Ad Placeholder Image

Streptomisin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dan Penggunaan

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   24 Februari 2026

Streptomisin: Fungsi, Manfaat, Efek Samping & Penggunaan

Streptomisin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dan PenggunaanStreptomisin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dan Penggunaan

Streptomisin: Antibiotik untuk Infeksi Bakteri Berat

Streptomisin adalah antibiotik dari golongan aminoglikosida yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri yang serius. Obat ini umumnya diberikan melalui suntikan dan efektif melawan berbagai jenis bakteri, terutama yang resisten terhadap antibiotik lain.

Apa Itu Streptomisin?

Streptomisin bekerja dengan menghambat sintesis protein pada bakteri. Proses ini penting bagi pertumbuhan dan perkembangbiakan bakteri. Dengan mengganggu proses ini, streptomisin membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhan mereka.

Perlu diperhatikan bahwa streptomisin adalah obat keras yang memerlukan resep dokter dan hanya boleh digunakan di bawah pengawasan medis yang ketat.

Kondisi Medis yang Dapat Diobati dengan Streptomisin

Streptomisin digunakan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri berat, termasuk:

  • Tuberkulosis (TBC) aktif: Biasanya dikombinasikan dengan obat lain untuk pengobatan TBC.
  • Tularemia (demam kelinci): Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Francisella tularensis.
  • Pes (Plague): Penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis.
  • Brucellosis: Infeksi yang disebabkan oleh bakteri Brucella.
  • Endokarditis Bakterialis: Infeksi pada lapisan dalam jantung.
  • Infeksi Saluran Kemih (ISK): Terutama yang disebabkan oleh bakteri tertentu yang resisten terhadap antibiotik lain.
  • Pneumonia dan Meningitis: Dalam kasus infeksi berat yang disebabkan oleh bakteri yang rentan terhadap streptomisin.

Dosis dan Cara Penggunaan Streptomisin

Streptomisin hanya tersedia dalam bentuk suntikan dan harus diberikan oleh tenaga medis profesional. Dosis dan frekuensi pemberian akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis dan beratnya infeksi, serta kondisi kesehatan pasien.

Penting untuk mengikuti semua instruksi yang diberikan oleh dokter dan tidak mengubah dosis atau menghentikan pengobatan tanpa berkonsultasi terlebih dahulu.

Efek Samping Streptomisin

Seperti semua obat, streptomisin dapat menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang umum meliputi:

  • Nyeri dan iritasi di tempat suntikan
  • Demam
  • Ruam kulit

Efek samping yang lebih serius namun jarang terjadi meliputi:

  • Nefrotoksisitas: Gangguan fungsi ginjal.
  • Neurotoksisitas: Gangguan pada saraf, yang dapat menyebabkan masalah pendengaran (tuli) atau keseimbangan (vertigo).

Segera hubungi dokter jika mengalami efek samping yang serius atau mengkhawatirkan.

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Streptomisin

Streptomisin tidak boleh digunakan pada orang dengan kondisi tertentu, seperti:

  • Alergi terhadap streptomisin atau antibiotik aminoglikosida lainnya.
  • Gangguan ginjal yang sudah ada sebelumnya.
  • Masalah pendengaran atau keseimbangan.
  • Wanita hamil atau menyusui.

Streptomisin juga tidak efektif untuk mengobati infeksi virus, seperti flu atau pilek.

Interaksi Obat dengan Streptomisin

Streptomisin dapat berinteraksi dengan obat-obatan lain, meningkatkan risiko efek samping atau mengurangi efektivitas obat. Beri tahu dokter tentang semua obat yang sedang dikonsumsi, termasuk obat resep, obat bebas, dan suplemen herbal.

Pencegahan Infeksi Bakteri

Meskipun streptomisin efektif untuk mengobati infeksi bakteri tertentu, langkah-langkah pencegahan tetap penting untuk mengurangi risiko terkena infeksi:

  • Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air.
  • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Vaksinasi sesuai rekomendasi dokter.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
  • Istirahat yang cukup.

Kesimpulan

Streptomisin adalah antibiotik yang kuat dan efektif untuk mengobati infeksi bakteri yang serius. Namun, obat ini juga memiliki potensi efek samping dan memerlukan pengawasan medis yang ketat. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc jika memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang penggunaan streptomisin atau pencegahan infeksi bakteri.