• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Fisioterapi Dilakukan untuk Atasi Patah Tulang?
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Fisioterapi Dilakukan untuk Atasi Patah Tulang?

Bagaimana Fisioterapi Dilakukan untuk Atasi Patah Tulang?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 21 Juli 2021
Bagaimana Fisioterapi Dilakukan untuk Atasi Patah Tulang?

“Patah tulang dapat terjadi saat mengalami cedera atau kecelakaan. Salah satu metode pengobatan untuk mengatasi patah tulang secara efektif adalah fisioterapi. Selain membantu proses penyembuhan, fisioterapi membantu mengidentifikasi komplikasi akibat patah tulang. Metode pengobatan ini dilakukan oleh seorang fisioterapis terlatih, dan ada beberapa teknik untuk mengatasi patah tulang.”

Halodoc, Jakarta – Patah tulang atau fraktur terjadi ketika tulang pecah atau patah, sehingga mengubah posisi atau bentuknya. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh cedera yang tiba-tiba menekan atau memberikan beban pada tulang yang lebih besar daripada yang bisa diterima.

Contoh cedera yang bisa menyebabkan patah tulang, seperti jatuh dari ketinggian, kecelakaan lalu lintas, pukulan langsung, tertimpa barang, dan lain-lain. Namun, patah tulang juga bisa disebabkan oleh kondisi medis yang melemahkan tulang, seperti osteoporosis.

Bila kamu mengalami patah tulang, salah satu metode pengobatan yang efektif yang mungkin direkomendasikan dokter untuk mengatasinya adalah fisioterapi. Lantas, seperti apa prosedur fisioterapi untuk mengatasi patah tulang? 

Baca juga: Jangan Asal Pijat, Keseleo Butuh Fisioterapi

Manfaat Fisioterapi untuk Patah Tulang

Patah tulang biasanya bisa sembuh dengan sempurna. Namun, ada juga risiko terjadinya komplikasi, seperti rupture tendon, kerusakan saraf seperti sindrom carpal tunnel di pergelangan tangan, kekakuan sendi yang berkelanjutan dan robek tulang rawan. Kondisi itu mungkin tidak teridentifikasi oleh dokter karena rasa nyeri yang masih terasa setelah gips dilepas adalah hal yang normal.

Nah, ahli fisioterapi bisa mengidentifikasi dan memeriksa komplikasi apa pun, serta mengobatinya dan membantu memulihkan rentang gerak, kekuatan dan fungsi normal bagian tubuh kamu secepat mungkin.

Berikut ini manfaat fisioterapi selama masa penyembuhan patah tulang:

·         Membantu penyembuhan.

·         Mendorong kemampuan menahan beban.

·         Mempertahankan kekuatan otot yang melemah.

·         Mempertahankan jangkauan gerakan sendi yang terkena dan sekitarnya.

·         Mengurangi rasa sakit.

·         Mengurangi pembengkakan.

Setelah patah tulang sembuh atau setelah gips dilepas, fisioterapi masih perlu dilanjutkan selama 3-12 atau sampai kamu benar-benar sudah mendapatkan kembali fungsi anggota tubuh yang patah secara penuh. Manfaat fisioterapi setelah sembuh adalah:

·         Meningkatkan aktivitas menahan beban.

·         Mengembalikan fungsi penuh.

·         Mengembalikan kekuatan dan gerakan penuh ke otot atau sendi.

·         Mengoptimalkan rentang gerak pada sendi yang terkena.

Baca juga: Patah Tulang, Ini Waktu yang Dibutuhkan untuk Kembali Normal

Ketahui Prosedurnya

Berikut beberapa teknik fisioterapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi patah tulang:

  • Terapi Manual

Ini adalah teknik yang dilakukan oleh seorang fisioterapis dengan menggunakan tangan mereka untuk memanipulasi, memobilisasi dan memijat jaringan tubuh.

  • Teknik Pelepasan atau Peregangan Jaringan lunak

Teknik pelepasan atau peregangan jaringan lunak adalah teknik terapi manual langsung yang digunakan untuk menilai dan merawat jaringan tubuh. Pada fisioterapi dengan menggunakan teknik ini, seorang fisioterapis akan menerapkan satu tangan di salah satu ujung otot untuk ‘mengunci’ atau ‘memperbaiki’ bagian otot tersebut ke struktur yang mendasarinya.

Kemudian, terapis memberi tekanan yang dalam dengan menggunakan tangan lain atau alat pijat yang biasanya dilumuri losion atau minyak untuk mengurangi gesekan gerakan. Otot secara aktif atau pasif diregangkan selama teknik ini.

Pelepasan jaringan lunak bekerja dengan memecah adhesi otot dan meningkatkan aliran darah ke area tersebut untuk mengembalikan rentang, ketahanan, dan fungsi otot yang optimal.

  • Bracing/Taping

Teknik ini dilakukan dengan menerapkan pita ke bagian tubuh dengan cara tertentu untuk menstabilkan sendi yang cedera atau memfasilitasi aksi otot. Misalnya, selotip yang kuat bisa diterapkan pada pergelangan kaki setelah cedera untuk membantu mendukung penyembuhan ligamen dan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Bracing atau taping adalah perawatan tambahan yang bermanfaat untuk menopang dan memberi kenyamanan pada area yang cedera dan memungkinkan kamu mengalami kemajuan dengan aman selama program latihan.

  • Modalitas Pereda Nyeri

Modalitas adalah teknik terapi khusus yang dilakukan oleh terapis untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan, memfasilitasi penyembuhan, dan mengembalikan fungsi. Teknik ini memanfaatkan gelombang suara, panas, mekanik, listrik, dan energi cahaya untuk membuat perubahan pada jaringan untuk tujuan terapeutik.

  • Latihan Kekuatan Otot Tambahan untuk Stabilitas

Otot-otot tambahan adalah mereka yang membantu otot-otot utama dalam tiga gerakan mengangkat, yaitu saat squat, bench press dan deadlift. Otot utama yang bekerja dalam gerakan-gerakan tersebut adalah paha depan dan paha belakang saat squat, dada saat bench press, dan paha belakang serta punggung saat deadlift. Nah, latihan otot-otot tambahan harus menargetkan otot-otot lain yang membantu dalam mengangkat tubuh.

Baca juga: Fisioterapi untuk Menangani Sakit Lutut, Ini Prosedurnya

Itulah penjelasan mengenai bagaimana fisioterapi dilakukan untuk mengatasi patah tulang. Bila kamu mengalami cedera ringan saat berolahraga, kamu bisa beli gel pereda nyeri otot dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Tidak perlu keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya sekarang juga.

Referensi:
Physio. Diakses pada 2021. Fracture Treatment.
Therapia. Diakses pada 2021. Physiotherapy for Fractures and Dislocations.
National Health Service. Diakses pada 2021. Physiotherapy.
Propel Physiotherapy. Diakses pada 2021. Soft Tissue Release.
The Physiotherapy Place. Diakses pada 2021. Taping and Bracing.
Direct Orthopedic Care. Diakses pada 2021. Modalities for Pain Relief.
Sports Rec. Diakses pada 2021. Exercises for Ancillary Muscles