Waspada, Ini Bahaya Hipoglikemia pada Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Waspada, Ini Bahaya Hipoglikemia pada Ibu Hamil

Halodoc, Jakarta - Insulin adalah hormon yang mengangkut glukosa atau gula darah dari darah ke sel-sel tubuh. Setelah diantar ke seluruh sel-sel tubuh, glukosa disimpan atau digunakan untuk energi. Nah, selama kehamilan, tubuh wanita cenderung memproduksi lebih banyak insulin untuk menunjang pertumbuhan bayi. Namun, di saat yang sama, kehamilan juga membuat ibu lebih kebal terhadap insulin. Inilah sebabnya banyak wanita yang mengidap diabetes selama kehamilan yang lebih dikenal dengan diabetes gestasional.

Meskipun ibu hamil lebih rentan mengalami gula darah yang tinggi, perubahan dalam tubuh selama kehamilan juga bisa membuat gula darah turun sangat rendah. Kalau gula darah yang tinggi disebut dengan hiperglikemia, maka rendahnya gula darah disebut hipoglikemia. Kondisi ini ditandai dengan jumlah gula darah yang kurang dari 60 miligram per desiliter. Walaupun berhubungan dengan darah rendah, hipoglikemia seringkali dialami oleh ibu hamil yang mengidap diabetes. Lantas, apakah hipoglikemia berbahaya untuk ibu hamil? Ini ulasannya.

Baca Juga: Ketahui Gejala Hipoglikemia pada Ibu Hamil dan Menyusui

Bahaya Hipoglikemia pada Ibu Hamil

Dikutip dari Medical News Today, hipoglikemia yang terjadi sesekali tidak membahayakan ibu maupun janin. Namun, ketika kondisinya terjadi berulang-ulang dan tidak kunjung membaik, maka ibu hamil harus waspada. Pasalnya, otak membutuhkan glukosa untuk menerima sinyal dari tubuh dan menafsirkannya. Ketika kondisinya tidak ditangani, maka fungsi tubuh bisa berjalan tidak semestinya.

Ibu hamil yang mengidap diabetes dan mengembangkan hipoglikemia berisiko mengalami kesulitan persalinan. Pada kasus yang parah, hipoglikemia menyebabkan gagal jantung dan organ, masalah sirkulasi, penyembuhan lambat, kejang, koma, dan kematian. Bayi berisiko mengalami komplikasi ketika dilahirkan oleh ibu yang mengidap hipoglikemia.

Lantas, Apa Penyebab Hipoglikemia?

Walaupun hipoglikemia pada ibu hamil jarang terjadi persisten, ibu tetap perlu mengetahui faktor-faktor penyebabnya. Dilansir dari Healthline, kadar gula bisa turun terlalu rendah selama kehamilan ketika ibu tidak makan secara teratur atau tidak mengonsumsi jenis makanan yang tepat untuk menstabilkan kadar gula darah. Beraktivitas secara berlebihan juga dapat mengurangi kadar glukosa dalam darah, apalagi jika ibu tidak memiliki tabungan glukosa yang cukup dalam tubuh. 

Baca Juga: 3 Pantangan Makanan Bagi Pengidap Hipoglikemia

Pada kasus ibu hamil yang mengidap diabetes gestasional, timbulnya hipoglikemia bisa jadi disebabkan oleh obat-obatan diabetes yang sedang ibu konsumsi. Dosis obat diabetes yang berlebihan atau kerja obat yang terlalu efektif bisa menjadi penyebab turunnya gula darah secara drastis. Oleh sebab itu, ibu tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat tanpa pengawasan dari dokter. 

Kalau ibu akan mengonsumsi obat tertentu, ibu bisa menanyakannya ke dokter Halodoc terlebih dahulu terkait dosis dan efek samping yang bisa ditimbulkan. Melalui aplikasi, ibu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call.

Apa Perawatan yang Bisa Dilakukan?

Selama perawatan, ibu hamil harus terus memonitor gula darahnya secara teratur. Ibu juga mengubah pola makan dan menurunkan aktivitas-aktivitas yang memangkas banyak energi. Jika perubahan gaya hidup ini tidak berhasil, maka ibu mungkin perlu mengambil insulin atau obat lain. Obat diabetes dapat menyebabkan hipoglikemia, sehingga penting bagi ibu untuk mengikuti instruksi dokter.

Baca Juga: 4 Makanan yang Dianjurkan untuk Pengidap Hipoglikemia

Jika hipoglikemia disebabkan oleh kondisi tertentu, maka pengobatan tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Sebagai contoh, ibu hamil yang mengidap tumor dapat mengalami  ketidakseimbangan hormon. Oleh karenanya, tumor tersebut mungkin perlu dihilangkan, baik selama atau setelah kehamilan.

Referensi:
Medical News Today. Diakses pada 2020. What to know about hypoglycemia and pregnancy.
Healthline. Diakses pada 2020. What’s the Connection Between Hypoglycemia and Pregnancy?.
Parents. Diakses pada 2020. Low Blood Sugar During Pregnancy.