• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Cara Pengobatan di Rumah Guna Mengatasi Cacar Air?

Bagaimana Cara Pengobatan di Rumah Guna Mengatasi Cacar Air?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bagaimana Cara Pengobatan di Rumah Guna Mengatasi Cacar Air?

Halodoc, Jakarta - Apakah ibu pernah melihat munculnya ruam yang menjadi bentol-bentol, yang berisi air dan terasa gatal pada Si Kecil? Waspada, kondisi ini bisa menandakan adanya penyakit cacar air pada dirinya. 

Pada kebanyakan kasus, penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster ini lebih sering menyerang anak-anak. Seseorang yang terinfeksi virus ini tidak hanya mengalami ruam kemerahan berisi cairan, mereka juga akan mengalami demam hingga nyeri otot. Pertanyaannya, bagaimana cara mengatasi cacar air? 

Baca juga: Cacar Air Penyakit Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

Cara Mengatasi Cacar Air di Rumah

Cacar air umumnya lebih sering menyerang anak-anak di bawah 12 tahun, tapi orang dewasa juga bisa saja terinfeksi virus ini. Waspada, penyakit ini mudah menular dengan cepat. Penularannya bisa melalui percikan ludah atau dahak melalui udara, kontak langsung dengan ludah atau dahak, dan cairan yang berasal dari ruam. 

Beberapa gejala yang adalah demam, rasa mual dan tubuh terasa tidak segar, tidak nafsu makan, sakit kepala, kelelahan, serta rasa nyeri atau sakit pada otot.  Jika mengalami gejala-gejala tersebut, maka kamu wajib bertemu dengan dokter. Lantas, bagaimana cara mengatasi cacar air di rumah? 

1. Perkuat Sistem Imun

Seseorang yang terserang cara umumnya mengalami penurunan daya tahan tubuh. Oleh sebab itu, upayakan daya tahan tubuh kembali pulih. Caranya melalui makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan sayur serta buah-buahan.

Hindari makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh (bisa meningkatkan inflamasi), pedas dan asin (mengiritasi tenggorokan), dan makanan asam. 

2. Oleskan dengan Losion

Cara mengatasi cacar air di rumah pada bayi atau anak-anak bisa dengan  mengoleskan losion calamine ke tubuhnya. Losion ini diharapkan dapat mengurangi rasa gatal pada kulitnya. Penggunaan losion ini mampu memberikan sensasi dingin dan membantu “menenangkan” kulit yang teriritasi. 

3. Konsumsi Makanan Lunak

Cara mengatasi cacar air di rumah juga bisa dengan mengonsumsi makanan lunak. Pada beberapa kasus, cacar air dapat menimbulkan lesi (luka) di dalam mulut.

Ketika mengalami hal ini, tentunya akan terasa tidak nyaman dan membuat pengidapnya kesulitan atau malas mengonsumsi makanan. Cara mengatasi hal ini, yaitu cobalah konsumsi makanan yang lunak dan lembut. Contohnya, kuah sup daging, bakso, jus buah, hingga bubur tim ikan.

Baca juga: Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

4. Cukupi Cairan Tubuhnya

Selain tiga hal di atas, cara mengatasi cacar air juga bisa melalui mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Ketika bayi atau anak mengidap cacar air, berilah dirinya banyak cairan agar tidak mengalami dehidrasi.

Untuk bayi, ibu dapat memberikan ASI ekstra atau susu yang direkomendasikan oleh dokter. Andaikan bayi sudah diberikan susu formula, atau makanan pendamping ASi, jangan lupa untuk menyertakan air putih. 

5. Meski Gatal, Jangan Digaruk

Cacar air bisa memunculkan rasa gatal yang tak tertahankan. Boleh dibilang, tidak menggaruk area yang gatal, merupakan cobaan terberat pengidap cacar air. Waspada, menggaruk bintik cacar bisa menyebabkan infeksi kulit dan bekas luka setelah sembuh. 

6. Jaga Kebersihan Diri

Cara mengatasi cacar air di rumah juga bisa dengan selalu menjaga kebersihan diri. Ingat, meski terserang cacar air, bukan alasan untuk tidak mandi. Ketika daya tahan tubuh menurun dan tidak mandi, maka kebersihkan kulit jadi taruhannya.

Nah, kondisi ini mempermudah kuman untuk masuk ke dalam tubuh. Alhasil, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi tambahan, seperti munculnya nanah di benjolan cacar tersebut. 

7. Kenakan Pakaian Longgar

Cara yang bisa dilakukan Si Kecil nyaman dan kulitnya terhindar dari iritasi, coba kenakan pakaian yang longgar pada tubuhnya. Lebih baik lagi apabila pakaiannya lembut dan berbahan katun.

8. Jangan Keluar Rumah

Penyakit yang satu ini mudah untuk menular. Oleh sebab itu, istirahat setidaknya selama seminggu atau sampai bintik cacar mengering untuk menghindari penularan.

Baca juga: Mengapa Cacar Air Lebih Buruk Jika Terjadi pada Orang Dewasa?

9.Painkillers, Bila Diperlukan

Cacar air tidak hanya menimbulkan bentol yang berisi cairan saja. Penyakit ini juga bisa menyebabkan demam tinggi dan nyeri di seluruh badan. Kondisi ini bisa diatasi dengan minum obat acetaminophen (paracetamol) atau antihistamin. 

Obat ini juga tersedia dalam bentuk sirup untuk anak di bawah dua tahun. Namun, sebaiknya tanyakan pada dokter sebelum memberikan obat ini pada anak. Hindari memberikan ibuprofen pada anak, karena bisa menyebabkan risiko efek samping infeksi step parah. 

Jangan pula berikan aspirin pada anak di bawah 16 tahun. Obat jenis ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang disebut dengan sindrom Reye. 

Ingat, andaikan cara-cara di atas tidak efektif untuk mengatasi cacar air di rumah, segera temui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, kamu bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan? 


Referensi:
Baby Center UK. Diakses pada 2021. Chickenpox.  
Healthline. Diakses pada 2021. What to Expect from Chickenpox in Babies. 
Healthline. Diakses pada 2021. Chickenpox in Adults
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Chickenpox