• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bahayakah Mengembalikan Ingatan Akibat Amnesia?

Bahayakah Mengembalikan Ingatan Akibat Amnesia?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya selalu berhati-hati saat berkendara agar tidak mengalami cedera atau benturan keras pada bagian kepala. Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya adalah amnesia. Amnesia adalah terjadi ketika seseorang tidak dapat mengingat fakta, informasi, atau kejadian yang pernah dialami sebelumnya. Amnesia yang dialami dapat berbeda pada tiap pengidapnya, bisa terjadi secara ringan maupun berat.

Baca juga: Trauma Kepala Berat pada Anak Sebabkan Amnesia Hingga Dewasa

Pengobatan dapat dilakukan untuk mengatasi penurunan daya ingat atau hilang ingatan yang dialami oleh seseorang. Kondisi ini tentunya menghindari pengidap amnesia dari komplikasi yang menyebabkan penurunan kualitas hidup. Ketahui beberapa pengobatan yang bisa dilakukan untuk atasi amnesia seseorang.

Ketahui Gejala Amnesia dari Jenisnya

Tentunya, amnesia yang dialami oleh seseorang memengaruhi kualitas hidup pengidapnya. Amnesia dapat terjadi secara sementara maupun permanen. Ingatan yang hilang dapat sebagian atau bahkan seluruhnya. Gejala utama dari amnesia adalah sulitnya mengingat ingatan masa lalu atau kejadian yang baru saja terjadi. Melansir Healthline, gejala utama akan disertai dengan gejala lain sesuai dengan jenisnya.

Pada amnesia anterograde, pengidapnya kesulitan mengingat kejadian yang baru saja dialami. Amnesia anterograde dapat terjadi secara permanen maupun sementara. Sedangkan, amnesia retrograde terjadi ketika pengidapnya tidak dapat mengingat kejadian masa lalu. Umumnya, pengidap kesulitan mengingat masa kecil yang sudah dilewatinya.

Amnesia global sementara adalah salah satu jenis amnesia yang menyebabkan pengidapnya mengalami kehilangan ingatan yang bersifat ringan dan sementara. Umumnya, pengidap amnesia global sementara akan merasakan kegelisahan dan kebingungan secara berulang.

Amnesia infantil menyebabkan pengidapnya tidak dapat mengingat kejadian selama 3-5 tahun belakangan yang telah dilewati. Itulah gejala yang dialami oleh pengidap amnesia sesuai dengan jenis amnesia yang dialami. Lantas, apakah berbahaya mengembalikan ingatan pengidap yang amnesia?

Baca juga: Harus Tahu, Inilah yang Dimaksud dengan Digital Amnesia

Amnesia dan Kualitas Hidup Seseorang

Tentunya, pengobatan dapat dilakukan untuk mengatasi amnesia yang dialami. Terapi okupasi dilakukan untuk memanfaatkan ingatan yang masih tersisa pada pengidap amnesia. Penggunaan vitamin juga dapat mencegah kerusakan sistem saraf yang lebih parah. Selain itu, penggunaan barang sehari-hari yang biasa digunakan pengidap dapat membantu pengidap untuk melakukan berbagai aktivitas.

Tentunya, mengembalikan ingatan pada pengidap amnesia perlu dilakukan secara bertahap. Jika amnesia terjadi semakin parah, maka dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup pengidap amnesia. Seseorang yang mengalami amnesia akan mengalami kesulitan untuk bekerja, sekolah, atau menjalankan aktivitas seperti biasa.

Amnesia disebabkan oleh kerusakan pada sistem limbik pada otak. Sistem limbik memiliki fungsi untuk mengatur ingatan dan juga emosi seseorang. Tidak ada salahnya untuk lakukan pencegahan agar kamu terhindar dari amnesia. Hindari mengonsumsi alkohol secara berlebihan untuk mencegah amnesia.

Jangan lupa gunakan peralatan yang lengkap saat akan berkendara, misalnya penggunaan helm maupun sabuk pengaman. Perilaku ini menurunkan risiko cedera pada kepala ketika alami kecelakaan saat berkendara. Selain itu, tidak ada salahnya untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas fisik agar terhindar dari cedera atau benturan keras pada bagian kepala. 

Baca juga: Hati-Hati Gegar Otak Ringan Bisa Sebabkan Kondisi Ini

Stroke, peradangan otak, dan penyakit otak degeneratif menjadi beberapa penyakit yang memicu seseorang alami amnesia. Segera lakukan pengobatan untuk mengatasi beberapa penyakit tersebut agar terhindar dari amnesia. Jika memiliki gangguan kesehatan, segera bicarakan ke dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui penanganan yang tepat.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Amnesia
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Amnesia
Medical News Today. Diakses pada 2020. What Is Amnesia and How Is It Treated?