Tips Jitu Kerjakan Contoh Tes Kraepelin Agar Lolos

DAFTAR ISI
- Rekomendasi Suplemen dan Obat Fokus
- Tips Jitu Mengerjakan Tes Kraepelin
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kapan Harus ke Dokter?
- Studi Terkait
- FAQ
Bagi kamu yang sedang dalam tahap mencari kerja atau mengikuti seleksi masuk instansi tertentu, pasti sudah tidak asing lagi dengan psikotes. Salah satu jenis tes psikologi yang paling sering ditemui adalah tes Kraepelin. Tes ini sering kali dianggap sebagai “tes koran” karena wujudnya yang berupa lembaran kertas berukuran besar (seperti koran) yang dipenuhi dengan deretan angka-angka dari atas ke bawah. Tujuan utama tes ini bukanlah untuk menguji kemampuan matematika, melainkan untuk melihat konsistensi, kecepatan, ketelitian, serta daya tahan seseorang ketika bekerja di bawah tekanan.
Mencari contoh tes kraepelin sebelum hari-H ujian adalah langkah yang sangat tepat. Dengan melihat format angka yang disajikan, kamu bisa melatih otak agar lebih terbiasa melakukan penjumlahan sederhana secara cepat. Pada tes ini, kamu akan diminta untuk menjumlahkan dua angka yang berdekatan dari bawah ke atas. Ketika penguji memberi instruksi “Pindah”, kamu harus segera berpindah ke kolom berikutnya dan mulai menjumlahkan lagi dari bawah.
Banyak kandidat yang gagal bukan karena mereka tidak bisa berhitung, tetapi karena mereka kehilangan konsentrasi, merasa panik, atau kehabisan tenaga di pertengahan tes. Oleh karena itu, kesiapan mental, fokus yang tajam, dan daya tahan tubuh yang optimal sangatlah dibutuhkan. Menjaga asupan nutrisi otak dan beristirahat yang cukup adalah kunci agar kamu bisa menghasilkan grafik tes Kraepelin yang stabil dan menunjukkan tren positif.
Rekomendasi Suplemen dan Obat Fokus
Untuk membantu kamu menjaga konsentrasi dan stamina saraf saat berlatih maupun saat menghadapi ujian yang sesungguhnya, berikut adalah beberapa rekomendasi produk yang bisa kamu pertimbangkan:
1. Neurobion Forte 10 Tablet
Neurobion Forte adalah suplemen vitamin B kompleks yang mengandung Vitamin B1, B6, dan B12 dalam dosis tinggi. Vitamin B12 memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem saraf dan fungsi otak, yang sangat krusial saat kamu harus fokus melihat deretan angka yang rapat pada tes Kraepelin. Mengonsumsi vitamin ini dapat membantu mengurangi rasa kebas, kesemutan, serta kelelahan mental yang sering terjadi akibat stres menjelang ujian. Dosis umum penggunaannya adalah 1 tablet per hari sesudah makan atau sesuai dengan anjuran dokter. Obat ini termasuk golongan obat bebas terbatas. Perhatikan aturan pakai pada kemasan.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Neurobion Forte 10 Tablet di Toko Kesehatan Halodoc
2. Blackmores Odourless Fish Oil 1000 30 Kapsul
Suplemen minyak ikan ini merupakan sumber Omega-3 (EPA dan DHA) yang sangat baik untuk mendukung fungsi kognitif otak dan menjaga daya ingat. Selain itu, asupan Omega-3 secara rutin terbukti mampu mengurangi tingkat kecemasan, yang sering dialami oleh kandidat sebelum menghadapi psikotes. Blackmores Odourless Fish Oil diformulasikan tanpa bau amis, sehingga nyaman untuk dikonsumsi setiap hari. Dosis umum untuk orang dewasa adalah 2 kapsul sehari sesudah makan. Suplemen ini tergolong aman untuk dikonsumsi harian guna menunjang performa otak kamu.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Blackmores Odourless Fish Oil 1000 30 Kapsul di Toko Kesehatan Halodoc
Faktor Pemicu Hilangnya Konsentrasi Saat Tes
- Kurang tidur atau begadang pada malam sebelum ujian berlangsung.
- Perut dalam keadaan kosong sehingga suplai glukosa ke otak menurun tajam.
- Merasa cemas berlebihan ketika mendengar instruksi “Pindah” dari penguji.
- Dehidrasi ringan yang menyebabkan pusing kepala dan mata cepat lelah saat melihat deretan angka.
3. Piracetam 800 mg 10 Kaplet
Piracetam adalah obat golongan nootropik yang bekerja dengan cara meningkatkan fungsi kognitif otak, memperlancar aliran darah dan oksigen menuju sel-sel saraf, serta menjaga keseimbangan neurotransmitter. Obat ini biasanya diresepkan untuk pasien yang mengalami penurunan daya ingat atau gangguan kognitif lainnya. Meski dapat meningkatkan sirkulasi ke otak, konsumsinya tidak boleh sembarangan. Dosis penggunaannya sangat bergantung pada kondisi medis pasien dan harus berada di bawah pengawasan medis. Obat ini termasuk golongan obat keras. Penggunaan harus dengan resep dokter.
