• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Awas, Makanan Panas Ini Sebaiknya Dihindari Jelang Ramadan

Awas, Makanan Panas Ini Sebaiknya Dihindari Jelang Ramadan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Bulan Ramadan sebentar lagi tiba dan semua umat Muslim akan menjalani ibadah puasa. Agar kamu bisa menjalani ibadah puasa dengan lancar, kamu dianjurkan untuk menjaga kesehatan dengan memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Sebaiknya hindari mengonsumsi makanan panas menjelang Ramadan, karena dapat membuat pencernaan kamu terganggu. Yuk, cari tahu lebih lanjut di bawah ini.

Menjelang bulan Ramadan, selain mempersiapkan hati, menjaga kondisi tubuh tetap dalam kondisi prima juga tidak kalah penting. Salah satu caranya adalah dengan memilih makanan yang tepat. Tidak semua makanan baik untuk dikonsumsi dan dapat memberikan nutrisi yang kamu butuhkan. 

Beberapa jenis makanan malah dapat membuat kamu jatuh sakit. Contohnya, makanan panas. Tidak hanya membuat lidah melepuh, makanan yang diolah dalam suhu tinggi juga dapat mengiritasi lambung dan meningkatkan produksi asam HCL. Akibatnya, perut akan terasa kembung dan begah.

Nah, enggak mau kan puasa kamu jadi terganggu akibat masalah pencernaan? Karena itu, hindari makanan pedas berikut ini sebelum puasa:

1. Gorengan

Salah satu makanan favorit banyak orang Indonesia adalah gorengan. Bukan hanya camilan, seperti bakwan, tahu isi, atau tempe mendoan, lauk pauk pun akan terasa lebih nikmat bila digoreng. Namun tahukah kamu, makanan yang berminyak dan digoreng mengandung kadar lemak yang tinggi yang akan disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak lho. Bila sering mengonsumsinya, bukan tidak mungkin kamu bisa mengalami kenaikan berat badan.

Selain itu, makanan berlemak seperti gorengan juga bisa memicu meningkatnya asam lambung. Kondisi ini dapat mengakibatkn mual dan muntah yang dapat mengganggu ibadah puasa. Jadi, sebaiknya batasi atau hindari sama sekali gorengan menjelang Ramadan ini ya, khususnya bagi kamu yang sudah memiliki penyakit maag.

Baca juga: 4 Bahaya Makan Gorengan untuk Saat Berbuka

2. Makanan Pedas

Orang Indonesia juga tidak bisa dipisahkan dari makanan pedas. Jenis makanan apapun rasanya belum nikmat jika belum ditambahkan cabai atau sambal. Namun, kamu sebaiknya mulai mengurangi atau menghindari makanan pedas menjelang bulan Ramadan ini. 

Hal ini karena makanan pedas bisa membuat perut kamu menjadi tidak nyaman. Senyawa capsaicin yang ditemukan dalam cabai dapat mengaktifkan pelepasan zat P, senyawa yang mentransmisikan rasa sakit dan sensasi terbakar. Enggak heran bila terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dapat mengakibatkan berbagai masalah perut, seperti sakit perut dan diare.

Selain itu, makanan pedas juga dapat memperburuk penyakit maag. Jadi, hindari memakan makanan pedas saat perut dalam kondisi kosong, apalagi bagi kamu yang memiliki penyakit maag.

3. Junk Food

Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, junk food termasuk ke dalam daftar makanan tidak sehat, karena mengandung kalori yang tinggi, tetapi rendah akan nutrisi. Padahal, kamu perlu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhmu setiap hari, khususnya menjelang Ramadan, agar kamu bisa menjalani puasa dengan baik. 

Selain itu, makanan yang cepat dan praktis ini juga biasanya mengandung kadar gula atau garam yang sangat tinggi. Itulah mengapa sering mengonsumsi junk food bisa meningkatkan risiko kamu mengalami obesitas dan diabetes tipe 2.

Baca juga: Wajib Tahu! 5 Bahaya Makanan Junk Food yang Hakiki

4. Makanan Bersantan

Makanan panas lainnya yang juga perlu kamu hindari menjelang Ramadan adalah makanan bersantan. Sering mengonsumsi makanan bersantan, seperti opor, gulai ayam, sayur lodeh dan lain-lain, sering dikaitkan dengan meningkatnya kadar kolesterol dalam tubuh. Tidak hanya bisa membuat kamu mengalami gejala yang tidak nyaman, seperti nyeri di bagian tengkuk, nyeri di dada dan mudah lelah; kolesterol tinggi juga bisa meningkatkan risiko kamu mengalami penyakit jantung dan stroke.

Baca juga: Bahaya di Balik Menu Buka Puasa Bersantan

Nah, itulah beberapa makanan panas yang sebaiknya kamu hindari menjelang Ramadan. Jangan lupa juga untuk download aplikasi Halodoc di App Store dan Google Play yang bisa menjadi teman penolong untuk membantu menjaga kesehatan kamu selama bulan puasa. Bila kamu sakit dan butuh saran kesehatan dokter, bisa langsung menghubungi dokter melalui Video/Voice call dan Chat kapan dan di mana saja.

Referensi:
Lifestyle. Diakses pada 2020. The best foods to eat and avoid during iftar and suhoor.
NDTV Food. Diakses pada 2020. What Happens To Your Stomach When You Eat Over-Spicy Food.
The Washington Post. Diakses pada 2020. This is your body on fast food.