidak bisa menyaring dan membuang kotoran-kotoran dari sisa pencernaan. Proses pencernaan otomatis akan menjadi kacau, karena tidak bisa menyaring kotoran sebagaimana mestinya.

Baca juga: Sering Menahan Buang Air Kecil, Hati-Hati Batu Ginjal

Meski tampak sepele, menahan pipis bisa berdampak negatif pada kesehatan tubuh. Oleh karena itu, biasakan untuk tidak menahannya supaya tubuh tetap sehat. Jika kamu ingin bertanya lebih lanjut mengenai hal ini, kamu bisa menanyakannya pada dokter di Halodoc. Tanpa perlu repot, kamu bisa berkomunikasi dengan dokter kapan dan di mana saja lewat Chat atau Voice/Video Call.

Artikel telah terbit di DokterGenZ pada September 2019