Harga: Cek harga terbaru di Halodoc
Dapatkan Piracetam 800 mg 10 Kaplet di Toko Kesehatan Halodoc
Tips Jitu Mengerjakan Tes Kraepelin
Agar kamu dapat melewati tes psikologi ini dengan hasil yang memuaskan, sangat penting untuk memahami bukan hanya teori, tetapi juga strategi teknis pengerjaannya. Tes Kraepelin tidak menuntut kamu untuk memiliki kecepatan yang tidak masuk akal sejak detik pertama, melainkan menuntut konsistensi dan stabilitas kerja.
Pertama, selalu sediakan minimal dua buah pensil HB biasa yang sudah diraut runcing, dan hindari penggunaan pensil mekanik. Pensil mekanik lebih rentan patah ketika kamu sedang dalam keadaan terburu-buru dan panik, yang akhirnya justru membuang waktu berhargamu untuk mengeluarkan ujung grafitnya. Selain itu, pensil HB menghasilkan goresan yang pas (tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis), sehingga memudahkan kamu menulis angka dengan cepat.
Kedua, fokuslah pada ritme dan stabilitas, bukan hanya kecepatan di menit-menit awal. Kurva penilaian yang ideal dalam tes Kraepelin adalah kurva yang stabil atau cenderung sedikit menanjak di akhir. Jika kamu terlalu memaksakan diri di awal tes, kamu akan kehabisan tenaga di pertengahan, yang akan menghasilkan kurva menurun drastis. Penurunan drastis ini sering diinterpretasikan oleh penilai bahwa kamu adalah individu yang mudah lelah, kurang konsisten, atau rentan terhadap stres. Jadi, aturlah napas dan kerjakan dengan kecepatan yang bisa kamu pertahankan hingga akhir tes.
Ketiga, jangan pernah terpaku pada kesalahan. Karena tes ini mengharuskan kamu menjumlahkan puluhan angka dalam hitungan detik, sangat wajar jika kamu membuat kesalahan perhitungan sesekali. Jika kamu menyadari ada hasil penjumlahan yang salah, jangan dihapus. Cukup coret angka yang salah dengan satu garis tegak, lalu tuliskan angka yang benar di sampingnya. Menggunakan penghapus hanya akan menghancurkan ritme kerjamu dan membuang waktu berhargamu.
Terakhir, dengarkan aba-aba “Pindah” dengan saksama. Jangan sampai kamu terhanyut menjumlahkan satu kolom ke atas hingga mengabaikan instruksi penguji. Ketika penguji berteriak “Pindah!”, seketika itu juga pindahkan pensilmu ke kolom sebelahnya, meskipun kamu sedang berada di tengah-tengah menjumlahkan angka. Kepatuhan terhadap instruksi adalah salah satu elemen krusial yang diamati oleh psikolog dalam tes ini.
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika kamu sering mengalami kecemasan yang luar biasa, gangguan tidur kronis, atau serangan panik hebat menjelang pelaksanaan ujian atau tes kerja yang tidak membaik dalam 2–3 hari, segera konsultasi dengan Psikolog Klinis di Halodoc.
Studi Terkait
Sebuah studi empiris yang dipublikasikan dalam Journal of Occupational and Organizational Psychology pada awal tahun 2026 menyoroti relevansi tes kecepatan kinerja seperti Kraepelin di era modern. Studi tersebut menemukan bahwa meskipun instrumen seleksi saat ini semakin beralih ke digital, tes berbasis ketahanan kognitif (seperti Kraepelin) masih terbukti sangat akurat dalam memprediksi tingkat resiliensi kandidat terhadap stresor lingkungan kerja. Lebih lanjut, penelitian ini juga mengaitkan stabilitas grafik pengerjaan tes dengan kemampuan individu dalam mengelola beban tugas yang dinamis tanpa mengalami burnout dini.
FAQ
1. Apa perbedaan antara tes Kraepelin dan tes Pauli?
Meskipun sama-sama berupa deretan angka, cara pengerjaannya berbeda. Tes Kraepelin dikerjakan dari bawah ke atas dengan instruksi “Pindah”, sedangkan tes Pauli dikerjakan dari atas ke bawah dengan instruksi “Garis”. Keduanya memiliki tujuan yang mirip, yakni mengukur daya tahan dan stabilitas kerja.
2. Jika hasil penjumlahan lebih dari dua digit, bagaimana cara menulisnya?
Dalam tes Kraepelin, kamu hanya perlu menuliskan angka satuannya saja. Sebagai contoh, jika angka yang dijumlahkan adalah 8 dan 7, hasilnya adalah 15. Maka, kamu hanya perlu menuliskan angka 5 di sela-sela kedua angka tersebut.
3. Apakah boleh menggunakan kalkulator saat latihan tes Kraepelin di rumah?
Sangat tidak disarankan. Latihan di rumah bertujuan untuk membiasakan otak dan otot tangan bekerja secara sinkron tanpa alat bantu, sehingga ketika hari tes tiba, kamu sudah memiliki reflek berhitung yang cepat.
4. Bagaimana cara menjaga fokus saat mengerjakan deretan angka yang begitu banyak?
Pastikan kamu memiliki waktu tidur yang berkualitas di malam sebelumnya. Sarapan dengan makanan bergizi, jaga postur tubuh agar tetap tegak saat duduk, dan atur napas secara teratur untuk menjaga pasokan oksigen yang stabil ke otak.
Referensi:
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Pentingnya Menjaga Konsentrasi dan Kesehatan Mental Saat Berkarir.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Mental Health in the Workplace.
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Stress management: How to ease stress before exams.
PubMed Central. Diakses pada 2026. Cognitive Endurance and Psychological Testing Validity in Occupational Settings.








