Awas Gejala Sakit pada Anak Ini Jangan Diabaikan (Bagian 2)

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Awas Gejala Sakit pada Anak Ini Jangan Diabaikan (Bagian 2)

Halodoc, Jakarta -  Menjadi orangtua memiliki tantangan tersendiri. Banyak ilmu yang perlu diketahui agar anak mendapatkan perawatan yang baik dari sisi kesehatan fisik maupun mental. Ada banyak tanda yang dialami ketika anak mengalami gangguan kesehatan. Gejala yang muncul pun terkadang serupa.

Baca juga: Harus Tahu, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil

Apa pun gejala penyakit yang dialami anak, jangan sepelekan setiap tanda yang muncul pada kesehatan anak. Tidak ada salahnya untuk segera berikan pertolongan pertama agar kondisi kesehatan anak tidak semakin memburuk dan dapat dilakukan pengobatan yang sesuai dengan kondisi anak. Dengan begitu, peluang anak untuk pulih menjadi lebih besar.

1. Diare

Perhatikan kondisi kesehatan anak ketika anak mengalami diare. Diare merupakan kondisi ketika frekuensi buang air besar pada anak meningkat. Diare yang tidak ditangani dengan baik nyatanya dapat sebabkan anak mengalami dehidrasi. Anak-anak lebih rentan alami dehidrasi, sehingga jika diare berlangsung dalam waktu yang cukup lama, anak-anak akan lebih rentan dehidrasi berat yang dapat menyebabkan anak alami penurunan kesadaran, kerusakan otak bahkan kematian.

2. Nyeri Saat Buang Air Kecil

Umumnya, kondisi ini dialami oleh anak-anak perempuan. Jangan sepelekan anak perempuan yang mengeluhkan rasa nyeri ketika buang air kecil. Kondisi ini bisa disebabkan karena infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih nyatanya lebih sering terjadi pada anak perempuan karena posisi anatomis antara dubur dan vagina yang berdekatan sehingga transmisi bakteri lebih mudah terjadi. Selain itu, gejala yang dapat terjadi lainnya adalah penurunan buang air kecil.

Baca juga: 4 Cara Membiasakan Gaya Hidup Sehat pada Anak

3. Sakit Perut secara Tiba-Tiba

Sebaiknya jangan sepelekan sakit perut yang terjadi secara tiba-tiba, khususnya sakit perut yang terjadi pada bagian bawah perut sebelah kanan. Rasa sakit perut yang muncul pada bagian kanan bawah bisa menjadi tanda atau indikasi adanya gangguan pada bagian usus buntu. Tidak ada salahnya untuk segera periksakan kondisi anak pada rumah sakit terdekat agar kondisi ini dapat diatasi dan diketahui penyebabnya.

4. Sakit Kepala yang Disertai Muntah

Jangan sepelekan kondisi anak yang mengalami sakit kepala yang disertai muntah. Bisa jadi ini menjadi tanda dari penyakit migrain yang dialami oleh anak. Perbanyak waktu istirahat anak agar kesehatan anak segera pulih. Sakit kepala yang disertai dengan muntah dapat menjadi tanda beberapa penyakit yang serius.

Jika ibu bingung mencari penanganan yang tepat namun tidak sempat keluar rumah, coba langsung bertanya pada dokter ahli tentang kondisi anak. Tanya dokter ahli sekarang bisa lewat aplikasi Halodoc, sehingga ibu bisa mengaksesnya kapan saja dan di mana saja. 

5. Penurunan Frekuensi Buang Air Kecil

Tidak hanya fisik, sebaiknya perhatikan kebiasaan buang air kecil pada anak. Penurunan frekuensi buang air kecil pada anak menandakan kondisi dehidrasi yang dialami. Apalagi jika kondisi ini disertai dengan bagian bibir dan kulit yang menjadi lebih kering. Dehidrasi yang dialami tentu akan membahayakan kesehatan anak. Sebaiknya ibu penuhi kebutuhan cairan anak dengan banyak memberikan air putih atau buah yang memiliki kandungan air cukup tinggi.

Baca juga: Ajari Anak Kebiasaan Kecil Ini agar Lebih Sehat 

Jangan tunda periksakan kesehatan anak jika anak mengeluhkan kondisi yang tidak nyaman pada tubuhnya. Pemeriksaan yang dilakukan menentukan penyebab keluhan yang dirasakan anak. Mengetahui penyebab akan lebih mudah mengatasi gangguan kesehatan yang dialami anak.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2019. 12 Kids Symptoms You Should Never Ignore
Today. Diakses pada 2019. 14 Dangerous Kids Health Symptoms You Should Never Ignore