• Home
  • /
  • Bagaimana Cara Efektif Deteksi Hamil Anak Laki-Laki?

Bagaimana Cara Efektif Deteksi Hamil Anak Laki-Laki?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Bagaimana Cara Efektif Deteksi Hamil Anak Laki-Laki?

Halodoc, Jakarta - Banyak pasangan yang telah menikah mengharapkan kehadiran momongan. Keduanya berusaha keras agar kehamilan dapat terjadi dengan segera. Terkadang, beberapa pasangan menginginkan anak dengan jenis kelamin tertentu, karena dirasa cocok dengan calon orangtuanya. Salah satunya adalah bayi laki-laki yang banyak diinginkan oleh calon orangtua.

Saat kehamilan terjadi, banyak ibu yang menerka-nerka jenis kelamin anak yang berada di dalam kandungan. Tahukah ibu jika terdapat beberapa cara yang efektif untuk mendeteksi kehamilan jika yang dikandung adalah anak laki-laki? Cara ini dapat dilakukan tanpa adanya bantuan alat medis. Berikut pembahasan lengkapnya!

Baca juga: 5 Cara Mengetahui Janin Sehat Sejak dalam Kandungan

Cara Deteksi Hamil Anak Laki-Laki

Memang, harapan terkait jenis kelamin tertentu pada anak yang dikandung oleh ibu hamil dilakukan oleh beberapa pasangan. Hal yang pasti adalah jenis kelamin bayi diatur segera setelah sperma bertemu dengan sel telur. Momen ini terjadi ketika bayi mendapatkan 23 kromosom masing-masing dari orangtuanya. Selain jenis kelamin, warna mata, warna rambut hingga kecerdasan juga ditentukan.

Alat kelamin pada bayi baru mulai berkembang sekitar minggu ke-11 dari kehamilan. Walau begitu, ibu biasanya tidak dapat mengetahui alat kelaminnya selama beberapa minggu ke depan meski menggunakan alat bantu medis. Namun, ada alternatif lainnya yang dapat diketahui sebagai cara yang efektif untuk deteksi apabila kehamilan tersebut mengandung anak laki-laki. Berikut beberapa caranya:

  1. Bentuk Perut

Salah satu cara yang kerap dilakukan untuk deteksi hamil anak laki-laki adalah menilai bentuk perut. Dipercaya jika seorang ibu yang mengandung dengan posisi perut mancung ke depan, maka kandungannya adalah anak laki-laki. Namun, jika perut dirasa lebih melebar, maka janin di dalamnya adalah perempuan. Selain itu, apabila benjolan perut lebih bundar diperkirakan jika anaknya laki-laki.

  1. Makanan yang Dikonsumsi

Hal lainnya yang dapat dilihat untuk mendeteksi kehamilan apakah anak laki-laki atau perempuan adalah makanan yang disukai saat masih hamil. Beberapa ibu menginginkan makanan yang gurih dibandingkan manis dapat menjadi pertanda jika anak yang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Beberapa makanan tersebut seperti ayam goreng, steak, dan makanan berat serta gurih lainnya.

  1. Alami Morning Sickness

Beberapa ibu hamil dapat mengalami morning sickness yang parah pada trimester pertama. Jika hal tersebut terjadi, kemungkinan jenis kelamin anak yang dikandung adalah perempuan. Untuk deteksi hamil anak laki-laki, biasanya morning sickness yang terjadi terbilang jarang. Meski begitu, hal ini belum dapat dipastikan keabsahannya.

Baca juga: Kapankah Tanda-Tanda Kehamilan Mulai Muncul?

Ibu juga dapat bertanya pada dokter kandungan dari Halodoc terkait beberapa cara yang efektif untuk mendeteksi apakah kehamilan yang terjadi mengandung anak laki-laki atau perempuan. Caranya mudah sekali, ibu hanya perlu download aplikasi Halodoc di smartphone yang digunakan sehari-hari!

Namun, beberapa sumber mengatakan jika semua hal di atas hanyalah sekadar mitos. Ibu harus menahan harapan hingga dapat ditentukan melalui beberapa alat medis. Maka dari itu, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan saat hamil yang sekaligus mendeteksi jenis kelamin pada bayi. Berikut beberapa cara untuk deteksi hamil anak laki-laki yang efektif:

  1. Tes Darah DNA

Salah satu yang dapat dilakukan untuk deteksi hamil anak laki-laki adalah dengan melakukan tes darah untuk melihat DNA yang terkandung. Cara ini dapat dilakukan ketika usia kehamilan memasuki sembilan minggu. Metode ini dilakukan karena pada tubuh ibu hamil terkandung DNA bayi tersebut. Namun, metode ini utamanya untuk mengetahui sindrom Down dan kondisi bawaan genetik lainnya.

  1. Ultrasonografi

Hal lainnya yang kerap dilakukan untuk mendeteksi hamil apakah jenis kelamin anak laki-laki atau perempuan adalah dengan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Cara ini umumnya dilakukan ketika usia kehamilan 18 hingga 20 minggu. Alat ini akan menampilkan gambar bayi dan melihat alat kelaminnya. Walau begitu, beberapa kondisi dapat menyulitkan penentuan jenis kelaminnya.

Baca juga: Bisakah Jenis Kelamin Janin Diketahui Tanpa USG?

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendeteksi kehamilan apakah jenis kelamin bayi tersebut laki-laki atau perempuan. Dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat medis, hasil yang keluar juga lebih pasti dibandingkan melihat kebiasaan yang dilakukan saat hamil.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Myths vs. Facts: Signs You're Having a Baby Boy.
Today. Diakses pada 2020. 19 ways to tell (or guess!) if you're having a boy or girl.