• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bahaya Paparan Cat Minyak pada Kulit Bayi

Bahaya Paparan Cat Minyak pada Kulit Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Bahaya Paparan Cat Minyak pada Kulit Bayi

“Viral foto bayi manusia silver yang mengundang banyak komentar dari netizen. Pasalnya, cat silver yang digunakan mengandung zat pelarut dan logam yang berbahaya untuk kulit bayi yang masih sensitif. Paparan senyawa berbahaya ini dapat mengiritasi kulit bayi atau, bahkan menyebabkan sakit perut bila tidak sengaja tertelan.”

Halodoc, Jakarta – Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan oleh foto bayi manusia silver. Bayi yang diketahui berusia 10 bulan tersebut  diketahui diajak kedua orangtuanya untuk mengemis di jalanan. Berita ini pun langsung viral dan mengundang banyak komentar dari netizen. 

Pasalnya, cat silver yang digunakan manusia silver mengandung bahan-bahan berbahaya yang lambat laun dapat menimbulkan masalah kesehatan. Berikut komposisi cat silver dan bahayanya bila terpapar ke kulit bayi. 

Baca juga: Tips Mengasuh Anak Tanpa Babysitter

Komposisi Cat yang Digunakan Manusia Silver

Jenis cat yang sering digunakan para manusia silver untuk melumuri tubuhnya diketahui adalah cat minyak atau cat sablon. Melansir dari salah satu media daring nasional, pakar Toksikologi Kimia, Dr.rer.nat Budiawan mengatakan bahwa penggunaan cat minyak pada tubuh manusia berisiko menyebabkan masalah kesehatan, terlebih untuk kulit bayi yang masih sangat rentan. 

Cat minyak umumnya mengandung zat pelarut atau pengencer seperti minyak tanah, bensin atau bahkan minyak goreng bekas pakai. Tidak selalu menggunakan minyak, senyawa kimia seperti tiner atau toluen juga kerap digunakan untuk melarutkan cat minyak. Senyawa-senyawa lain yang terkandung di dalam cat antara lain formaldehyd, acrolein dan crotonaldehyde.

Zat logam Tembaga (Cu), chrome (Cr), cadmium (Cd), timbal (Pb) dan lain sebagainya juga  dicampur ke dalam cat untuk menghasilkan warna silver. Kandungan logam dan pelarut tersebut tentu dapat membahayakan kesehatan apabila terpapar ke kulit bayi yang masih sangat sensitif. 

Baca juga: 10 Penyakit yang Ditangani oleh Dokter Spesialis Anak

Bahayanya saat Terpapar ke Kulit Bayi

Kulit bayi cenderung masih sangat sensitif terhadap paparan senyawa-senyawa kimia, termasuk senyawa yang terkandung dalam cat minyak. Melansir dari National Capital Poison Center, paparan cat minyak dapat mengiritasi kulit atau menyebabkan sakit perut jika tidak sengaja tertelan. 

Bayi 10 bulan umumnya masih suka memasukan jari-jarinya ke dalam mulut. Nah, cat yang tidak sengaja tertelan ini juga berisiko masuk ke paru-paru apabila bayi tersedak saat mengisap jari. Senyawa kimia yang masuk ke paru-paru berisiko menyebabkan kesulitan bernapas dan pneumonia. 

Kanker adalah efek jangka panjang yang bisa ditimbulkan saat seseorang terpapar cat minyak secara terus-menerus. Pada awalnya, efek penggunaan cat minyak mungkin tidak terasa. Namun, dampak yang ditimbulkan dapat timbul setelah 5-10 tahun kemudian. 

Cara Mencegah Efek Paparan Cat Minyak

Lantas, adakah pencegahan yang bisa dilakukan? Pencegahan satu-satunya adalah hindari penggunaan cat minyak pada kulit, terutama pada kulit bayi. Segera bersihkan tubuh dengan mandi air hangat dan menggunakan sabun yang lembut sampai cat benar-benar hilang dari tubuh supaya terhindar dari iritasi kulit

Setelah terpapar cat, kulit umumnya akan terasa lebih kering. Oleh sebab itu, usapkan pelembap ke kulit bayi setelah mandi. Ibu bisa menggunakan pelembap khusus bayi atau menggunakan produk berbasis petroleum-jelly. Pastikan produk pelembap yang digunakan bebas dari pewangi dan pewarna, yang dapat semakin mengiritasi kulit bayi.

Baca juga: Ibu, Ini 6 Cara Memilih Dokter Anak yang Sesuai Kebutuhan

Minyak nabati alami, seperti minyak zaitun, kelapa, atau biji bunga matahari, juga bisa digunkanan untuk melembapkan kulit bayi. Jika Si Kecil mengalami tanda-tanda iritasi, temui dokter untuk mendapatkan obat dan penanganan yang tepat. Jangan lupa buat janji rumah sakit terlebih dahulu supaya lebih mudah dan praktis. Download aplikasinya sekarang juga!

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Kompas. Diakses pada 2021. Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver, Ini Bahayanya Kata Pakar Toksiologi.
National Capital Poison Center. Diakses pada 2021. Paints for Indoor Use:When Should I Be Worried?
WebMD. Diakses pada 2021. How to Choose Baby-Safe Paint.