• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Memotong Kuku yang Benar?

Bagaimana Cara Memotong Kuku yang Benar?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bagaimana Cara Memotong Kuku yang Benar?

Halodoc, Jakarta – Merawat kuku adalah bagian dari perawatan diri yang sederhana tapi penting untuk dilakukan. Kuku yang pendek dan terawat dengan baik tidak hanya terlihat rapih, tapi juga bisa mengurangi risiko penumpukan kotoran dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi.

Memotong kuku sebaiknya jangan dilakukan secara asal-asalan. Penting untuk memotong kuku dengan cara yang benar agar kamu bisa terhindar dari masalah kuku umum, seperti hangnail atau kuku kaki yang tumbuh ke dalam.

Baca juga: Mau Punya Kuku Cantik? Berikut Rahasianya

Cara Memotong Kuku yang Benar

Meskipun memotong kuku kelihatannya mudah, ada beberapa langkah penting yang perlu kamu ikuti agar kuku bisa terpotong dengan baik.

Berikut cara memotong kuku yang benar berdasarkan rekomendasi ahli kulit:

  • Lembutkan Kuku

Waktu paling baik untuk memotong kuku adalah segera setelah mandi atau berendam. Namun, bila hal itu tidak memungkinkan, rendam kuku kamu dalam air hangat selama beberapa menit untuk melembutkannya sebelum memotongnya.

  • Gunakan Alat yang Tepat

Gunakan gunting kuku untuk menggunting kuku jari dan gunting kuku kaki untuk menggunting kuku kaki kamu. Ingatlah untuk membersihkan alat pemotong kuku kamu setiap bulan.

Cara mensterilkannya bisa dilakukan dengan merendam sikat kecil dalam mangkuk berisi alkohol isopropyl 70-90 persen. Kemudian, gunakan sikat tersebut untuk menggosok gunting kuku. Bilas alat tersebut dengan air panas dan keringkan sebelum menyimpannya.

  • Bentuk Kuku Jari Menjadi Bulat

Cara memotong kuku jari yang benar adalah potong kuku hingga hampir lurus. Kemudian, gunakan alat pengikir kuku atau papan amril untuk sedikit membulatkan kuku di bagian sudut, karena hal itu akan membuatnya tetap kuat dan mencegahnya menyangkut pada benda-benda, seperti pakaian.

  • Potong Kuku Kaki Secara Lurus

Untuk mencegah risiko kuku kaki tumbuh ke dalam, kuku kaki harus dipotong secara lurus. Kuku jari kaki tumbuh lebih lambat daripada kuku jari tangan, sehingga kamu mungkin tidak perlu terlalu sering memangkas kuku ini.

  • Hindari Memotong Kutikula

Kutikula melindungi akar kuku, jadi penting untuk menghindari memotong atau mendorong kutikula ke belakang. Bila kamu memotong atau membersihkan kutikula, akan lebih mudah bagi bakteri dan kuman lain untuk masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Terkadang butuh waktu lama agar infeksi kuku bisa sembuh.

Baca juga: Benarkah Memotong Kutikula Kuku Bisa Sebabkan Paronikia?

  • Lembapkan Kuku setelah Memotongnya

Kamu perlu melembapkan tangan dan kaki kamu, termasuk kuku dan kutikula setiap hari. Semakin kental krim pelembapnya, maka akan semakin baik. Hal ini penting dilakukan, terutama saat udara kering karena kuku yang kering lebih mudah pecah.

Nah, itulah cara memotong kuku yang benar. Bila kamu menggunakan cat kuku atau kuteks, istirahatkan kuku secara berkala agar udara dan pelembab dapat menjangkau dan mencegah perubahan warna pada kuku. Hentikan kebiasaan menggigiti kuku, karena hal itu dapat merusak kuku dan membuatnya mudah patah.

Kuku adalah cerminan dari kesehatan kamu secara keseluruhan. Bila kamu melihat adanya perubahan warna, tekstur atau bentuk kuku, segera temui dokter kulit bersertifikat. Meskipun beberapa perubahan tidak berbahaya, ada perubahan yang bisa menjadi tanda penyakit, seperti melanoma, atau infeksi, seperti infeksi jamur kuku.

Baca juga: Pentingnya Potong Kuku untuk Cegah Virus Corona

Bila kamu merasa ada perubahan yang tidak biasa pada kuku, coba bicarakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Download dulu aplikasinya agar kamu bisa minta saran kesehatan dari dokter profesional dan terpercaya kapan saja.

Referensi:
American Academy of Dermatology. Diakses pada 2020. How To Trim Your Nails.
The Guardian. Diakses pada 2020. How to cut and look after your nails correctly.