• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Waspada 7 Tanda Terjadinya Sistokel

Waspada 7 Tanda Terjadinya Sistokel

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Sistokel atau prolaps anterior adalah kondisi yang terjadi akibat jaringan antara kandung kemih wanita dan dinding vagina melemah. Alhasil, kandung kemih turun ke area vagina. Saat otot yang menyangga organ-organ pelvis ini meregang secara berlebihan, maka dapat menyebabkan sistokel.

Sistokel juga umum terjadi akibat proses melahirkan melalui vagina, konstipasi kronis, batuk keras, atau mengangkat beban yang berat. Kondisi ini umumnya terjadi setelah seorang wanita menopause, yaitu ketika kadar hormon estrogen menurun. 

Baca juga: Ini Faktor Pemicu Sistokel yang Harus Dipahami

Tanda Terjadinya Sistokel

Secara umum, wanita yang mengalami sistokel ringan tidak akan merasakan gejala. Jika kondisinya parah, maka ada beberapa gejala yang akan terjadi, antara lain:

  • Kesulitan mengosongkan kandung kemih sepenuhnya, sehingga buang air kecil terasa tidak tuntas.

  • Sering buang air kecil.

  • Sulit menahan buang air kecil pada keadaan tertentu.

  • Nyeri saat melakukan hubungan seksual.

  • Terdapat organ yang menonjol keluar pada lubang vagina atau uretra.

  • Iritasi pada vagina atau vulva.

  • Adanya sensasi tekanan dan tidak nyaman di area panggul dan vagina.

Jika kamu mengalami gejala mirip sistokel, maka segera periksakan diri ke rumah sakit. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc untuk buat janji dengan dokter. Ingat, mengatasi penyakit ini sedini mungkin mencegah dari berbagai komplikasi yang tidak diinginkan.

Baca juga: Inilah Pemeriksaan untuk Diagnosis Sistokel

Langkah Mengobati Sistokel

Tak perlu khawatir, sistokel bisa diatasi dengan beberapa cara berikut ini: 

  • Menggunakan Vaginal Pessary. Metode pengobatan ini menggunakan sebuah alat berbentuk bulat dan lembut yang digunakan untuk menopang kandung kemih. Alat ini kemudian dimasukkan melalui vagina.

  • Terapi Estrogen. Dokter bisa memberikan hormon estrogen sintetik dalam bentuk krim vagina, pil, atau cincin. Langkah ini dipilih jika pasien sudah memasuki masa menopause. Pasalnya, estrogen membantu otot panggul yang melemah ketika menopause.

  • Latihan Kegel. Senam sederhana juga dapat mengobati sistokel. Caranya mudah, kamu cukup melakukan gerakan otot seperti saat menahan pipis, tahan selama beberapa detik, lalu lepaskan. Ulangilah gerakan ini selama beberapa kali.

  • Pembedahan. Jika prosedur pengobatan non bedah tak berhasil, maka dokter akan menyarankan pembedahan. Operasi dilakukan melalui vagina untuk mengembalikan kandung kemih ke posisi semual, mengangkat jaringan berlebih, dan mengencangkan otot serta ligamen pada dinding panggul. Apabila prolaps anterior juga menyebabkan prolaps rahim, maka perlu dilakukan pengangkatan rahim atau histerektomi. Langkah ini bertujuan memperbaiki otot panggul, ligamen, dan jaringan yang rusak.

  • Perubahan Gaya Hidup. Beberapa perubahan pola hidup juga dapat diterapkan untuk atasi sistokel. Misalnya menurunkan berat badan hingga ke batas ideal, tidak mengangkat benda-benda berat, dan mengelola stres.

Perhatikan Langkah Pencegahan Sistokel

Ada juga pencegahan untuk menghindari risiko mengalami sistokel. Nah, beberapa cara yang bisa dilakukan, yaitu: 

  • Melakukan latihan kegel secara teratur untuk memperkuat otot-otot dasar panggul.

  • Mengobati dan mencegah konstipasi atau sembelit. Pencegahan sembelit atau konstipasi dilakukan dengan makanan tinggi serat bisa membantu.

  • Menghindari angkat berat dan mengangkat beban dengan benar. Saat mengangkat benda di lantai, gunakan tumpuan pada kaki, bukan pinggang atau punggung.

  • Kendalikan batuk. Jika mengalami batuk kronis, sebaiknya memeriksakan diri kepada dokter untuk dapat mengurangi batuk dan menghindari asap rokok.

  • Menurunkan berat badan hingga mencapai berat badan ideal dengan cara mengatur pola makan dan melakukan aktivitas fisik atau olahraga rutin.

Baca juga: Benarkah Sistokel dapat Menyebabkan Komplikasi?

Itulah informasi mengenai sistokel yang wajib kamu pahami. Jika kamu masih memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter melalui Halodoc, kapan saja dan di mana saja.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Urethral Prolapse. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Cystocele.