• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Melindungi Anak dari Demam Berdarah?

Bagaimana Cara Melindungi Anak dari Demam Berdarah?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Tidak ada salahnya untuk memberikan anak krim anti nyamuk atau pakaian yang tertutup saat ibu dan anak melakukan kegiatan di luar rumah. Nyatanya, gigitan nyamuk pada Si Kecil dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, salah satunya adalah demam berdarah.

Baca juga: Kenali Gejala Awal Demam Berdarah pada Anak

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya virus dengue. Nah, virus dengue dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk. Untuk itu, sangat penting bagi orang tua mengetahui lebih banyak mengenai penyakit demam berdarah agar kondisi ini dapat dicegah!

Gejala Demam Berdarah pada Anak

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang cukup berbahaya. Bukan hanya pada orang dewasa, demam berdarah juga bisa dialami oleh anak-anak. Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue. Virus ini dapat masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk. Ada dua jenis nyamuk yang dapat menyebarkan virus dengue, yaitu Aedes aegypti dan Aedes albopictus.

Proses penularan terjadi ketika nyamuk tersebut menggigit pengidap demam berdarah. Jika nyamuk menggigit orang lain yang sehat, maka penularan dapat terjadi. Hal yang perlu diperhatikan adalah demam berdarah tidak menular antar manusia tanpa perantara gigitan nyamuk.

Demam berdarah yang tidak diatasi dapat bertambah buruk, sehingga membahayakan untuk kesehatan anak. Untuk itu, sebaiknya kenali gejala awal dari demam berdarah agar anak segera mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Anak Terserang Demam Berdarah, Ibu Harus Apa?

Awalnya, gejala demam berdarah akan dirasakan cukup ringan oleh anak-anak. Anak akan mengalami demam, nyeri pada bagian sendi atau belakang mata, sakit kepala, hingga muncul ruam pada beberapa bagian tubuh.

Segera kunjungi rumah sakit terdekat ketika anak mulai mengalami perdarahan ringan, nyeri perut, muncul darah bersama dengan urine atau feses, kesulitan bernapas, hingga kelelahan terus-menerus. 

Perawatan yang tepat akan membuat kondisi kesehatan anak kembali optimal. Hal yang perlu dilakukan saat merawat anak dengan kondisi demam berdarah adalah memperbanyak asupan cairan dan memberikan makanan sehat, agar kebutuhan nutrisi serta gizi terpenuhi. Dengan begitu, imun tubuh anak dapat meningkat. 

Berikan anak obat penurun demam atau penghilang nyeri yang telah diresepkan oleh dokter. Tapi tak perlu repot, kini ibu bisa gunakan layanan beli obat melalui Halodoc. Melalui layanan ini, ibu bisa menunggu obat diantar dari apotek terdekat ke rumah dalam waktu 60 menit. Mudahkan? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Inilah Pencegahan Demam Berdarah pada Anak

Hingga saat ini pun belum ada vaksin yang bisa dilakukan untuk pencegahan penyakit demam berdarah. Namun, bagi para ibu, sebaiknya ketahui beberapa cara terbaik yang bisa dilakukan untuk pencegahan demam berdarah pada anak. Berikut ini cara yang bisa dilakukan:

  1. Bersihkan halaman rumah dengan teratur apalagi memasuki musim hujan. Banyaknya genangan air membuat nyamuk penyebab demam berdarah lebih mudah untuk berkembang biak. Saat rumah rapi dan bersih, tentunya hal ini membuat nyamuk berkurang.
  2. Bersihkan penampung air secara rutin untuk menghindari perkembangbiakan nyamuk pembawa virus dengue.
  3. Kebersihan di dalam rumah juga perlu diperhatikan untuk menghindari meningkatnya jumlah nyamuk di dalam rumah.
  4. Saat akan berkegiatan di luar ruangan dengan anak-anak, sebaiknya gunakan pakaian yang tertutup dan krim anti nyamuk agar terhindar dari gigitan nyamuk.
  5. Gunakan net atau jaring nyamuk pada jendela rumah untuk menghindari nyamuk masuk ke dalam rumah.
  6. Batasi waktu anak-anak bermain atau berkegiatan di luar rumah saat musim hujan. Pada musim ini, biasanya nyamuk akan berkembang biak lebih banyak.

Baca juga: Dehidrasi Bikin Gejala Demam Berdarah pada Anak Makin Parah?

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi anak dari demam berdarah. Nyamuk Aedes aegypti nyatanya lebih sering menggigit pada siang maupun malam hari. Untuk menghindari kegiatan di luar rumah, ibu bisa siapkan berbagai permainan menyenangkan dalam rumah agar anak tetap aktif bermain.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2021. Dengue Fever.
Firstcry Parenting. Diakses pada 2021. Dengue in Children - Signs, Diagnosis, and Treatments.
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2021. Protect Yourself and Others.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Dengue Fever.