• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Paling Aman untuk Memotong Kuku Kucing?

Bagaimana Cara Paling Aman untuk Memotong Kuku Kucing?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Apakah kucing peliharaan kamu sering kabur-kaburan saat akan menggunting kukunya? Mungkin kamu merasa kewalahan saat berusaha menggunting kuku kucing sendiri. Namun, kucing tentu merasa gelisah dan ingin pergi saat kamu mulai akan memotong kukunya. Bagaimana cara yang aman untuk menggunting kuku kucing?

Meskipun beberapa kucing tidak gelisah saat dipotong kukunya, namun kebanyakan kucing menolak untuk tenang. Pada saat yang sama, kamu akan merasa ngeri dan khawatir akan melukai si kucing. Pada dasarnya, tidak perlu khawatir takut menyakiti kucing atau menerima cakaran. Ikuti tips aman untuk memotong kuku kucing untuk mengatasinya. 

Baca juga: Cara Merawat Kucing Peliharaan agar Tak Terjangkit Toksoplasmosis

Cara Aman Memotong Kuku Kucing

Kuku kucing memiliki beberapa lapisan, dan ia sering kali perlu menggaruknya pada permukaan kasar untuk menghilangkan lapisan luar. Kucing lincah juga secara alami menggunakan kuku untuk bermain. Namun, kuku yang sudah panjang dan tajam dapat melukai kulit kamu atau merusak perabotan rumah.

Untuk itu, lakukan beberapa cara aman untuk memotong kuku kucing berikut ini:

  • Tentukan Tempat yang Tenang dan Nyaman

Memotong kuku kucing harus dilakukan hanya dengan kamu dan kucing kamu. Berikan waktu yang cukup untuk membelai kucing terlebih dulu atau sikat atau sisir bulu kucing sebelum memotong kukunya. Jika kamu secara frontal langsung menggunting kukunya, maka kamu dianggap tidak sopan. 

  • Biasakan Kucing untuk Dipegang Kukunya

Sebelum memulai memotong kuku, kamu bisa mencoba berlatih mengeluarkan kukunya dengan cara memberikan tekanan lembut pada bantalan tiap jari kakinya. Hadiahi kucing dengan camilan yang lezat saat kamu berhasil memotong setiap kukunya. 

Baca juga: 3 Hewan Rumahan yang Bisa Membawa Penyakit

  • Hindari Area Quick

Quick adalah bagian kuku berwarna merah muda di ujung jari kaki yang berisi saraf dan pembuluh darah. Memotong area ini menyebabkan pendarahan dan rasa sakit pada kucing. Kuku kucing berwarna semi-transparan, dan biasanya ada jarang yang cukup antara ujung kuku dan quick. Itu adalah area yang aman untuk memotong kuku. Bagi pemula, sebaiknya potong hanya bagian paling tajam di ujung kuku. 

  • Gunakan Gunting Tajam dan Sesuai untuk Kuku Kucing

Gunting kuku kucing yang berbentuk gunting kecil mungkin tidak terlalu menakutkan bagi kucing. Alat ini dirancang untuk kucing dari segala usia dan ukuran. Selain itu, gunting ini memiliki pegangan yang nyaman untuk mencegah salah sasaran. 

Tapi untuk kuku yang tebal, gunting ini mungkin tidak cocok. Beberapa orang lebih suka menggunakan gunting guillotine. Alat ini memiliki cincin oval tempat kamu memasukkan kuku untuk memotong ujung kuku yang terbuka. Pastikan pisaunya tajam, karena jika tumpul akan menghancurkan kuku kucing. 

  • Gunting dengan Cepat dan Yakin

Bersikap ragu dan tidak tegas saat memotong kuku kucing dapat menyebabkan kuku kucing hancur atau salah sasaran. Kecelakaan dapat terjadi jika kamu tidak sengaja memotong bagian quick. Jika kamu sudah yakin, maka segera gunting dengan cepat. 

Baca juga: Cara Merawat Kucing Peliharaan agar Tak Terjangkit Toksoplasmosis

Memotong kuku kucing sebaiknya dilakukan setiap sepuluh hari hingga dua minggu. Kegiatan ini sebaiknya dijadikan rutinitas bersama. Jika kucing tidak mengizinkan kamu menggunting kukunya, mintalah bantuan dokter hewan. Hindari marah atau menghukum kucing jika kucing menolak untuk digunting kukunya.

Jika terjadi kecelakaan saat menggunting kuku kucing, segera bicarakan pada dokter hewan melalui aplikasi Halodoc mengenai penanganan yang dapat dilakukan di rumah. Yuk, segera download aplikasi Halodoc.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2020. Nail Clipping and Nail Care for Cats
Pet Central. Diakses pada 2020. Pro Tips for Cutting Cat Nails: A Step-By-Step Guide