Penyebab Hives dan Cara Ampuh Mengatasi Gatal di Kulit

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Obat Hives (Biduran)
- Cara Mengatasi Hives di Rumah
- Studi Terkait
- Kapan Harus ke Dokter?
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
- Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
- FAQ
Pernahkah kamu tiba-tiba mengalami bentol-bentol kemerahan pada kulit yang disertai dengan rasa gatal yang sangat hebat? Kondisi medis ini dikenal dengan sebutan hives atau urtikaria. Dalam istilah masyarakat awam, kondisi ini lebih akrab disapa dengan nama biduran atau kaligata.
Hives terjadi ketika tubuh melepaskan histamin dan bahan kimia lainnya ke dalam aliran darah. Hal ini memicu peradangan, di mana plasma darah bocor keluar dari pembuluh darah kecil di kulit dan menyebabkan pembengkakan. Gejalanya bisa sangat beragam, mulai dari bintik-bintik merah berukuran kecil yang berkelompok, hingga bentolan lebar dan meninggi yang seolah menyatu menutupi area kulit yang luas. Rasa gatal yang ditimbulkan seringkali tidak tertahankan dan mengganggu aktivitas sehari-hari hingga kualitas tidur penderitanya.
Ada banyak sekali faktor yang bisa menjadi pemicu munculnya kondisi ini. Mulai dari reaksi alergi terhadap makanan tertentu seperti makanan laut (seafood) dan kacang-kacangan, alergi obat-obatan, gigitan serangga, paparan suhu dingin atau panas yang ekstrem, hingga tekanan stres psikologis. Pada banyak kasus, kondisi gatal-gatal ini bisa mereda dengan sendirinya dalam waktu 24 jam. Namun, jika gatal tak tertahankan, mencari obat hives yang tepat adalah langkah penting untuk meredakan gejala dengan cepat.
Rekomendasi Obat Hives (Biduran)
Jika kamu mengalami biduran yang mengganggu, ada beberapa pilihan obat antihistamin dan pereda gatal yang bisa membantu mengatasi keluhan. Berikut adalah rekomendasinya:
1. Cetirizine 10 mg 10 Tablet
Cetirizine adalah obat antihistamin generasi kedua yang sangat efektif dalam mengatasi reaksi alergi, termasuk hives atau biduran. Obat ini bekerja dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh saat terpapar pemicu alergi. Berbeda dengan antihistamin generasi pertama, Cetirizine cenderung tidak menyebabkan kantuk berat, sehingga aman dikonsumsi sebelum kamu menjalani aktivitas ringan.
Dosis umum untuk orang dewasa dan anak-anak di atas 12 tahun adalah 1 tablet (10 mg) sebanyak satu kali sehari. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Cetirizine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Loratadine 10 mg 10 Tablet
Loratadine merupakan pilihan antihistamin lain yang sering diresepkan untuk penderita urtikaria kronis maupun akut. Obat ini bekerja secara spesifik dan memiliki masa kerja yang panjang di dalam tubuh, sehingga mampu menekan gejala gatal dan bentol sepanjang hari. Karena efek samping kantuknya sangat minim, Loratadine sering menjadi pilihan utama bagi pekerja atau pelajar.
Untuk dewasa, dosis yang dianjurkan umumnya adalah 1 tablet (10 mg) sehari sekali. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter. Konsultasikan terlebih dahulu keluhan kamu sebelum menggunakan obat ini dalam jangka waktu yang panjang.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Loratadine 10 mg 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Hives yang Sering Tidak Disadari
- Suhu Ekstrem: Paparan suhu yang terlalu dingin (udara malam, AC yang terlalu kuat) atau keringat berlebih karena cuaca panas bisa memicu pelepasan histamin.
- Tekanan Fisik pada Kulit: Menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau tali pinggang yang menekan bisa memicu urtikaria tekanan lambat.
- Stres Emosional: Kecemasan dan tingkat stres yang tinggi dapat mengaktifkan sistem saraf dan memicu reaksi peradangan pada kulit.
- Pengawet dan Pewarna Makanan: Bahan tambahan buatan pada makanan olahan bisa menimbulkan reaksi pseudoalergi pada sebagian orang.
3. Caladine Lotion 100 ml
Untuk penanganan topikal (obat luar), Caladine Lotion merupakan produk yang sangat populer dan terpercaya. Lotion ini mengandung Calamine, Zinc Oxide, dan Diphenhydramine HCl. Kombinasi bahan aktif ini memberikan sensasi dingin dan sejuk pada kulit, sekaligus efektif mengurangi intensitas rasa gatal dan kemerahan akibat biduran.
Cara penggunaannya sangat mudah, cukup bersihkan area kulit yang gatal, keringkan dengan lembut, lalu oleskan lotion secukupnya. Kamu bisa menggunakannya beberapa kali sehari setelah mandi. Kocok botol terlebih dahulu sebelum digunakan untuk hasil yang maksimal.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Caladine Lotion 100 ml di Toko Kesehatan Halodoc
4. Inerson 0.25% Desoximetasone Ointment 15 g
Jika hives memicu peradangan kulit yang cukup parah dan tidak mereda dengan lotion biasa, dokter mungkin akan meresepkan salep kortikosteroid topikal seperti Inerson. Salep ini mengandung Desoximetasone 0.25% yang bekerja kuat menekan sistem imun lokal di area kulit, mengurangi peradangan, bengkak, dan gatal yang membandel.
