Awas, 6 Faktor Ini Sebabkan Batu Ginjal

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Awas, 6 Faktor Ini Sebabkan Batu Ginjal

Halodoc, Jakarta – Kalau membicarakan gangguan kesehatan yang menyerang ginjal, rasanya penyakit batu ginjal pasti sering kamu dengar. Ketika masih berukuran kecil, batu ginjal jarang menimbulkan gejala. Tapi, gejala akan terasa ketika ukurannya semakin membesar.

Batu ginjal, disebut juga nefrolitiasis, adalah kondisi terbentuknya materi keras menyerupai batu di dalam ginjal. Batu ini terbentuk dari limbah dalam darah yang membentuk kristal dan menumpuk di ginjal. Seiring bertambahnya waktu, materi tersebut semakin keras hingga menyerupai bentuk batu.

Baca Juga: Awas, Ini 4 Gejala dari Batu Ginjal

Kenali Gejala Batu Ginjal

Batu ginjal dengan ukuran yang membesar dapat menyebabkan nyeri punggung, nyeri buang air kecil, berkurangnya volume urine saat buang air kecil, perubahan warna urine (menjadi merah muda, merah, atau cokelat), mual, muntah, gelisah, demam, dan menggigil.

Segera bicara pada dokter jika kamu mengalami beberapa gejala tersebut. Caranya mudah, kamu hanya perlu download aplikasi Halodoc. Tanpa penanganan yang tepat, batu ginjal berpotensi menimbulkan komplikasi yang lebih serius. Di antaranya adalah cedera pada ureter, perdarahan, hingga penyebaran infeksi ke seluruh tubuh melalui darah (bakteremia).

Baca Juga: Begini Metode untuk Mengobati Batu Ginjal

Waspada Penyebab dan Faktor Risiko Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk ketika kandungan zat pembentuk kristal lebih banyak dibanding cairan di dalam urine. Risiko terbentuknya batu ginjal lebih besar jika tubuh kekurangan zat yang bisa mencegah batu saling menempel. Kondisi lain yang memicu batu ginjal, antara lain:

  • Adanya riwayat keluarga dengan batu ginjal (faktor genetik).

  • Dehidrasi, akibat kurangnya asupan cairan di dalam tubuh.

  • Kelebihan berat badan (overweight atau obesitas) alias kondisi ketika massa indeks tubuh melebihi batas ideal.

  • Pola makan tertentu. Misalnya, pola makan yang berfokus pada asupan kaya protein, garam, atau gula saja. Asupan ini membuat ginjal bekerja lebih keras dalam menyaringnya, sehingga meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

  • Mengalami masalah pencernaan atau efek samping yang timbul pasca operasi organ pencernaan. Misalnya, gangguan diare kronis, penyakit peradangan usus, atau pasca operasi saluran pencernaan untuk menurunkan berat badan (gastric bypass).

  • Mengidap kondisi medis tertentu. Di antaranya adalah hiperparatiroidisme atau infeksi saluran kemih.

Ketahui Cara Mencegah Batu Ginjal

Batu ginjal bisa dicegah dengan cara mudah, yaitu menerapkan gaya hidup sehat. Apa saja?

  • Perbanyak minum air putih, setidaknya 8 gelas sehari atau disesuaikan dengan kebutuhan. Selain mencegah dehidrasi, konsumsi air putih yang cukup juga bisa mencegah produk limbah dari tumbuh terlalu pekat hingga rentan menumpuk dan membentuk batu di dalam ginjal. Kamu disarankan untuk lebih banyak minum air putih saat cuaca panas.

  • Membatasi asupan makanan tinggi kalsium. Sebaiknya kamu berbicara pada dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen kalsium.

  • Selain membatasi asupan makanan tinggi kalsium, kamu juga disarankan untuk mengurangi konsumsi daging, unggas, atau ikan untuk mencegah terbentuknya batu jenis asam urat di dalam tubuh.

Baca Juga: Awas, Batu Ginjal Bisa Sebabkan 7 Komplikasi Ini

Itulah faktor risiko yang bisa menyebabkan batu ginjal. Kalau kamu punya keluhan mirip gejala batu ginjal, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli agar mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat.