• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • ASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • ASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

ASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 03 Oktober 2022

“Rembesan ASI secara kehamilan menunjukkan bahwa payudara ibu telah siap untuk menyusui bayi. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyerap kebocorannya.”

ASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara MengatasinyaASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Halodoc, Jakarta – Selama kehamilan, payudara ibu mungkin akan mulai memproduksi susu  berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan sebelum persalinan. Hal ini sebenarnya normal terjadi, namun dapat menyebabkan ASI (Air Susu Ibu) rembes dan mengeluarkan cairan bernama kolostrum. Perlu diingat bahwa kolostrum merupakan ASI pertama yang dihasilkan payudara sebagai persiapan menyusui. 

Meski tidak perlu dikhawatirkan, kondisi ini terkadang dapat membuat penampilan ibu hamil terganggu. Nah, jika saat ini ibu mengalaminya, dan merasa terganggu, penting untuk mengetahui apa penyebab, dan cara mengatasinya. Yuk, simak penjelasannya di sini! 

Penyebab ASI Rembes

Secara umum, adanya rembesan ASI secara kehamilan terjadi pada saat hamil tua. Kondisi ini menunjukkan bahwa payudara ibu telah siap untuk menyusui bayi. Sementara itu, kolostrum yang keluar ketika ASI rembes, juga mengandung antibodi yang sangat dibutuhkan bayi untuk menjaga kekebalan tubuhnya.

Selama kehamilan tubuh seorang wanita akan melakukan segala hal yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan kelahiran. Nah, ketika trimester kedua berakhir, dan berlanjut ke trimester ketiga, payudara akan siap untuk menyusui bayi. Hal ini merupakan respon alami tubuh, apabila bayi lahir secara prematur. Kendati demikian, hingga saat ini belum diketahui secara pasti mengapa sebagian orang mengeluarkan kolostrum lebih banyak daripada yang lain. 

Namun, kolostrum yang bocor atau rembes selama kehamilan bukan berarti menandakan kalau ibu hamil akan memiliki terlalu banyak ASI pasca melahirkan. Sebaliknya, ASI yang tidak bocor atau rembes selama kehamilan bukan berarti menandakan kalau ibu akan memiliki lebih sedikit ASI saat bayi lahir. Hal ini lantaran setiap manusia, memiliki tubuh yang berbeda. Selain itu, sebagian ibu hamil juga dapat mengeluarkan lebih banyak susu daripada ibu hamil lainnya. 

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Sebenarnya, tidak ada yang dapat dilakukan untuk menghentikan kebocoran ASI.  Jika ibu melihat ada ASI yang bocor selama kehamilan, jangan panik. Sebab, hal ini mungkin dapat membuat ibu hamil menjadi lengah, terutama jika dirinya tidak menyadari hal ini sebagai fenomena umum dalam kehamilan. 

Namun, jika kondisi ini mengganggu ibu, maka ibu dapat melakukan beberapa hal untuk menahan ASI yang rembes tersebut. Salah satunya adalah dengan mencoba meletakan tisu atau bantalan payudara yang dapat menyerap cairan pada bra untuk menyerap ASI yang rembes. 

Apakah Perlu Memeriksakan Diri? 

Kebocoran ASI selama kehamilan yang normal mungkin termasuk ASI berwarna kuning, oranye, atau keputihan. Susu ini bisa bocor dengan sendirinya atau saat ibu hamil menggulung atau memeras areolanya. Selain itu, ibu hamil juga mungkin menemukan noda atau serpihan kering pada pakaian atau bra. Ibu mungkin juga menemukan serpihan di puting. 

Namun, ibu perlu segera memeriksakan kondisi kesehatan jika melihat darah bocor dari payudara atau menodai pakaian. Sebab, pada kasus yang jarang terjadi, kondisi tersebut mungkin mengindikasikan gejala akan kanker payudara selama kehamilan. Selain munculnya darah atau noda darah, berikut adalah beberapa gejala lainnya: 

  • Munculnya lepuhan pada kulit payudara (ulkus). 
  • pengerasan kulit terus menerus atau penskalaan pada kulit puting susu (jangan dikelirukan dengan susu berkulit keras, yang dapat dibersihkan). 
  • Adanya perubahan bentuk puting secara mendadak. Namun, sebagian besar perubahan pada payudara. Contohnya seperti peningkatan ukuran, nyeri, penggelapan areola, dan kebocoran susu  diperkirakan terjadi selama kehamilan dan tak perlu dikhawatirkan. 

Itulah penjelasan mengenai penyebab dan cara mengatasi ASI yang rembes selama kehamilan. Selain memperhatikan perubahan tubuh, ibu juga perlu memeriksakan kondisi kehamilan secara rutin. 

Nah, melalui aplikasi Halodoc, ibu bisa membuat janji medis untuk memeriksakan kondisi. Tentunya tanpa perlu mengantre atau menunggu berlama-lama. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 
Healthline. Diakses pada 2022. Does Milk Leak During Pregnancy, and When Might It Happen?
NHS. Diakses pada 2022. Leaking from your nipples. 
The Asian Parent. Diakses pada 2022. ASI Rembes saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasi. 
Parents. Diakses pada 2022. Leaky Nipples During Pregnancy: What Expectant Parents Need to Know.