Bagaimana Cara Diagnosis Clubfoot?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Bagaimana Cara Diagnosis Clubfoot?

Halodoc, Jakarta - Tentunya setiap orangtua menginginkan bayinya lahir dengan sehat. Meski begitu, beberapa gangguan kesehatan bisa menyerang bayi yang baru dilahirkan. Salah satu kelainan bawaan yang dapat terjadi pada kaki bayi yang baru lahir adalah clubfoot.

Clubfoot dapat menyebabkan kaki bayi terlihat bengkok. Gangguan ini sebenarnya dapat dideteksi ketika Si Kecil masih dalam kandungan. Walau begitu, kondisi ini mungkin saja tidak terlihat hingga bayi terlahir ke dunia. Untuk mengetahui hal tersebut pun, pemeriksaan harus dilakukan untuk mendiagnosisnya.

Baca juga: Apa yang Menyebabkan Bayi Terkena Clubfoot?

Cara untuk Diagnosis Clubfoot

Clubfoot adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan tendon, ligamen, dan tulang pada kaki bayi berkembang dengan tidak normal. Hal ini dapat mengakibatkan kaki bayi berputar ke dalam dan ke bawah. Gangguan ini dapat terjadi pada satu atau kedua kaki bayi yang baru lahir.

Clubfoot yang terjadi pada Si Kecil bisa disebabkan oleh tendon yang menghubungkan otot-otot pada kakinya dengan tumit terlalu pendek. Keadaan ini bisa membuat tendon menjadi kencang, sehingga kaki berputar keluar dari bentuknya.

Pada kebanyakan kasus, penyebab terjadinya clubfoot pada bayi masih belum diketahui. Meski begitu, disebutkan bahwa faktor genetika dapat berperan dalam perkembangannya. Selain itu, kelainan ini juga dapat terjadi akibat penyalahgunaan narkoba atau alkohol selama masa kehamilan.

Gangguan kaki ini umumnya terdeteksi ketika dilakukan pemeriksaan USG prenatal. Pemeriksaan ini menggunakan teknik gelombang suara dengan frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambar bayi di dalam rahim. Kelainan bawaan lahir ini juga dapat didiagnosis ketika bayi lahir.

Ibu bisa melakukan pemeriksaan kehamilan atau masalah kesehatan lainnya dengan menggunakan Halodoc. Tanpa perlu repot, ibu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan. Dengan Halodoc, ibu juga bisa lho membeli obat. Tanpa antre, pesanan akan diantar dalam waktu satu jam. Tunggu apa lagi? Ayo, download aplikasinya sekarang juga!

Diagnosis Awal

Clubfoot umumnya berkembang selama trimester pertama kehamilan. Walau begitu, tanda-tanda kondisi ini mungkin tidak terlihat dalam gambar ultrasonik. Meskipun pengobatan untuk kondisi ini tidak dapat dimulai sebelum bayi lahir, diagnosis dini terhadap clubfoot memungkinkan orangtua untuk siap dengan keadaan bayi. 

Jika diagnosis tidak dilakukan sebelum lahir, gangguan pada kaki ini biasanya terlihat pada bayi baru lahir. Dokter dapat mengonfirmasi diagnosis dalam pemeriksaan fisik segera setelah lahir. Pengobatan harus dimulai sedini mungkin setelah diagnosis dilakukan. Waktu yang paling ideal adalah dalam tiga minggu pertama kehidupan.

Baca juga: Inilah 4 Cacat Lahir yang Bisa Terjadi pada Si Kecil

Pemeriksaan Fisik untuk Mendeteksi Clubfoot

Dokter anak akan menilai bentuk dan posisi kaki bayi selama pemeriksaan fisik segera setelah bayi dilahirkan. Selama pemeriksaan, dokter menggunakan tangannya untuk menggerakkan setiap kaki ke depan dan ke belakang. Ini memungkinkan dokter anak untuk merasakan posisi tulang dan menguji ketatnya jaringan ikat, yang berfungsi untuk melekatkan otot ke tulang.

Tendon dan ligamen adalah jaringan ikat yang merentang sepanjang kaki. Jika tendon terlalu pendek, otot atau tulang dapat tertarik ke posisi abnormal. Bayi baru lahir memiliki tendon yang sangat fleksibel yang secara bertahap dapat diregangkan dan diposisikan ulang. Maka dari itu, diagnosis dini sangat penting untuk mengatasi clubfoot.

Jika gangguan ini tidak diobati, pertumbuhan tulang anak akan terganggu. Maka dari itu, sebaiknya tidak menganggap remeh kondisi ini. Pasalnya, kondisi ini dapat membuat Si Kecil mengalami kesulitan berjalan, dan bahkan pada kondisi yang lebih parah bisa membuat Si Kecil tidak bisa berjalan sama sekali. 

Baca juga: Ketahui Pencegahan Perikarditis Sejak Dini

Referensi:
Family Doctor (Diakses pada 2019): Clubfoot
NYU Langone Health (Diakses pada 2019): Diagnosing Clubfoot in Children