• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Diare hingga Muntah Ini Benefit Konsumsi Cefadroxil
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Diare hingga Muntah Ini Benefit Konsumsi Cefadroxil

Atasi Diare hingga Muntah Ini Benefit Konsumsi Cefadroxil

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 22 Agustus 2022

“Cefadroxil sering digunakan untuk mengobati diare akibat bakteri. Obat ini juga bekerja untuk mengatasi infeksi bakteri lainnya.”

Atasi Diare hingga Muntah Ini Benefit Konsumsi CefadroxilAtasi Diare hingga Muntah Ini Benefit Konsumsi Cefadroxil

Halodoc, Jakarta – Cefadroxil adalah obat antibiotik yang bekerja membunuh bakteri maupun mencegah perkembangbiakannya. Antibiotik tersebut kerap digunakan untuk mengobati diare akibat infeksi bakteri.

Cefadroxil tergolong obat keras sehingga hanya bisa diperoleh melalui resep dokter. Karena alasan ini, cefadroxil tidak boleh digunakan sembarangan dan kudu sesuai anjuran dari dokter. 

Kegunaan Obat Cefadroxil

Selain diare, cefadroxil juga bisa digunakan untuk mengobati kondisi berikut:

  • Infeksi saluran pernapasan atas dan bawah, seperti sinusitis, tonsillitis, dan faringitis.
  • Infeksi pada kulit dan jaringan lunak.
  • Otitis media.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Osteomielitis atau infeksi pada tulang.
  • Infeksi pada persendian atau septic arthritis.

Selain penyakit di atas, obat ini juga sering dipakai sebelum prosedur gigi pada pasien yang punya masalah jantung. Tujuannya untuk mencegah infeksi di bagian katup jantung. 

Obat ini hanya bekerja untuk masalah infeksi bakteri seperti di atas. Jadi, penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu, tidak bisa diobati dengan cefadroxil. Sayangnya, infeksi virus dan infeksi bakteri sering menunjukan gejala yang sama. Oleh sebab itu, langsung periksakan ke dokter untuk mendapat diagnosis yang jelas serta obat yang sesuai.

Dosis Pemakaian Cefadroxil

Pemakaian antibiotik yang tidak sesuai dosis bisa menimbulkan resistensi alias bakteri menjadi kebal daripada sebelumnya. Jika sudah begini, dosis antibiotik perlu ditingkatkan untuk mengobati infeksi bakteri yang semakin sulit diobati.

Dosis dan lama pemakaian obat bisa berbeda pada setiap orang, tergantung jenis penyakit dan usia. Melansir Mims.com, berikut dosis cefadroxil sesuai jenis penyakitnya:

1. Infeksi kulit dan infeksi saluran kemih

  • Dewasa: Dosis umum, yaitu 1 atau 2 gram per hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi.
  • Anak di atas 6 tahun: Dosis untuk berat badan kurang dari 40 kilogram, yaitu sekitar 30-50 miligram per kilogram per hari. Dosis bisa diberikan secara tunggal atau dalam 2 dosis terbagi. Untuk berat badan di atas 40 kilogram dosisnya sama seperti orang dewasa. Maksimal dosis 100 miligram per kilogram.

2. Faringitis streptokokus, tonsillitis

  • Dewasa: Jika disebabkan oleh bakteri strain Streptococcus pyogenes (streptokokus hemolitik grup A), dosisnya 1 gram sekali sehari atau 500 miligram dua kali sehari selama setidaknya 10 hari.
  • Anak: Berat badan di bawah 40 kilogram dosisnya adalah 30 miligram per kilogram per hari sebagai dosis tunggal atau dalam 2 dosis terbagi selama 10 hari. Sementara berat badan diatas 40 kilogram dosisnya sama seperti orang dewasa. Maksimal dosis 100 miligram per kilogram. 

Cefadroxil tersedia dalam bentuk kapsul atau tablet 250 miligram dan 500 miligram. Bentuk tablet maupun kapsul umumnya ditujukan untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak, umumnya tersedia dalam bentuk sirup kering 125 miligram.

Aturan Pakai Cefadroxil

Ikuti anjuran dari dokter dan baca label kemasannya. Jika masih bingung, konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan penjelasan yang lebih jelas. Berikut aturan pemakaian cefadroxil secara umum:

  • Bisa diminum sebelum atau sesudah makan. Namun, sebaiknya diminum setelah makan untuk mencegah efek samping mual atau sakit perut.
  • Minum obat ini pada jam yang sama setiap harinya. 
  • Telan utuh obat tablet atau kapsul dengan segelas air. Hindari menggerus, mengunyah, atau memotong obat menjadi beberapa bagian, kecuali atas anjuran dokter.
  • Untuk cefadroxil sirup, kocok botol terlebih dahulu dan pastikan cairan sudah tercampur dengan baik dan merata. Gunakan sendok atau gelas takar yang ada dalam kemasan untuk mengukur dosis yang tepat.
  • Jika mengonsumsi  sirup kering, perhatikan batas waktu pemakaiannya (beyond-use dates). Sebab, sebagian besar sirup kering umumnya hanya bisa dikonsumsi dalam waktu tujuh hari setelah dilarutkan.

Obat antibiotik wajib dihabiskan sesuai resep dokter, meski gejalanya sudah menghilang. Berhenti minum obat meningkatkan risiko infeksi berulang akibat bakteri belum hilang sepenuhnya. Bukan hanya itu, hal ini juga bisa membuat bakteri semakin kebal terhadap obat antibiotik. 

Punya pertanyaan lain soal cefadroxil? Hubungi dokter melalui aplikasi Halodoc saja! Dokter yang ahli di bidangnya akan menjawab semua pertanyaan kamu. Download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Cefadroxil (Oral Route).
MIMS. Diakses pada 2022. Cefadroxil – Oral.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Cefadroxil.