• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ibu, Lakukan 3 Tes Buta Warna Sederhana Ini pada Anak

Ibu, Lakukan 3 Tes Buta Warna Sederhana Ini pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Menjaga kesehatan mata menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Selain orang dewasa, anak-anak juga rentan dengan gangguan kesehatan mata, salah satunya adalah buta warna. Buta warna dapat dikategorikan sebagai salah satu gangguan penglihatan dan biasanya pengidap buta warna tidak menyadari bahwa dirinya mengalami buta warna. Dengan begitu, pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan kondisi ini.

Baca juga: Harus Tahu, Inilah 7 Fakta Penting Mengenai Buta Warna

Buta warna ketika kualitas penglihatan seseorang mengalami penurunan. Pengidap buta warna kesulitan untuk membedakan beberapa jenis warna, bahkan ada yang kesulitan untuk membedakan seluruh jenis warna. Jadi, ibu bisa melakukan tes buta warna sederhana pada anak di rumah. Sehingga, gangguan penglihatan yang dialami anak dapat ibu atasi lebih dini.

Tes Sederhana Buta Warna di Rumah Untuk Anak

Kondisi buta warna tidak dapat ibu lihat secara fisik. Gejala yang dialami anak juga akan berbeda tergantung pada jenis buta warna yang dialami oleh anak. Namun, ibu memerhatikan aktivitas yang dilakukan oleh anak. Anak dengan buta warna mengalami kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah khususnya pelajaran yang banyak bersinggungan dengan masalah warna. 

Selain itu, anak juga selalu meminta bantuan orangtua atau kerabat yang ada di sekitarnya untuk memastikan jenis suatu warna. Jika ibu mengalami beberapa hal tersebut,  segera lakukan pemeriksaan kesehatan mata anak agar gangguan yang dialami dapat diatasi sejak dini.

Baca juga: 3 Jenis Buta Warna yang Perlu Diketahui

Sebelum melakukan pemeriksaan pada rumah sakit, ibu dapat melakukan beberapa tes sederhana untuk memastikan penglihatan anak terhadap jenis-jenis warna, yaitu:

1. Tes Penyusunan

Tes penyusunan dapat ibu lakukan di rumah bersama anak. Kumpulkan beberapa benda-benda yang memiliki warna mencolok dan berbeda satu sama lain. Setelah benda dikumpulkan, ibu bisa meminta anak untuk menyusun benda-benda tersebut sesuai dengan warna-warna yang sudah ibu instruksikan.

2. Menggambar dan Mewarnai

Mengajak anak menggambar dan mewarnai objek sesuai dengan warnanya tentu akan memudahkan ibu untuk melihat gejala buta warna pada anak.

3. Tes Benang Wol

Ibu, perlu menyiapkan beberapa benang wol yang memiliki warna yang berbeda. Setelah itu, mintalah anak untuk mengurutkan warna yang sesuai dengan petunjuk yang ibu berikan. Kegiatan ini tentunya membantu ibu untuk mendeteksi buta warna yang dialami anak.

Itulah tes sederhana yang bisa ibu lakukan di rumah untuk memastikan kesehatan anak. Lalu, apa sih menjadi penyebab anak dapat mengalami buta warna?

Penyebab Buta Warna

Umumnya, pengidap buta warna mengalami kerusakan pada sel pigmen yang terdapat pada mata. Sel pigmen sendiri merupakan sel saraf yang memiliki kandungan pigmen yang bereaksi terhadap warna maupun cahaya. Melansir National Eye Institute, kerusakan sel pigmen bisa disebabkan oleh adanya kelainan genetik yang diturunkan dari orangtua pada anak. 

Baca juga: Bukan Hanya Bawaan Lahir, Inilah 5 Penyebab Buta Warna

Ada beberapa faktor lain yang meningkatkan risiko anak mengalami buta warna, seperti penyakit diabetes dan mengalami cedera atau kecelakaan yang menyebabkan gangguan mata. Pada orang lanjut usia, umumnya faktor usia yang semakin menua juga bisa menyebabkan kemampuan mata menangkap cahaya dan warna akan berkurang. 

Nah, itulah beberapa hal yang bisa diketahui tentang buta warna pada anak. Jika ada yang masih ingin ibu tanyakan, segera hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc, kapan saja dan di mana saja. 

Referensi:
National Eye Institute. Diakses pada 2020. Color Blindness
All About Vision. Diakses pada 2020. Color Blind Tests
National Academies Press. Diakses pada 2020. Color Vision Tests