Oleskan tipis-tipis pada area kulit yang bentol 1-2 kali sehari sesuai instruksi medis. Hindari penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan medis karena dapat menyebabkan penipisan kulit. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Inerson 0.25% Desoximetasone Ointment 15 g di Toko Kesehatan Halodoc
5. Incidal-OD Cetirizine 10 mg Kapsul
Incidal-OD adalah varian merek lain yang mengandung Cetirizine Hydrochloride 10 mg. Bentuk sediaannya yang berupa kapsul sangat mudah untuk ditelan. Obat ini dikhususkan untuk meredakan gejala rinitis alergi dan urtikaria idiopatik kronis (biduran yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti dan berlangsung lama).
Dosis yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah 1 kapsul per hari. Sebaiknya konsumsi obat ini pada malam hari untuk meminimalisir kemungkinan rasa kantuk saat beraktivitas. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Incidal-OD Cetirizine 10 mg Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Cara Mengatasi Hives di Rumah
Selain menggunakan produk obat-obatan di atas, ada beberapa langkah suportif yang bisa kamu lakukan secara mandiri di rumah untuk membantu mempercepat proses penyembuhan hives. Pertama, cobalah untuk mengaplikasikan kompres dingin pada area kulit yang bentol. Suhu dingin dapat membantu menyempitkan pembuluh darah, sehingga mengurangi bengkak dan menenangkan rasa gatal. Gunakan handuk bersih yang direndam air es, atau gunakan ice pack yang dibalut kain selama 10-15 menit.
Kedua, gunakan pakaian yang longgar dengan bahan yang menyerap keringat, seperti katun. Pakaian ketat dari bahan sintetis atau wol dapat bergesekan dengan kulit dan memperburuk ruam. Selain itu, sebisa mungkin hindari menggaruk area yang gatal. Menggaruk tidak akan menyelesaikan masalah, justru berisiko menimbulkan luka yang bisa memicu infeksi bakteri sekunder pada kulit. Potong kuku agar jika kamu tidak sengaja menggaruk saat tidur, luka yang timbul dapat diminimalisir.
Studi Terkait
Penelitian dermatologi terbaru terus berkembang dalam memahami patogenesis urtikaria. Sebuah studi komprehensif yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Immunology and Dermatology (diakses tahun 2026) mengungkapkan bahwa penggunaan antihistamin H1 generasi kedua memiliki tingkat efikasi hingga 78% dalam menurunkan keparahan gejala hives akut dalam 48 jam pertama. Studi ini menegaskan pentingnya intervensi dini untuk mencegah berkembangnya penyakit menjadi fase kronis.
Studi lain dalam International Journal of Psychosomatic Medicine (2026) menyoroti hubungan dua arah antara urtikaria dan kesehatan mental. Penelitian tersebut menemukan bahwa manajemen stres melalui terapi relaksasi, yang digabungkan dengan farmakoterapi konvensional, secara signifikan mampu memperpanjang masa remisi (bebas gejala) pada penderita urtikaria kronis dibandingkan dengan mereka yang hanya mengandalkan obat-obatan saja.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika gejalamu tidak membaik setelah beberapa hari, bentol menyebar luas, atau disertai pembengkakan pada bibir, kelopak mata, hingga kesulitan bernapas (indikasi anafilaksis), segera cari pertolongan medis. Konsultasikan kondisi kulitmu dengan Dokter Kulit di Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan resep obat yang tepat.
Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?
Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:
- ✅ Dokter tersedia 24 jam.
- ✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Bisa dicover asuransi.
- ✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
- ✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat.
- ✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%.
Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!
Referensi
PubMed. Diakses pada 2026. Second-Generation Antihistamines in the Treatment of Acute Urticaria.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Hives and angioedema – Symptoms and causes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Skin Health and Allergic Reactions.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 2026. Pedoman Tata Laksana Urtikaria di Fasilitas Kesehatan Primer.
FAQ
1. Apakah hives atau biduran bisa menular ke orang lain?
Tidak, hives sama sekali tidak menular. Kondisi ini murni merupakan reaksi alergi atau respons imun tubuh individu terhadap suatu pemicu tertentu, bukan disebabkan oleh virus atau bakteri yang bisa berpindah.
2. Berapa lama biasanya biduran akan hilang?
Pada kebanyakan kasus (urtikaria akut), biduran akan memudar dan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 24 hingga 48 jam. Namun, jika gejala terus muncul dan hilang selama lebih dari 6 minggu, kondisi ini disebut urtikaria kronis dan membutuhkan evaluasi dokter.
3. Apakah makanan tertentu harus dihindari saat mengalami hives?
Jika hives dipicu oleh alergi makanan, maka makanan tersebut (seperti telur, seafood, atau kacang) harus dihindari secara ketat. Namun jika pemicunya bukan dari makanan (misalnya cuaca dingin), kamu tidak perlu membatasi dietmu kecuali disarankan oleh dokter.
4. Bolehkah saya mandi saat sedang mengalami biduran?
Tentu saja boleh, bahkan sangat dianjurkan untuk menjaga kebersihan kulit. Mandilah menggunakan air dingin atau suam-suam kuku dengan sabun yang berbahan lembut, lalu hindari menggunakan air panas karena dapat melebarkan pembuluh darah dan memicu gatal bertambah parah.








