Bahan Alami untuk Menangani Penyakit Kurap

Bahan Alami untuk Menangani Penyakit Kurap

Halodoc, Jakarta – Kurap adalah penyakit yang ditandai dengan ruam merah meradang. Ruam kulit yang terbentuk terkadang disertai sisik dan bentuknya bulat menyerupai cincin, sehingga disebut juga ringworm. Sama halnya dengan penyakit kulit lain, kurap bisa menular dari manusia ke manusia atau akibat menyentuh benda berjamur (seperti handuk lembap, hewan peliharaan).

Baca Juga: Jarang Mandi Bisa Buat Kulit Kena Kadas dan Kurap

Kurap terjadi karena adanya infeksi jamur. Penyakit kulit ini menyerang kaki (sering disebut athlete's foot), selangkangan (tinea cruris), kulit kepala (tinea capitis), kuku, tangan, dan kaki. Perlu diketahui kurap berbeda dengan infeksi jamur Candida yang menyebabkan rasa panas, Miss V kemerahan, dan keputihan berwarna putih pekat seperti keju.

Bahan Alami untuk Mengatasi Kurap

Kurap umumnya diobati menggunakan salep antijamur. Obat ini bisa dibeli dengan atau tanpa resep dokter. Salep antijamur ini mengandung clotrimazole atau miconazole. Gunakan obat antijamur topikal selama minimal dua minggu atau sesuai indikasi keparahan. Selama penggunaan obat, gunakan pakaian berbahan menyerap keringat dan tidak ketat.

Setelah dua minggu digunakan dan kurap tak kunjung membaik, pengidap perlu berbicara dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi penanganan lain. Selain obat antijamur, beberapa bahan alami berikut bisa digunakan untuk menangani kurap:

1. Lidah Buaya

Lidah buaya mengandung zat bersifat antiseptik yang bertindak sebagai antibakteri, antijamur, dan antivirus. Bahan alami ini juga bersifat antiinflamasi sehingga mampu memberikan sensasi dingin ketika dioleskan ke kurap. Sifat antiinflamasi berguna meredakan rasa gatal yang mengganggu akibat kurap.

2. Cuka Apel

Oleskan cuka apel selama tiga hari sekali pada kulit yang terinfeksi kurap. Kamu bisa menggunakan kapas saat mengoleskan cuka apel ke kulit. Cuka apel bersifat antijamur yang cukup kurt sehingga diklaim mampu mengatasi infeksi jamur penyebab kurap. Cara ini tidak dianjurkan bagi pemilik kulit sensitif mengingat cuka bersifat asam.

Baca Juga: Bisakah Kurap Disembuhkan dengan Bahan Alami?

3. Tea Tree Oil

Tea tree oil banyak digunakan sebagai bahan skin care, khususnya untuk perawatan kulit berjerawat. Bahan alami ini bersifat antiinflamasi dan antibakteri yang bisa menangani gejala kurap. Teteskan tea tree oil pada kapas atau cotton bud, oleskan ke kulit yang terinfeksi kurap. Lakukan setidaknya 2-3 kali sehari agar hasilnya maksimal. Bagi pemilik kulit sensitif, campurkan tea tree oil dengan minyak kelapa.

4. Minyak Kelapa

Minyak kelapa punya manfaat yang sama dengan tea tree oil, terutama jika digunakan untuk mengatasi kurap. Minyak kelapa mengandung zat bersifat antimikroba dan antijamur yang mampu mengatasi berbagai infeksi kulit. Sebelum digunakan, panaskan minyak kelapa terlebih dahulu. Diamkan hingga suhu minyak kelapa hangat dan aman dioleskan ke kulit. Oleskan 2-3 kali sehari agar hasilnya maksimal.

5. Air Garam

Air garam bisa dimanfaatkan untuk menangani kurap. Kamu hanya perlu menyiapkan baskom berisi air hangat, kemudian tuang setengah atau seperempat cangkir garam ke dalamnya. Aduk merata, lalu usapkan air garam ke area kulit yang terinfeksi kurap. Diamkan selama kurang lebih 5-10 dan lakukan tiga kali sehari agar hasilnya maksimal.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Kurap Bisa Muncul di Wajah

Itulah bahan alami untuk mengatasi kurap. menangani penyakit kurap. Kalau kamu punya keluhan pada kulit, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!