• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Reaksi Alergi Berat, Ini Dosis dan Efek Samping Epinephrine
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Atasi Reaksi Alergi Berat, Ini Dosis dan Efek Samping Epinephrine

Atasi Reaksi Alergi Berat, Ini Dosis dan Efek Samping Epinephrine

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 Agustus 2022

“Epinephrine umumnya digunakan untuk mengatasi reaksi alergi berat yang mengancam nyawa. Namun, penting untuk mengetahui dosis aman, dan efek sampingnya secara mendalam di sini!”

Atasi Reaksi Alergi Berat, Ini Dosis dan Efek Samping EpinephrineAtasi Reaksi Alergi Berat, Ini Dosis dan Efek Samping Epinephrine

Halodoc, Jakarta – Epinephrine atau yang dikenal sebagai adrenalin merupakan obat golongan agonis alfa dan beta adrenergik. Obat ini umum digunakan dengan cara disuntikan (injeksi) untuk mengatasi reaksi alergi berat yang mengancam nyawa. Baik alergi yang disebabkan oleh gigitan atau sengatan serangga, makanan, obat-obatan, lateks, atau pemicu alergi lainnya. Meski begitu, epinephrine juga kerap digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi kesehatan lainnya. 

Untuk cara kerjanya, epinephrine bekerja dengan cara melemaskan otot-otot saluran pernapasan dan meningkatkan ketegangan pembuluh darah. Obat ini juga akan bekerja dengan cepat untuk memacu kinerja jantung, melegakan pernapasan, meredakan ruam, mengurangi pembengkakan, hingga meningkatkan tekanan darah. 

Nah, berikut informasi lengkap seputar epinephrine. Khususnya terkait dosis aman, dan efek samping dari penggunaan obat ini. Berikut ulasannya!

Dosis Aman Epinephrine 

Dosis obat ini akan berbeda untuk setiap orang, tergantung dari kondisi yang mendasarinya. Sebab, penggunaan epinephrine tak hanya bermanfaat untuk mengatasi reaksi alergi yang mengancam nyawa. Selain itu, waktu yang diperbolehkan antara dosis, dan lama waktu penggunaan obat ini juga akan tergantung pada masalah medis yang mendasari. Maka dari itu, pastikan untuk mengikuti arahan dokter atau petunjuk penggunaan pada label. 

Informasi berikut hanya mencakup dosis rata-rata obat ini. Jika dosis kamu berbeda, jangan mengubahnya kecuali dokter menyarankan untuk melakukannya. Berikut adalah contoh dari dosis aman penggunaan epinephrine berdasarkan kondisi yang mendasarinya: 

1. Injeksi untuk Mengatasi Reaksi Alergi Berat

  • Dewasa dan anak-anak dengan berat 30 kilogram (kg) atau lebih—0,3 miligram (mg) disuntikkan di bawah kulit atau ke dalam otot paha.
  • Anak-anak dengan berat 15 hingga 30 kg—0,15 mg disuntikkan di bawah kulit atau ke dalam otot paha.
  • Bagi anak-anak dengan berat 7,5 hingga 15 kg—0,1 mg disuntikkan di bawah kulit atau ke dalam otot paha.
  • Anak-anak dengan berat kurang dari 7,5 kg—Penggunaan dan dosis harus ditentukan oleh dokter terlebih dahulu.

2. Dosis Dewasa untuk Fibrilasi Ventrikel

Injeksi 0,1 mg/mL (1:10.000):

  • IV: 0,5 hingga 1 mg (5 hingga 10 mL) IV sekali; selama upaya resusitasi, 0,5 mg (5 mL) harus diberikan IV setiap 5 menit.
  • Intrakardiak: 0,3 hingga 0,5 mg (3 hingga 5 mL) melalui injeksi intrakardiak ke dalam bilik ventrikel kiri satu kali
  • Endotrakeal: 0,5 hingga 1 mg (5 mL hingga 10 mL) melalui pipa endotrakeal langsung ke percabangan bronkus sekali

Namun, yang perlu digaris bawahi adalah, injeksi secara intrakardiak hanya boleh dilakukan oleh petugas kesehatan yang terlatih pada teknik ini. Selain itu, injeksi intrakardiak juga hanya boleh dilakukan jika tidak ada cukup waktu untuk menentukan rute IV.

Efek Samping dari Obat Epinephrine 

Suntikan epinefrin dapat menyebabkan efek samping. Maka dari itu, saat mendapatkan perawatan medis setelah menyuntikan obat ini, segeralah beritahu dokter jika kamu mengalami efek samping seperti: 

  • Kulit kemerahan, bengkak, hangat, atau nyeri di tempat suntikan.
  • Sulit bernafas
  • Jantung berdebar, cepat, atau detak jantung tidak teratur. 
  • Merasakan pusing, mual atau muntah. 
  • Berkeringat
  • Merasakan kegugupan, kecemasan, atau kegelisahan. 
  • Tubuh terasa lemah. 
  • Kulit pucat. 
  • Sakit kepala. 
  • gemetar tak terkendali pada bagian tubuh tertentu. 

Itulah penjelasan mengenai epinephrine, terkait dosis aman, dan efek sampingnya. Penting untuk menggunakan obat tersebut sesuai dengan anjuran pakai atau resep dokter. Tujuannya agar manfaatnya dapat diperoleh secara maksimal, dan kamu dapat terhindari dari efek samping serius yang dapat terjadi.

Jika kamu masih memiliki pertanyaan seputar epinephrine, segeralah hubungi dokter. Nah, melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa tanya dokter terpercaya untuk mendapatkan informasi kesehatan yang kamu butuhkan. Tentunya melalui fitur chat/video call pada aplikasinya secara langsung. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi: 

Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Epinephrine (Injection Route). 
Drugs. Diakses pada 2022. Epinephrine Dosage. 
Medline Plus. Diakses pada 2022. Epinephrine Injection.