• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bagaimana Proses Terjadinya Kanker?

Bagaimana Proses Terjadinya Kanker?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Bagaimana Proses Terjadinya Kanker?

Halodoc, Jakarta - Kanker muncul sebagai akibat dari penumpukan sel-sel yang telah rusak dan tidak bisa diperbaiki. Sel kanker sendiri timbul dan berasal dari mutasi atau perubahan genetik. Kanker menjadi salah satu penyakit yang jarang sekali diwariskan dari orangtua pada anak. Sebagian besar kasusnya muncul seiring dengan berjalannya waktu akan menyesuaikan pola hidup masing-masing individu. Begini proses terjadinya kanker.

Baca juga: Kenali 9 Gejala Kanker Kulit yang Jarang Disadari

Ketahui, Begini Proses Terjadinya Kanker 

Perubahan yang terjadi pada sel dipicu oleh sinar UV, sinar X, dan bahan-bahan lain penyebab kanker, termasuk Benzopyrene, yaitu zat berbahaya yang terjadi akibat pembakaran. Bahan tersebut mengakibatkan munculnya sebuah zat tertentu yang secara kimia dapat mengikat DNA, sehingga terjadi perubahan struktur DNA. Perubahan tersebut terbilang merugikan bagi proses perubahan sel dan menguntungkan bagi proses mutasi.

Semakin lama dikonsumsi atau dihisap, maka semakin besar pula zat-zat kanker yang masuk ke dalam tubuh. Hal tersebut tentu meningkatkan risiko terjadinya perubahan struktur dalam gen. Risikonya akan semakin meningkat seiring dengan bertambahnya usia seseorang, karena tubuh tidak bisa bekerja seoptimal seperti saat masih muda. Nah, kondisi tersebut yang memicu terjadinya kesalahan pada pembelahan sel dalam tubuh.

Baca juga: Fluoride pada Pasta Gigi Tak Sebabkan Kanker

Kesalahan Tersebut Berakibat Fatal

Satu kesalahan saja bisa mengakibatkan tubuh tidak mampu memproduksi zat putih telur atau protein penting. Kondisi tersebut akan memicu terjadinya perubahan struktur gen dalam kasus yang ringan. Jangan dianggap sepele, karena dalam kasus ringan saja, perubahan struktur gen mampu mengakibatkan sel tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Hal yang paling berbahaya adalah saat perubahan terjadi pada gen dan protein yang bertugas untuk mengontrol pertumbuhan sel-sel dalam tubuh. Dalam kondisi tertentu, siklus sel-sel bisa keluar jalur, sehingga mengalami degradasi atau kemunduran. Sel-sel yang gennya telah mengalami perubahan dapat tumbuh menjadi sel tumor.

Nah, sel-sel tumor tersebut mampu tumbuh tanpa perintah dan membelah tanpa terkontrol. Jika sel-sel rusak tersebut berkembang biak, tetapi masih dalam satu tempat, cara mengatasinya dapat dilakukan dengan operasi. Namun juga sudah menyebar ke organ lain dalam tubuh, maka sel-sel tumor sudah berkembang menjadi sel kanker yang ditandai dengan munculnya benjolan

Benjolan yang timbul dapat memicu terbentuknya pembuluh darah baru di sekitarnya. Adanya pembuluh darah di sekitar sel kanker memungkinkan sel mendapat makanan, meski tumbuh di tempat terpencil dalam tubuh.

Baca juga: Kenali 7 Gejala Dini Kanker pada Anak

Suatu kesalahan tidak bisa dihindari dari sebuah sistem perubahan struktur DNA manusia. Untungnya, tubuh secara alami mampu melakukan perbaikan dan kontrol terhadap DNA secara berkala dengan protein atau zat putih telur. Zat tersebut juga mampu memusnahkan sel-sel yang sudah rusak dan berubah menjadi kanker. Upaya perlindungan tubuh juga harus ditunjang dengan melakukan pola hidup sehat, ya.

Untuk lebih jelasnya mengenai proses terjadinya kanker, atau ada hal lain yang ingin ditanyakan seputar penyakit yang tengah kamu alami, silahkan diskusikan langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc. Jaga selalu kesehatan tubuh dengan menghindari berbagai hal yang mampu menyebabkan perubahan sel dalam tubuh, ya.

Referensi:
National Cancer Institute. Diakses pada 2021. What Is Cancer?
World Cancer Research Fund. Diakses pada 2021. The cancer process.
NCBI. Diakses pada 2021. The Development and Causes of Cancer.