• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bahaya Minum Kopi yang Mengandung Viagra dan Paracetamol
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bahaya Minum Kopi yang Mengandung Viagra dan Paracetamol

Bahaya Minum Kopi yang Mengandung Viagra dan Paracetamol

4 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 09 Maret 2022

“Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan beberapa merek kopi yang memiliki kandungan viagra dan paracetamol di dalamnya. Bila dikonsumsi secara rutin dan berlebihan, kopi dengan dua kandungan bahan obat tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan.”

Bahaya Minum Kopi yang Mengandung Viagra dan Paracetamol

Halodoc, Jakarta – Minum kopi sudah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Bila dikonsumsi tanpa tambahan gula dan tidak berlebihan, minuman sehat yang mengandung kafein tersebut memang bisa memberi sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Nah, dari berbagai jenis kopi, kopi sachet atau instan sering menjadi pilihan banyak orang karena praktis dan harganya relatif terjangkau. Namun, bagi kamu yang suka minum kopi instan, ada baiknya kamu memperhatikan kandungan yang terdapat dalam kopi tersebut. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini mengungkapkan bahwa ada beberapa merek kopi yang mengandung bahan kimia obat paracetamol dan obat kuat pria, sildenafil. Bila dikonsumsi secara berlebihan, kopi yang mengandung kedua bahan kimia tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan. Simak penjelasannya lebih lanjut di sini.

Mengenal Viagra dan Paracetamol

Melansir dari CNN Indonesia, Penny K. Lukito, Kepala BPOM, mengatakan bahwa pihaknya menemukan kopi dengan kandungan paracetamol dan sildenafil atau yang populer dengan merek dagang Viagra di Kota Bandung dan Kabupaten Bogor. Penny mengatakan bahwa bila tidak digunakan sesuai aturan pakai atau dosis yang dianjurkan, bahan kimia obat tersebut bisa menyebabkan efek samping yang bisa berbahaya bagi kesehatan.

Viagra adalah obat kuat yang bekerja dengan cara meningkatkan aliran darah ke penis, sehingga seorang pria bisa mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Obat ini cukup efektif untuk membantu para pria yang memiliki masalah disfungsi ereksi. Namun, viagra harus digunakan atas anjuran dokter dengan dosis yang sesuai. Pasalnya, ada sejumlah efek samping yang bisa disebabkan oleh viagra, seperti sakit kepala, sakit perut atau diare, pusing, heartburn, mimisan, hidung mampet atau berair, sulit tidur, sensitif terhadap cahaya, dan lain-lain. Menggunakan viagra secara berlebihan atau tidak sesuai dosis yang dianjurkan bisa meningkatkan risiko kamu mengalami efek samping tersebut, bahkan dalam tingkat yang parah.

Sementara paracetamol merupakan obat yang sering dikonsumsi untuk meredakan rasa nyeri yang ringan hingga sedang atau demam. Bila digunakan secara sesuai petunjuk pada kemasan produk, obat tersebut aman dan bermanfaat untuk mengatasi gejala kesehatan yang membuat tidak nyaman tersebut. Namun, sebuah studi sudah menemukan bahwa mengonsumsi parasetamol dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko efek samping, seperti serangan jantung, perdarahan gastrointestinal, dan gangguan fungsi ginjal. Bila dikonsumsi dalam dosis yang lebih tinggi, obat tersebut juga berpotensi menyebabkan efek jangka panjang yang merugikan, seperti kerusakan hati, bahkan mungkin kematian. Overdosis parasetamol merupakan salah satu penyebab utama gagal hati.

Bahaya Minum Kopi dengan Kandungan Viagra dan Paracetamol

Mengonsumsi viagra atau paracetamol tanpa campuran apa-apa saja sudah bisa menyebabkan efek samping. Bayangkan bila kedua obat tersebut digunakan sebagai bahan dalam kopi yang diminum secara teratur setiap hari.

Seperti yang sudah diketahui, kopi mengandung kafein yang bisa menstimulasi sistem saraf pusat. Itulah mengapa minum kopi di pagi hari bisa membuat kamu lebih semangat dan segar. Namun, kafein juga bisa memengaruhi sistem peredaran darah.

Kafein bisa meningkatkan detak jantung dan tekanan darah. Bahkan dalam dosis tinggi, kafein  bisa menyebabkan irama detak jantung tidak teratur (fibrilasi atrium). Nah, efek peredaran darah ini bisa menimbulkan masalah saat dikonsumsi dengan sildenafil (viagra). Hal itu karena cara kerja sildenafil adalah meningkatkan aliran darah ke satu organ tertentu (penis) dan menurunkan tekanan darah. Bila menjadi campuran kopi, sildenafil bisa meningkatkan aliran darah dengan cepat, tetapi juga berpotensi menyebabkan gangguan jantung, seperti gangguan irama jantung dan yang terburuk adalah serangan jantung.

Selain itu, minum kopi yang memiliki kandungan paracetamol dan viagra secara rutin juga bisa meningkatkan risiko kamu untuk mengalami efek samping dari obat-obatan tersebut. Salah satunya, kamu berisiko lebih tinggi mengalami gangguan ginjal dan hati. Menurut Penny, minum kopi yang mengandung viagra dan paracetamol justru bisa berdampak buruk pada kesehatan reproduksi, menyebabkan kanker, bahkan kematian.

Itulah bahaya minum kopi yang memiliki campuran paracetamol dan viagra. Jadi, hindari minum kopi sembarangan, ya. Bila suka minum kopi instan, perhatikan secara cermat kandungan yang tertera dalam kemasan. 

Bila kamu punya keluhan kesehatan tertentu, kamu bisa cek kebutuhan obat kamu untuk mengatasi keluhan tersebut lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di Apps Store dan Google Play.

Referensi:
CNN Indonesia. Diakses pada 2022. 4 Bahaya Kopi yang Mengandung Viagra dan Paracetamol
Healthline. Diakses pada 2022. Viagra Side Effects and Other Impacts on the Body.
Everyday Health. Diakses pada 2022. Recreational Viagra? Why It’s Not a Good Idea.
NHS Inform. Diakses pada 2022. Paracetamol
Medline Plus. Diakses pada 2022. Caffeine.
Drug store. Diakses pada 2022. Can You Take Viagra with Red Bull? Caffeine? Or Vodka?