• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Balita Cranky adalah Wajar di Masa Tumbuh Kembang, Benarkah?

Balita Cranky adalah Wajar di Masa Tumbuh Kembang, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Ketika anak beraktivitas dengan riang, tentunya orangtua akan merasa bahagia. Namun, bagaimana jika keriangan dan keceriaan yang dirasakan anak tiba-tiba berubah yang membuat anak sedih tanpa sebab, menjadi lebih rewel dan cranky? Terkadang rewel yang dialami oleh anak menjadi salah satu tanda komunikasi oleh anak untuk menyampaikan rasa tidak nyaman.

Baca juga: Bayi Tiba-Tiba Rewel, Awas Wonder Week

Sebaiknya segera periksa kesehatan anak jika anak lebih rewel dari biasanya. Jika tidak ada tanda lapar, popok basah, sakit, atau tumbuh gigi pada anak, maka bisa jadi balita sedang mengalami wonder week. Wonder week adalah salah satu proses tumbuh kembang yang dialami tiap anak sebagai pertumbuhan mental.

Ibu, Kenali Penjelasan Tentang Wonder Week

Saat balita rewel dan cranky, terkadang hal ini meningkatkan risiko stres pada orangtua. Namun, sebaiknya orangtua tetap bersabar dan ketahui penyebab anak menjadi lebih rewel dibandingkan biasanya. 

Berbagai faktor pemicu dapat menjadi penyebab anak menjadi lebih rewel, beberapa di antaranya adalah rasa lapar, rasa tidak nyaman atau rasa sakit yang dirasakan oleh anak. Tidak ada salahnya ibu memeriksa kondisi anak agar anak menjadi lebih nyaman. Lalu, bagaimana jika anak dalam keadaan sehat? Bisa jadi anak sedang memasuki masa wonder week.

Pernahkah ibu mendengar wonder week? Wonder week adalah istilah yang digunakan oleh pasangan pediatri asal Belanda, Franciscus Xaverius Plooij dan Hetty Van De Rijt untuk menjelaskan proses tumbuh kembang mental anak di 20 bulan pertamanya.

Umumnya, wonder week terjadi dalam beberapa tahap akibat adanya proses perubahan pada sistem otak dan saraf bayi yang memengaruhi kemampuan sensorinya. Proses perubahan inilah yang terkadang menyebabkan bayi lebih rewel dan cranky dalam masa tumbuh kembang karena belum mampu mengontrol kemampuan yang semakin meningkat.

Ada beberapa gejala yang akan dialami oleh bayi ketika mengalami wonder week, seperti lebih mudah cranky dan lebih sering menangis. Selain itu, umumnya balita yang mengalami wonder week akan mengalami kecemasan ketika berada jauh dari ibunya. Kondisi ini menyebabkan bayi akan sulit berpisah dari ibunya.

Baca juga: Jangan Panik, Ini Dia 9 Cara Ampuh Mengatasi Bayi Menangis

Ketahui Proses Tumbuh Kembang dalam Wonder Week

Ibu, ketahui kapan saja bayi akan mengalami wonder week agar ibu dapat lebih tenang terhadap anak yang lebih rewel. Berikut adalah tahapan wonder week dilansir dari The Baby Sleep Site:

  1. Tahap pertama pada usia 5 minggu, bayi baru akan menyadari lingkungannya yang baru. Pada tahapan ini, bayi mulai memperhatikan apa yang ada di hadapannya.
  2. Tahap kedua pada usia 8-9 minggu. Pada usia ini kemampuan bayi untuk bergerak akan meningkat, misalnya menggerakan tangan atau kakinya.
  3. Tahap ketiga pada usia 12 minggu. Kemampuan gerakan bayi lebih meningkat dibanding usia sebelumnya.
  4. Tahap keempat pada usia 15-19 minggu. Bayi semakin pintar untuk mengetahui sebab akibat.
  5. Tahap kelima pada usia 23-26 minggu. Bayi akan mulai mahir untuk tengkurap dan merangkak.
  6. Tahap keenam pada usia 33-37 minggu. Kemampuan bayi dalam merangkak akan semakin mahir. Di tahapan ini, bayi akan belajar untuk berdiri sendiri dan melakukan langkah-langkah kecil.
  7. Tahap ketujuh pada usia 42-46 minggu. Balita sudah mampu untuk mengambil makanannya sendiri.
  8. Tahap kedelapan pada usia 52-55 minggu. Kemampuan balita di usia ini sudah dapat membuat keputusan sederhana.
  9. Tahap kesembilan pada usia 61-64 minggu. Balita sudah mengerti bahwa setiap tindakan yang dilakukan dapat menghasilkan sebuah konsekuensi.
  10. Tahap kesepuluh pada usia 72-76 minggu ketika balita sudah dapat berperilaku sesuai dengan keinginannya.

Itulah tahapan wonder week yang dilalui anak dalam tahap tumbuh kembangnya. Wonder week dapat menjadi masa yang melelahkan bagi orangtua. Namun, jangan lupa untuk berikan perhatian dan kasih sayang pada balita ketika mengalami wonder week.

Selain itu, coba untuk tetap berada di rumah dan ciptakan suasana yang nyaman saat balita alami wonder week agar balita merasa nyaman. Ibu juga perlu memerhatikan kebutuhan balita, seperti memenuhi kebutuhan istirahat dan juga penuhi kebutuhan nutrisi dan gizi balita setiap harinya.

Baca juga: 6 Manfaat Membedong Bayi

Jangan ragu untuk menggunakan aplikasi Halodoc dan tanya langsung pada dokter jika ibu melihat ada beberapa gejala lain pada anak yang menyebabkan anak rewel. Penanganan yang tepat pada dokter tentunya dapat mengatasi keluhan kesehatan pada anak dengan optimal.

Referensi:
Kidspot. Diakses pada 2020. The Wonder Weeks: Don’t Confuse Them with Growth Spurts
The Baby Sleep Site. Diakses pada 2020. Wonder Week Charts: How The Wonder Weeks Affect Baby and Toddler Sleep