• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Balita Tantrum Ada Manfaatnya, Ini Faktanya

Balita Tantrum Ada Manfaatnya, Ini Faktanya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Fase anak tantrum merupakan hal yang mungkin akan sangat menjengkelkan bagi orangtua. Apalagi saat anak menangis sambil menyentak-nyentakkan badan di lantai, sembari menendang. Hal tersebut yang membuat banyak orangtua ikut terpancing dan memarahi anak. Namun, apakah ibu tahu jika tantrum memiliki sejumlah manfaat baik bagi tumbuh kembang Si Kecil? Berikut sejumlah manfaat tantrum bagi anak!

Baca juga: Mengenal 2 Jenis Tantrum pada Anak

1.Memperbaiki Kemampuan Emosional Anak

Di dalam air mata, mengandung kortisol dan hormon stres. Air mata dipercaya dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh, serta meningkatkan kesejahteraan emosional. Nah, saat menangis, seseorang akan melepaskan stres dalam tubuhnya. Tantrum memang akan membuat anak menjadi marah, frustrasi, merengek, atau bahkan mengamuk.

Namun setelah tantrum selesai, anak akan memiliki suasana hati yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Karena hal inilah, penting bagi orangtua untuk membiarkan anak tantrum tanpa memaksanya untuk diam, sehingga anak dapat menyelesaikan hingga ke perasaan akhir mereka.

2.Membantu Anak Belajar

Manfaat tantrum selanjutnya adalah membantu anak belajar. Contoh kasusnya, gejala tantrum yang muncul saat anak marah karena mainannya tidak dapat tersusun dengan rapi. Nah, saat tantrum selesai, pikiran anak akan lebih jernih, sehingga mereka dapat memperbaiki kesalahannya dengan lebih fokus. Anak harus mengekspresikan apapun perasaan yang ia alami, agar perasaannya menjadi sedikit lebih lega.

3.Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

Orangtua sering berpikir bahwa tantrum pada anak terjadi saat mereka merasa bosan dan marah, padahal salah satu hal yang menjadi penyebab tantrum pada anak adalah gangguan tidur yang dialami. Anak mengalami gejala tantrum karena dirinya tidak mendapatkan istirahat yang cukup.

Saat istirahat, emosi akan akan terpendam, lalu saat bangun, mereka menjadi lebih bersemangat. Maka dari itu, biarkan anak tantrum hingga prosesnya selesai, sehingga kesejahteraan emosionalnya dapat meningkat. Rasa lega dalam hati setelah tantrum akan membantu anak tertidur lelap sepanjang malam.

Baca juga: Begini Cara Menangani Anak yang Sering Berbohong

4.Mengetahui Hal-Hal yang Dilarang dan Tidak

Manfaat tantrum selanjutnya adalah membantu anak dalam membedakan hal-hal yang dilarang dan tidak. Tidak berarti memberi batasan yang jelas pada anak tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Terkadang anak tidak menyukainya dan hal tersebut yang memicu timbulnya gejala tantrum. Namun setelah tantrum selesai, anak akan mengetahui tentang hal-hal yang menjadi batasan.

5.Mengetahui Perasaan Anak

Mengetahui perasaan anak menjadi manfaat tantrum selanjutnya. Dalam banyak kasus, tantrum terjadi karena anak tidak dapat mengungkapkan perasaannya dengan baik. Saat gejala tantrum muncul karena suatu hal, ibu akan mengetahui apa yang tidak disukai oleh anak.

6.Lebih Dekat dengan Anak

Anak yang sedang mengalami tantrum akan terlihat tidak menghargai keberadaan orangtuanya, tetapi sebenarnya dia ingin diberikan perhatian lebih. Saat anak merengek, ibu sebaiknya memeluknya dan mengusap tangisnya. Jangan mengomel atau terlalu banyak berbicara.

Baca juga: Tips Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum

Bukan hanya masalah yang besar saja, kadang tantrum dapat terjadi karena masalah-masalah kecil, seperti tidak mau berbagi, tidak mau memakai baju pilihan orangtua, atau bahkan menolak untuk sikat gigi. Hal sepele yang menjadi penyebab tantrum merupakan tanda jika Si Kecil tengah bergumul dengan emosi dalam batinnya. Nah, tantrum menjadi salah satu cara untuk membantu melepas perasaan yang mengganjal dalam hati.

Namun, saat tantrum terjadi secara berlebihan atau terjadi dalam waktu yang lumayan sering, ibu bisa mendiskusikannya langsung dengan dokter di aplikasi Halodoc untuk menemukan jalan keluarnya, ya!

Referensi:
Parents. Diakses pada 2020. 10 Reasons Your Toddler's Tantrum Is Actually a Good Thing.
Kids Health. Diakses pada 2020. Temper Tantrums.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Temper tantrums in toddlers: How to keep the peace.