• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Merawat Kucing yang Sudah Menua?

Bagaimana Cara Merawat Kucing yang Sudah Menua?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
undefined

Halodoc, Jakarta - Belum lama ini, kucing dianggap senior jika usianya masuk delapan tahun. Namun, kini tidak jarang dokter hewan memiliki pasien kucing dengan usia hingga dua puluhan. Ini semua berkat perawatan yang baik seperti nutrisi, lingkungan (kini kebanyakan kucing menghabiskan lebih banyak waktu di rumah), dan kemajuan dalam kedokteran hewan. Kini kucing hidup lebih lama dan dianggap senior jika sudah berusia 12 hingga 14 tahun. 

Tidak jauh beda dengan manusia, penuaan memang akan membuat kucing cenderung kurang aktif dan tidak terlalu suka lagi bermain. Mereka mungkin lebih banyak tidur, mengalami penambahan atau penurunan berat badan, dan kesulitan mencapai tempat favoritnya. Perubahan kesehatan atau perilaku ini seringkali bertahap, dan kamu sebagai pemiliknya perlu memahami cara merawat kucing yang sudah menua supaya tidak mudah sakit. 

Baca juga: 5 Masalah Kesehatan yang Umum Dialami Kucing 

Cara Merawat Kucing yang Sudah Menua

Sebelum memahami cara merawat kucing yang sudah menua, sebaiknya kamu mengetahui dulu beberapa tanda umum yang akan terlihat pada kucing yang sudah menua, antara lain: 

  • Lebih sering mengeong.
  • Menghindari tempat peristirahatan favorit (dan sebaliknya menemukan tempat untuk bersembunyi).
  • Tidak menggunakan kotak kotoran.
  • Tidak datang saat dipanggil.
  • Perubahan pola tidur atau makan.

Sementara itu, untuk merawat kucing yang sudah menua, kamu bisa melakukan beberapa hal, seperti: 

Menyiapkan Tempat Tidur yang Nyaman

Kucing yang lebih tua akan senang memiliki berbagai tempat tidur yang nyaman dan empuk di tempat yang aman dan hangat dan mudah dijangkau. Jika kucing suka tidur di tempat yang tinggi, bantu mereka memanjat dengan menyediakan tanjakan atau bangku. 

Perawatan Tubuh

Kucing senior mungkin kesulitan merawat bulunya. Perawatan yang lembut akan membantu menjaga kesehatan kulit dan memberikan kedekatan antara kucing dan kamu sebagai pemiliknya. Membelai kucing juga merupakan cara sederhana untuk menghilangkan stres yang dan dapat menurunkan tekanan darahmu.

Selalu Sediakan Pijakan

Banyak kucing yang lebih tua masih menyukai tempat-tempat tinggi, tetapi mereka mungkin kesulitan memanjat seperti biasanya, terutama jika kucing yang mengidap radang sendi atau penyakit lain yang menyebabkan rasa sakit. Kucing yang lebih tua mungkin juga kesulitan menghitung ketinggian permukaan sehingga lebih mungkin jatuh dan terluka. Jadi, pastikan untuk membantu kucing mencapai tempat bertengger tinggi favoritnya dengan menyediakan tanjakan atau perabot sebagai kursi pijakan. Sediakan juga alas tambahan di tempat kucing biasa turun atau naik seperti bantal. 

Baca juga: Ini Kondisi Kucing yang Perlu Pertolongan Pertama 

Sediakan Baki Sampah dan Toilet

Sediakan beberapa kotak kotoran di dalam rumah setiap saat, bahkan jika kucing sudah buang air di luar sepanjang hidupnya. Ada kalanya kucing yang lebih tua membutuhkan tempat kotoran dalam ruangan, seperti saat hujan, atau jika mereka merasa terintimidasi oleh kucing tetangga. Letakkan kotak pasir di area yang tenang di rumah agar kucing merasa aman.

Baki kotoran besar memberi kucing banyak ruang untuk bergerak dan sisi yang rendah memudahkan mereka untuk keluar masuk. Kucing yang lebih tua juga kurang mampu mempertahankan diri dan wilayahnya, sehingga mereka menjadi lebih cemas dan lebih bergantung pada pemiliknya. Dengan keluar rumah bersama kucing, kamu dapat membantunya merasa terlindungi dari kucing tetangga. Jika kucing masih lebih suka buang air di luar, sediakan pagar pembatas yang baru digali sedekat mungkin dengan rumah dan rawat secara teratur.

Microchip

Apakah kucing sudah diberikan microchip? Kucing yang lebih tua mungkin tersesat atau hilang, jadi memasangkan microchip pada kalung misalnya akan meningkatkan peluang kamu bisa bertemu kembali dengan hewan peliharaan jika tiba-tiba mereka tidak pulang selama beberapa hari. 

Waktu Bermain

Kucing yang lebih tua masih bisa bermain-main dan sedikit olahraga bermanfaat bagi kesehatan mental dan fisik mereka. Gunakan mainan yang kemungkinan tidak akan mengintimidasi mereka. Bereksperimenlah dengan mainan yang berbeda untuk melihat apa yang menarik perhatian mereka. Setiap interaksi, bahkan hanya dengan menonton, bisa memberikan rangsangan yang bermanfaat untuknya. 

Rutinitas

Kucing menyukai rutinitas, bahkan ketika kucing semakin tua, ketika mereka menghargai keakraban dan prediktabilitas, seperti diberi makan pada waktu yang sama. Hindari memindahkan furnitur jika memungkinkan agar lingkungan rumah tetap familiar dan mudah dinavigasi.

Mangkuk Air dan Makanan

Tempatkan air dan mangkuk makanan di beberapa tempat berbeda yang mudah dijangkau di sekitar rumah, baik di lantai atas maupun bawah, sehingga kucing tidak harus berjuang dengan tangga hanya untuk makan dan minum. 

Baca juga: Ketahui Segala Hal Tentang Mengadopsi Anak Kucing

Itulah beberapa cara merawat kucing yang sudah menua sehingga bisa tetap sehat. Kamu juga bisa tanyakan dokter hewan di Halodoc untuk menanyakan tips perawatan kucing senior seperti pola makan yang sehat untuk mereka, dan semacamnya. Dokter hewan di Halodoc bisa kamu hubungi kapan dan di mana saja hanya melalui smartphone. Mudah bukan? Yuk, gunakan aplikasi Halodoc sekarang!

 

Referensi:
American Association of Feline Practitioners. Diakses pada 2021. Top 10 Tips for Your Senior Cat.
Cornell University College of Veterinary Medicine. Diakses pada 2021. Loving Care for Older Cats.
National Cat Centre UK. Diakses pada 2021. Caring for Elderly Cats.