• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bantu Turunkan Ritme Denyut Jantung, Ini Fakta Bisoprolol
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Bantu Turunkan Ritme Denyut Jantung, Ini Fakta Bisoprolol

Bantu Turunkan Ritme Denyut Jantung, Ini Fakta Bisoprolol

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 29 Agustus 2022

“Bisoprolol adalah obat yang bisa digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah penyakit jantung. Obat beta blocker ini bekerja dengan cara menurunkan ritme denyut jantung, sehingga tekanan darah menurun.”

Bantu Turunkan Ritme Denyut Jantung, Ini Fakta BisoprololBantu Turunkan Ritme Denyut Jantung, Ini Fakta Bisoprolol

Halodoc, Jakarta – Bisoprolol adalah obat beta-blocker yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gagal jantung. Bila kamu memiliki tekanan darah tinggi, mengonsumsi obat ini bisa membantu mencegah penyakit jantung, serangan jantung, stroke di kemudian hari.

Bisoprolol juga bisa mengatasi fibrilasi atrium dan kondisi lain yang menyebabkan detak jantung tidak teratur. Nah, obat ini bekerja dengan cara menurunkan ritme atau memperlambat denyut jantung, sehingga jantung lebih mudah untuk memompa darah ke seluruh tubuh. 

Mengenal Bisoprolol dan Cara Kerjanya

Perlu diketahui, tekanan darah tinggi bisa menambah beban kerja jantung dan arteri. Bila hal itu dibiarkan dalam waktu yang lama, jantung dan arteri mungkin tidak bisa berfungsi dengan baik. Akibatnya, pembuluh darah di otak, jantung, dan ginjal bisa rusak, yang bisa menyebabkan stroke, gagal jantung, atau gagal ginjal. 

Tekanan darah tinggi juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung. Nah, masalah-masalah kesehatan tersebut akan lebih kecil kemungkinannya terjadi bila tekanan darah dikontrol.

Bisoprolol merupakan beta-blocker yang bekerja dengan cara memengaruhi respons impuls saraf di bagian tubuh tertentu, seperti jantung. Hasilnya, jantung berdetak lebih lambat dan tekanan darah menurun. Ketika tekanan darah menurun, jumlah darah dan oksigen akan meningkat ke jantung.

Bisoprolol mulai bekerja untuk menurunkan tekanan darah sekitar 2 jam setelah dikonsumsi. Namun, membutuhkan waktu 2-6 minggu untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal. Bisoprolol bisa digunakan sendiri atau bersamaan dengan obat lain dalam mengobati hipertensi.

Cara Mengonsumsinya

Bisoprolol hanya tersedia dalam bentuk tablet yang diminum. Biasanya obat ini diminum sehari satu kali pada waktu pagi. Namun, konsumsilah bisoprolol persis seperti yang diresepkan dokter atau ikuti petunjuk pada label kemasan. Dokter mungkin sesekali akan mengubah dosis obat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun ingat, jangan mengonsumsi obat lebih banyak, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang direkomendasikan.

Jangan juga melewatkan dosis atau berhenti minum bisoprolol tanpa terlebih dahulu membicarakan dengan dokter. Berhenti minum obat secara tiba-tiba bisa memperburuk kondisi, atau bahkan menyebabkan masalah jantung serius lainnya.

Bila kamu perlu menjalani operasi tertentu, beri tahu dokter sebelumnya bahwa kamu sedang mengonsumsi bisoprolol.

Efek Samping yang Perlu Diketahui

Sama seperti obat-obatan lainnya, bisoprolol juga bisa menyebabkan efek samping ada beberapa orang. Namun, kebanyakan orang yang mengonsumsinya tidak mengalami efek samping atau hanya ringan. Efek sampingnya biasanya akan membaik saat tubuh sudah terbiasa dengan obatnya.

Berikut efek samping bisoprolol yang umum:

  • Sakit kepala.
  • Pusing atau lemah.
  • Tangan atau kaki dingin.
  • Merasa sakit, seperti mual atau muntah.
  • Diare.
  • Sembelit.
  • Gejala pilek, seperti hidung tersumbat, pilek, batuk, sakit tenggorokan.
  • Sulit tidur (insomnia).

Pada kasus yang sangat jarang, bisoprolol juga bisa menyebabkan efek samping yang serius. Segera hubungi dokter bila mengalami efek samping berikut:

  • Sesak napas (bahkan ketika melakukan aktivitas ringan), bengkak, penambahan berat badan yang cepat.
  • Detak jantung melambat.
  • Detak jantung berdebar-debar.
  • Mati rasa, kesemutan, atau perasaan dingin di tangan atau kaki.
  • Perasaan pusing, seperti ingin pingsan.
  • Gangguan penglihatan.

Segera cari pertolongan medis bila kamu mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi bisoprolol, yaitu gatal-gatal; sulit bernapas; pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Itulah penjelasan mengenai bisoprolol yang mengobati hipertensi dengan cara menurunkan detak jantung. Nah, kamu bisa cek obat dan vitamin yang diresepkan dokter, seperti bisoprolol ini, melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download Halodoc sekarang juga di Apps Store dan Google Play untuk memudahkan kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Bisoprolol (Oral Route).
National Health Service. Diakses pada 2022. Bisoprolol.
Drugs. Diakses pada 2022. Bisoprolol.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Bisoprolol.