• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ular Kobra Muncul Di Musim Hujan, Begini Cara Menghadapinya

Ular Kobra Muncul Di Musim Hujan, Begini Cara Menghadapinya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Akhir-akhir ini, warga Jakarta dan sekitarnya dikejutkan dengan kemunculan ular kobra di pemukiman penduduk. Ahli reptil mengungkapkan bahwa kemunculan ular kobra terjadi karena musim penghujan. 

Musim hujan adalah waktu yang tepat bagi telur-telur ular kobra menetas. Ular kobra biasanya menyimpan telur-telur mereka di tempat yang lembap atau tumpukan-tumpukan sampah. Selain itu, salah satu makanan ular kobra adalah tikus dan tikus biasanya banyak di kawasan perumahan yang mungkin dulu adalah habitatnya. 

Baca juga: Digigit Ular King Kobra, Begini Pertolongan Pertama yang Tepat

Cara Menghadapi Ular Kobra

Teror ular kobra ini tentu membuat sejumlah penduduk panik dan ketakutan. Karena memang patokan dan bisa ular sangat berbahaya bagi manusia. Jika wilayah perumahanmu salah satu tempat yang rawan dihampiri ular kobra, kamu bisa menghadapinya dengan cara berikut:

  • Jika melihat seekor ular di rumah, segera hubungi agen atau dinas pengontrol hewan di wilayah perumahan. 
  • Waspadai ular yang mungkin berenang di air, selokan, ataupun genangan air yang bersembunyi di bawah puing-puing atau benda lain. 
  • Jika kamu atau seseorang yang kamu kenal tergigit bisa ular, cobalah untuk melihat dan mengingat warna dan bentuk ular.
  • Jangan mengambil ular atau mencoba menjebak ular.  

Baca juga: Pertolongan Pertama pada Gigitan Ular

Saat peristiwa hujan atau bencana alam, misalnya banjir, ular mungkin terpaksa keluar dari habitat alami mereka dan pindah ke daerah mereka biasanya tidak terlihat. Untuk itu, berhati-hatilah terhadap ular yang mungkin sedang mencari perlindungan di sekitar rumah kamu.

Menaburkan Garam, Apakah Efektif?

Sebagian orang masih percaya bahwa menabur garam dapat mencegah datangnya ular. Perlu diketahui, mencegah munculnya ular dengan menaburkan garam hanyalah mitos belaka. Supaya lebih efektif, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:

  • Taruh keset dengan permukaan kasar di depan rumah, karena sisik ular sangat sensitif. Kamu juga bisa menaruh tali ijuk yang mempunyai tekstur kasar.
  • Tidak ada salahnya membangun pagar di sekeliling rumah untuk mencegah ular masuk. Kamu juga bisa membangun pagar kawat yang memiliki celah-celah sangat kecil.
  • Karbol pun bisa jadi pilihan, mengingat karbol mempunyai bau yang menyengat.

Kenali Tanda saat Tergigit Ular

Perlu kamu waspadai, ular juga bisa berenang di air untuk mencapai tempat yang lebih tinggi dan yang bersembunyi di bawah puing-puing atau benda lain. Jika kamu melihat seekor ular, mundurlah perlahan dan jangan menyentuhnya. 

Kamu juga harus mewaspadai beberapa tanda tergigit ular. Jika kamu diharuskan berjalan di air yang tinggi (misalnya saat banjir), kamu mungkin merasakan gigitan, tetapi tidak mengetahui bahwa kamu digigit ular. Kamu mungkin berpikir itu jenis gigitan lain atau goresan. Beberapa tanda dan gejala gigitan ular termasuk:

  • Terdapat sepasang tanda tusukan di luka.
  • Kemerahan dan bengkak di sekitar gigitan.
  • Nyeri parah di lokasi gigitan.
  • Terasa mual dan muntah.
  • Pernafasan terganggu.
  • Penglihatan terganggu.
  • Peningkatan air liur dan berkeringat.
  • Mati rasa atau kesemutan di sekitar wajah atau anggota tubuh lain.

Baca juga: Inilah Gigitan Serangga yang Perlu Diwaspadai

Mengendalikan Gigitan Ular

Tidak seperti beberapa penyakit tropis lainnya, gigitan ular tidak mungkin untuk dihilangkan. Ular berbisa memainkan peran penting dalam ekosistem yang kompleks, termasuk penahan biologis alami. Namun, gigitan ular dapat dikendalikan secara efektif. Inilah yang harus kamu lakukan jika kamu atau orang lain digigit ular:

  • Cobalah untuk melihat dan mengingat warna dan bentuk ular, yang dapat membantu dalam perawatan gigitan ular.
  • Biarkan orang orang yang digigit tetap tenang. Ini bisa memperlambat penyebaran racun jika ular berbisa.
  • Cari pertolongan medis sesegera mungkin, misalnya layanan medis darurat setempat. 
  • Terapkan pertolongan pertama jika kamu tidak bisa membawa orang yang menjadi korban ke rumah sakit segera. 
  • Baringkan atau dudukkan orang itu dengan gigitan di bawah posisi hati. 
  • Katakan padanya untuk tetap tenang dan diam
  • Segera cuci luka dengan air sabung hangat
  • Tutup gigitan dengan kain kering dan bersih

Tindakan terbaik yaitu segeralah untuk membawa korban gigitan ular ke rumah sakit terdekat. Kamu bisa mencari rumah sakit terdekat yang memiliki layanan UGD dengan mengakses aplikasi Halodoc melalui fitur cari rumah sakit. Praktis kan? Ayo, download aplikasinya sekarang juga di App Store atau Google Play!

Referensi: 
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2019. How to Prevent or Respond to a Snake Bite