• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas Gejala Sakit pada Anak Ini Jangan Diabaikan (Bagian 1)

Awas Gejala Sakit pada Anak Ini Jangan Diabaikan (Bagian 1)

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Memberikan asupan nutrisi dan gizi yang cukup untuk anak nyatanya sangat penting untuk menghindari anak dari berbagai gangguan penyakit. Munculnya sebuah penyakit pada tubuh anak terkadang akan menimbulkan gejala atau tanda yang berbeda. Tidak hanya karena perbedaan jenis gangguan kesehatan, sistem imun tubuh anak yang berbeda juga dapat membuat gejala yang muncul akan berbeda.

Baca juga: 3 Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Si Kecil

Tidak ada salahnya bagi ibu untuk lebih memerhatikan kondisi anak dan mengetahui lebih banyak mengenai beberapa gejala penyakit atau tanda gangguan kesehatan pada anak yang sebaiknya jangan diabaikan. Segera lakukan pertolongan pertama ketika anak mengalami beberapa gejala sakit ini agar kondisi tidak semakin memburuk.

1. Demam Tinggi

Memiliki anak dengan suhu tubuh yang meningkat dapat membuat orangtua khawatir. Namun sebaiknya ibu jangan panik dulu, ibu bisa lakukan pemeriksaan terhadap suhu tubuh anak untuk memastikan kondisi demam atau tidak. Ketika bayi memiliki usia dibawah 3 bulan dan memiliki suhu tubuh mencapai 37,8 derajat celcius, sebaiknya ibu jangan abaikan kondisi ini. Namun, pada anak diatas 5 tahun suhu normal berada di antara 36,5 -37,5 derajat celcius. 38 derajat celcius masuk dalam kategori demam. Sebaiknya segera periksakan kondisi anak karena ada berbagai penyebab yang membuat anak mengalami demam, seperti adanya infeksi pada tubuh.

2. Demam yang Berlangsung Lama

Ketika suhu tubuh anak di atas 37,5 derajat Celcius pada pengukuran axilla atau 38 derajat Celcius pada pengukuran rektal, dapat dikatakan anak mengalami demam. Sebaiknya, penuhi kebutuhan istirahat anak dengan cukup. Tidak ada salahnya ibu lakukan pengobatan sederhana di rumah untuk membuat demam yang dialami anak berangsur menurun.

Namun, sebaiknya jangan abaikan jika demam yang dialami anak berlangsung lebih dari 3 hari. Segera lakukan pemeriksaan lab di rumah sakit pilihan untuk mengetahui diagnosis yang tepat dan penanganan terbaik untuk anak. 

Baca juga: 5 Trik Menjaga Kesehatan Anak Saat Perubahan Cuaca

3. Ruam Kemerahan Berbentuk Bulat

Ibu, sebaiknya jangan abaikan ruam kemerahan yang muncul pada tubuh anak. Apalagi jika ruam kemerahan berupa titik-titik kecil yang tidak hilang ketika ditekan. Tidak hanya ruam kemerahan, memar yang muncul pada tubuh anak juga dapat menandakan adanya kelainan darah. Ada beberapa kondisi lainnya yang menyebabkan anak mengalami ruam kemerahan, seperti munculnya alergi terhadap sesuatu. Sebaiknya segera periksakan kesehatan anak ke rumah sakit terdekat ketika anak mengalami kondisi ruam kemerahan yang disertai dengan gejala lain seperti kesulitan bernapas atau gelisah.

4. Tahi Lalat yang Tidak Biasa

Tanda lahir yang dimiliki anak umumnya sangat wajar, namun sebaiknya ibu perhatikan jika tiba-tiba muncul tahi lalat yang baru pada tubuh anak atau tahi lalat yang memiliki kondisi berbeda dari biasanya. Tidak ada salahnya untuk rutin memeriksa kondisi tahi lalat yang dimiliki anak.

Peringatkan anak untuk selalu memberikan informasi mengenai kondisi tahi lalat yang dirasakan, misalnya terasa gatal atau nyeri. Sebaiknya ibu juga perhatikan jika kondisi tahi lalat anak memiliki tepi yang tidak rata, berubah warna dan memiliki ukuran yang bertumbuh besar. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda kanker kulit.

Baca juga: Harus Tahu, Ini 5 Tips Menjaga Kesehatan Si Kecil

Tidak ada salahnya untuk berikan anak asupan nutrisi dan gizi agar kesehatan anak terjaga dengan baik. Daya tahan tubuh anak juga akan lebih optimal dengan kebiasaan makan sehat yang dijalankan anak.

Referensi:
Parents. Diakses pada 2019. 12 Kids Symtomps You Should Never Ignore
Today. Diakses pada 2019. 14 Dangerous Kids Health Symptomps You Should Never Ignore