Awas, Penyakit Ini yang Hanya Dialami Ibu Hamil

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
diabetes gestasional, penyebab diabetes gestasional, dampak diabetes gestasional

Halodoc, Jakarta - Menurut data dari International Diabetes Federation (IDF), diperkirakan terdapat 382 juta orang yang mengidap diabetes pada 2013. Yang bikin resah, jumlahnya akan terus meningkat hingga 592 juta orang di tahun 2035. Nah, diabetes sendiri sebenarnya tak hanya digolongkan menjadi dua tipe, yaitu diabetes 1 dan 2.

Namun, ada juga diabetes gestasional yang sering menimbulkan masalah kesehatan bagi ibu hamil. Diabetes gestasional merupakan hiperglikemia (kadar gula yang tinggi dalam darah) yang didapat saat kehamilan.

Alasannya, selama masa kehamilan, wanita akan mengalami perubahan hormon yang bisa memengaruhi gula darah dalam tubuhnya. Itu sebabnya wanita perlu cermat dalam mengonsumsi makanan. Jika tidak, maka bisa memicu timbulnya diabetes gestasional. Lalu, apa sih dampak dan penyebab diabetes gestasional?

Baca juga: 4 Risiko Diabetes pada Wanita Hamil

Efeknya Bukan Hanya pada Ibu

Kata ahli, diabetes tipe ini biasanya mulai timbul setelah janin berusia 28 minggu atau pada trimester ketiga. Ketika mengandung, ibu akan mengalami peningkatan hormon seperti estrogen, laktogen plasenta, dan progesteron. Nah, peningkatan hormon ini bisa membuat insulin enggak bekerja dengan baik. Alhasil, gula darah dalam tubuh pun akan meningkat.

Yang perlu diketahui, dampak diabetes gestasional tak hanya memengaruhi kesehatan ibu saja. Pasalnya, gula darah yang tinggi ini akan diambil oleh janin dan disimpan sebagai lemak di dalam tubuhnya. Hal inilah yang nantinya membuat janin jadi tumbuh lebih besar di atas rata-rata.  

Sayangnya, dampak diabetes gestasional hanya “terkenal” karena efek yang ditimbulkan bagi ibu. Padahal, faktanya kondisi ini juga turut memengaruhi kesehatan janin. Menurut ahli dari Imperdial College of London, bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes gestasional cenderung memiliki lebih banyak lemak tubuh. Bahkan, kondisi ini bisa mulai dialami bayi tersebut dua bulan setelah lahir.

Baca juga: 5 Tips Untuk Ibu Hamil yang Terkena Diabetes

Enggak cuma itu, kata ahli, bayi yang lahir dari ibu dengan diabetes gestasional juga berisiko mengalami diabetes saat dewasa. Di samping itu, dampak diabetes gestasional pada bayi juga bisa dilihat dalam jurnal Diabetes Care. Kata ahli, kondisi ini bisa mengakibatkan adanya perubahan metabolisme bayi saat dalam kandungan.

Pendek kata, diabetes gestasional dapat memengaruhi kondisi janin atau bayi, bahkan pada tahap yang sangat awal.

Awasi Penyebabnya

Menurut data global, diabetes merupakan penyebab utama kematian nomor sembilan pada wanita. Setidaknya 2,1 juta wanita meninggal karena diabetes tiap tahunnya. Data juga menyebutkan 1 di antara 7 kelahiran dipengaruhi oleh diabetes gestasional yang berdampak negatif terhadap ibu dan janin. Lalu, apa sih penyebab diabetes gestasional?

1. Kerja Insulin tidak Baik

Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan akan memengaruhi peningkatan kadar gula darah. Kata ahli hal ini sebenarnya wajar, sebab kelebihan gula itu akan dihantarkan pada bayi untuk perkembangannya.

Pada dasarnya, ketika gula darah meningkat seharusnya diikuti dengan produksi insulin agar glukosa yang masuk ke dalam janin tak berlebih. Sayangnya, pada sebagian wanita insulin ini tak diproduksi dengan baik.

Baca juga: Waspadai 9 Gejala Diabetes yang Menyerang Tubuh

2. Riwayat Diabetes Gestasional

Kata ahli, risiko ibu mengalami diabetes gestasional akan makin meningkat bila kehamilan sebelumnya ibu mengalami hal serupa. Nah, bagi kamu yang pernah mengalaminya, sebaiknya untuk lebih berhati-hati pada kehamilan berikutnya.

3. Bayi Sebelumnya Mengalami Makrosomia

Makrosomia sendiri merupakan kondisi bayi lahir dengan berat 4,5 kilogram atau lebih. Oleh sebab itu, jika Si Kecil beratnya 4,5 kilogram atau lebih, sebaiknya kamu lebih memperhatikan perkembangan janin dan apa yang dikonsumsi selama kehamilan.

4. Indeks Massa Tubuh

Jika indeks massa tubuh lebih dari 30 selama masa kehamilan, artinya dirimu masuk dalam kategori obesitas. Nah, di kondisi ini tubuh akan cenderung berisiko mengalami diabetes gestasional.

Punya keluhan selama masa kehamilan seperti diabetes gestasional? Ibu bisa berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran dan penanganan yang tepat. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!