• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Trauma Masa Kecil Bisa Sebabkan Gangguan Kepribadian Ambang

Trauma Masa Kecil Bisa Sebabkan Gangguan Kepribadian Ambang

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Trauma Masa Kecil Bisa Sebabkan Gangguan Kepribadian Ambang

Halodoc, Jakarta - Saat masih kecil, tidak sedikit orang mengalami kejadian yang sulit dilupakan di mana dampaknya bisa menjadi trauma. Hal tersebut dapat menyebabkan perubahan fisik pada otak dan kandungan kimia didalamnya. Kondisi ini dapat berlangsung seumur hidup apabila tidak mendapatkan penanganan yang benar.

Trauma yang terjadi saat masih anak-anak juga dapat menyebabkan beberapa gangguan mental. Salah satunya adalah gangguan kepribadian ambang atau yang dikenal juga dengan istilah borderline personality disorder (BPD). Gangguan ini dapat memengaruhi banyak aspek kehidupan pada pengidapnya. Informasi terkait trauma masa kecil yang dapat menyebabkan gangguan kepribadian ambang bisa dibaca di bawah ini!

Baca juga: Trauma Masa Kecil Ternyata Dapat Sebabkan PTSD

Gangguan Kepribadian Ambang Disebabkan Trauma

Gangguan kepribadian ambang adalah gangguan mental yang dapat berdampak buruk pada setiap aspek kehidupan pengidapnya. Seseorang yang mengalami kelainan ini dapat kesulitan untuk mengelola emosi dan mempertahankan konsentrasi. Hal ini dapat menyebabkan perubahan suasana hati secara tiba-tiba, bermasalah pada citra diri, hingga sulit untuk menjalin hubungan sosial.

Penyakit mental ini juga kerap dihubungkan dengan melukai diri sendiri, hingga penyalahgunaan zat berbahaya. Seseorang dengan gangguan ini mungkin saja tiba-tiba marah secara berlebihan padahal masalah yang terjadi hanya sepele. Walau begitu, gangguan ini dapat menjadi kronis dan bertambah parah jika tidak segera diatasi.

Namun, apakah benar jika trauma saat kecil dapat menyebabkan gangguan kepribadian ambang pada seseorang?

Belum ada jawaban yang pasti terkait hal ini. Pasalnya, belum diketahui secara pasti segala hal yang dapat menjadi penyebabnya. Memang ada bukti jika seseorang yang mengidap gangguan mental ini memiliki riwayat pernah mengalami beberapa pelecehan saat masih anak-anak atau pengalaman menakutkan lainnya. Meski begitu, tidak semua orang mengalami BPD pernah merasakan pelecehan dan sebaliknya.

Pada penelitian lainnya disebutkan apabila terdapat hubungan antara pelecehan pada anak dengan gangguan kepribadian ambang. Pelecehan seksual tersebut dapat berupa serangan fisik hingga emosional. Meski begitu, pelecehan secara emosional adalah hal yang paling signifikan untuk menyebabkan seseorang mengidap BPD di masa depan. Maka dari itu, trauma masa kecil harus ditangani sesegera mungkin.

Faktor lingkungan layaknya mengalami trauma di masa kecil memang dapat menyebabkan seseorang mengalami borderline personality disorder. Meski begitu, pengaruh dari genetik tampaknya lebih memainkan peran dibandingkan trauma yang pernah terjadi. Jika seseorang mengalami kedua hal tersebut, maka risiko untuk mengalami penyakit mental tersebut akan lebih tinggi lagi.

Baca juga: Ini Beda Mood Swing dan Gangguan Kepribadian Ambang

Cara Mengobati Gangguan Kepribadian Ambang

Seseorang yang mengalami penyakit mental ini perlu mendapatkan penanganan langsung dari ahlinya. Beberapa bentuk pengobatan, seperti psikoterapi dan obat penenang dapat efektif untuk membuat gangguan ini menjadi lebih baik. Selain itu, pengidapnya juga dapat melakukan terapi psikologis yang bersamaan dengan terapi perilaku kognitif. Hal ini bertujuan agar segala gejala yang timbul dapat diredam.

Psikoterapi wajib dilakukan agar dapat mengurangi segala tindakan yang dapat membahayakan nyawa pengidapnya. Hal ini juga dapat mengajarkan cara untuk mengatur emosi dan meningkatkan kualitas hidup. Memang, dengan melakukan terapi ini, tingkat kemajuan dalam segala aspek dapat terlihat sehingga seseorang dengan gangguan kepribadian ambang dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Nah, itulah pembahasan terkait gangguan kepribadian ambang yang disebabkan oleh trauma pada masa kecil. Jika kamu pernah mengalami trauma saat masih anak-anak dan merasakan gejala dari gangguan kepribadian ambang, segeralah memeriksakan diri. Lebih dini mendapat diagnosis, pengobatannya dapat dilakukan lebih cepat.

Baca juga: Cara Pengidap Gangguan Kepribadian Ambang Memuaskan Dirinya

Kamu juga dapat bertanya pada psikolog atau psikiater dari aplikasi Halodoc terkait gangguan kepribadian ambang yang dapat disebabkan oleh trauma masa kecil. Cukup dengan download Halodoc, kamu dapat memanfaatkan segala fitur yang dapat memudahkan akses kesehatan tanpa perlu ke luar rumah!

Referensi:
Bridges to Recovery. Diakses pada 2020. Causes of Borderline Personality Disorder.
Very Well Mind. Diakses pada 2020. The Relationship Between Child Abuse and BPD.