Awas, Dehidrasi Bisa Sebabkan Hipotensi Ortostatik

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Awas, Dehidrasi Bisa Sebabkan Hipotensi Ortostatik

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami pusing berputar saat berdiri tiba-tiba dari duduk atau berbaring? Dalam medis, kondisi ini disebut hipotensi ortostatik. Seperti namanya, hipotensi ortostatik adalah salah satu jenis kondisi tekanan darah rendah, yang terjadi saat seseorang berdiri dari duduk atau berbaring secara tiba-tiba.

Kondisi ini mungkin banyak dianggap sepele, karena umumnya gejala hanya berlangsung singkat. Bahkan kurang dari 1 menit. Namun, pada beberapa kasus, gejala pusing yang dialami bisa menyebabkan pengidapnya pingsan. Hipotensi ortostatik yang tak kunjung hilang juga dapat menandakan masalah yang lebih serius, lho.

Jadi, penting untuk membicarakan kondisi ini dengan dokter, terlebih jika kamu mengalami gejala seperti:

  • Pandangan kabur.
  • Kelemahan.
  • Pingsan (sinkop).
  • Kebingungan.
  • Mual.

Baca juga: Wanita Hamil Rentan Alami Hipotensi Ortostatik, Ini Alasannya

Disebabkan oleh Dehidrasi Ringan

Pada dasarnya, hipotensi ortostatik terjadi ketika sesuatu mengganggu proses alami tubuh dalam melawan tekanan darah rendah. Tentu banyak faktor atau kondisi yang bisa mengganggu proses ini. Salah satunya adalah dehidrasi ringan, atau kurangnya asupan cairan tubuh.

Dehidrasi ringan ini dapat dipicu oleh beragam hal. Mulai dari demam, muntah, tidak cukup minum, diare, hingga olahraga berat yang menyebabkan keluarnya keringat berlebih. Dehidrasi ringan menyebabkan volume darah menurun, sehingga memicu gejala hipotensi ortostatik, seperti kelemahan, pusing, dan kelelahan.

Selain dehidrasi, hipotensi ortostatik juga dapat disebabkan oleh:

1. Gangguan Jantung

Beberapa gangguan jantung yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yakni denyut jantung yang sangat rendah (bradikardia), masalah katup jantung, serangan jantung, dan gagal jantung. Kondisi ini mencegah tubuh merespons untuk memompa lebih banyak darah saat berdiri dengan cepat.

2. Masalah Endokrin

Kondisi tiroid, insufisiensi adrenal (penyakit addison) dan gula darah rendah (hipoglikemia) dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, seperti halnya diabetes yang dapat merusak saraf yang membantu mengirim sinyal untuk mengatur tekanan darah.

Baca juga: Perlu Tahu, Pemeriksaan untuk Diagnosis Hipotensi Ortostatik

3. Gangguan Sistem Saraf

Beberapa gangguan sistem saraf, seperti penyakit parkinson, atrofi sistem multipel, demensia tubuh Lewy, kegagalan otonom murni, dan amiloidosis, dapat mengganggu sistem pengaturan tekanan darah normal tubuh.

4. Baru Habis Makan

Beberapa orang mengalami tekanan darah rendah setelah makan (hipotensi postprandial). Kondisi ini lebih sering terjadi pada lansia.

Bagaimana Mengobatinya?

Pengobatan hipotensi ortostatik berfokus untuk mengembalikan tekanan darah kembali normal. Ini biasanya melibatkan peningkatan volume darah, mengurangi penggumpalan darah di kaki bagian bawah, dan membantu pembuluh darah mendorong darah ke seluruh tubuh. Pengobatan lainnya adalah mengatasi penyebab yang mendasarinya, seperti dehidrasi atau gagal jantung.

Untuk hipotensi ortostatik ringan, salah satu perawatan paling sederhana adalah duduk atau berbaring segera setelah merasa pusing saat berdiri. Ketika tekanan darah rendah disebabkan oleh obat-obatan, perawatan biasanya melibatkan mengubah dosis obat atau menghentikannya sama sekali.

Baca juga: Alami Hipotensi Ortostatik, Ini 6 Cara Menanganinya

Itulah sedikit penjelasan tentang hipotensi ortostatik yang ternyata bisa disebabkan oleh dehidrasi dan beberapa kondisi lainnya. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!