• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, 6 Faktor Ini Bisa Memicu Kutil Kelamin

Awas, 6 Faktor Ini Bisa Memicu Kutil Kelamin

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Kata siapa penyakit menular seksual (PMS) cuma berkaitan dengan HIV, sifilis, gonore, atau herpes genital saja? Dari banyaknya PMS, kutil kelamin adalah salah satu penyakit yang juga mesti kamu waspadai. Penyakit ini tak pandang bulu, bisa terjadi pada pria maupun wanita di berbagai usia. 

Pada wanita, penyakit ini bisa muncul di dalam dan luar alat kelamin. Sementara untuk kaum adam, kutil ini bisa timbul di penis atau area penis. Sebaiknya jangan menganggap remeh kutil kelamin, karena penyakit ini bisa menyebabkan rasa gatal, nyeri, bahkan rasa terbakar. Bikin resah, kan? 

Lantas, apa saja penyebab kutil kelamin? Faktor apa saja yang bisa memicu terjadinya kondisi ini? 

Baca juga: Kapan Waktu Paling Tepat untuk Vaksin HPV agar Mencegah Kutil Kelamin? 

Gegara Serangan Virus

Meski tak menyebabkan kematian, kutil kelamin ini bisa menyebabkan beban psikologis yang besar. Selain itu, bila tidak ditangani dengan tepat, penyakit ini juga bisa menyebabkan infeksi sampingan. Lalu, apa saja yang menyebabkan kondisi yang amat mengganggu ini? 

Ternyata, virus bernama Human papillomavirus (HPV) adalah biang keladinya. Virus ini bisa menular ketika seseorang melakukan kontak antar kulit, saat dirinya melakukan hubungan intim dengan orang yang telah terinfeksi. 

Hati-hati, Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology mengungkapkan, sekitar 90 persen kasus kutil kelamin berhubungan dengan infeksi HPV. Makanya, tak heran kalau kutil kelamin menjadi penyakit seks menular yang banyak terjadi. 

Nah, mudah tidaknya seseorang tertular kutil kelamin dipengaruhi pelbagai faktor. Misalnya:

  1. Berhubungan intim lebih dari satu pasangan tanpa pelindung (kondom).
  2. Aktif secara seksual dari remaja.
  3. Melakukan hubungan intim dengan orang lain yang tak jelas kehidupan seksualnya.
  4. Pernah memiliki riwayat infeksi seksual sebelumnya. 
  5. Penggunaan sex toys yang sudah terpapar HPV.
  6. Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti mengidap HIV, menjalani kemoterapi, atau transplantasi organ. 

Baca juga: Ibu Hamil Alami Kutil Kelamin, Waspada Tertular ke Janin

Ada satu hal yang bisa makin meresahkan. Beberapa kutil ini bisa tubuh secara berdekatan dan membentuk kelompok yang lebih besar. Meskipun bisa muncul di sekitar alat kelamin, ada kalanya kutil ini bisa tumbuh di dalam mulut, bahkan tenggorokan. Kok bisa? Caranya lewat aktivitas seks oral dengan seorang yang telah mengidap HPV. Namun, kasus ini umumnya jarang terjadi. 

Perdarahan sampai Sensasi Terbakar

Bagi kaum hawa rasanya perlu ekstra hati-hati dengan penyakit yang satu ini. Pasalnya, kutil kelamin yang muncul di liang vagina bisa menyebabkan perdarahan saat berhubungan seksual, bahkan komplikasi kehamilan dan persalinan. Lalu, apa saja tanda-tanda dari penyakit menular seksual ini? 

  • Perdarahan saat hubungan seksual.
  • Beberapa kutil berdekatan menyerupai bentuk kembang kol.
  • Bengkak kecil di daerah alat kelamin.
  • Rasa gatal atau tidak nyaman di daerah kemaluan. 
  • Muncul rasa nyeri atau sensasi terbakar di area kelamin. 

Jika kamu mengalami beberapa gejala yang menjadi tanda kutil kelamin, segera periksakan kesehatanmu ke rumah sakit terdekat. Sebelumnya, kamu bisa membuat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc.

Untuk wanita, kutil ini bisa tumbuh pada paha bagian atas, vulva, dinding vagina, saluran anus, leher rahim, hingga daerah antara alat kelamin eksternal dan anus.

Sedangkan pada pria bisa muncul di ujung atau batang penis, selangkangan, sekitar atau di dalam anus, paha bagian atas, dalam saluran kemih, dan testis. 

Baca juga: Begini Cara Obati Kutil Kelamin

Ingat, virus ini akan lebih mudah berada di area yang lembap dan mudah basah. Makanya, bagian kelamin menjadi tempat paling aman dan nyaman bagi virus tersebut. Apalagi jika seorang mempunyai kelenjar keringat yang banyak di bagian kelaminnya. 

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases and Conditions. Genital Warts. 
NHS Choices UK. Diakses pada 2020. Health A-Z. Genital Warts.
WebMD. Diakses pada 2020. What are Genital Warts?
Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology. Diakses pada 2020. Genital Warts.