• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Banyak Daging atau Sayur, Agar Lebih Kuat Puasa?

Banyak Daging atau Sayur, Agar Lebih Kuat Puasa?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Agar dapat kuat menjalani puasa satu harian penuh, tentunya kamu perlu mendapatkan asupan kalori yang cukup. Makanan berkalori tinggi bisa memberikanmu lebih banyak energi daripada makanan berkalori rendah. Nantinya, tubuh akan menyimpan kelebihan kalori yang kamu konsumsi sebagai cadangan lemak yang juga bisa digunakan saat tubuh kehabisan “bahan bakar”. 

Nah, kamu bisa mendapatkan asupan kalori dari dua sumber yaitu daging-dagingan atau sayur-sayuran. Lantas, mana yang lebih baik? Memperbanyak makan daging atau sayuran saat bulan puasa? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

Baca juga: Menjaga Pola Makan Sehat selama Puasa

Mana yang Memberikan Lebih Banyak Kalori, Daging atau Sayur?

Nyatanya, daging dapat memberikan kalori yang lebih tinggi dari sayur-sayuran bila disajikan dalam porsi yang sama. Ini artinya bila daging dan sayuran disajikan dalam jumlah dan berat yang sama, maka kamu akan mendapatkan lebih banyak energi dari daging daripada mengonsumsi sayuran. Misalnya, dalam satu porsi steak sirloin tanpa lemak sebanyak 3 ons dapat memberikan kamu 180 kalori, sedangkan daun selada hijau sebanyak 3 ons hanya dapat memberikan 13 kalori. Jumlah kalori tersebut berasal dari berbagai nutrisi di bawah ini:

  • Protein

Perlu diketahui, kalori dalam daging berasal dari protein dan lemak, sedangkan sayuran biasanya memiliki sedikit protein dan lemak. Protein sendiri menyumbang sebanyak 4 kalori per gramnya. Dalam 85 gram porsi sirloin steak seberat 3 ons mengandung 25 gram protein, atau 100 kalori. Sedangkan daun selada dalam porsi yang sama, hanya memiliki 1 gram protein dan menyediakan 4 kalori. Protein adalah nutrisi yang membutuhkan waktu lama untuk diurai dan dicerna dalam tubuh, sehingga dapat membuat kamu merasa kenyang lebih lama.

Baca juga: Ini 6 Pilihan Makanan yang Tinggi Protein

 

  • Lemak

 

Sepotong kecil sirloin seberat 3 ons yang ramping juga dapat memberikan 8,2 gram lemak, termasuk 3 gram lemak jenuh yang tidak sehat. Lemak sendiri dapat memberikan 9 kalori per gramnya, yang dapat menjadikannya sumber bahan bakar yang paling padat energi untuk tubuh kamu. Kamu bisa mendapatkan 80 kalori dari lemak dengan mengonsumsi 3 ons steak sirloin. Sedangkan selada dalam porsi yang sama, menawarkan hampir 0 gram lemak, sehingga hampir tidak memberikan sumber bahan bakar yang bisa diubah menjadi energi.

 

  • Karbohidrat

 

Daging tidak mengandung karbohidrat, sedangkan hampir sebagian besar kalori nabati berasal dari karbohidrat. Zat ini dapat menyumbang 4 kalori per gramnya. Tubuh lebih suka menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utamanya dibanding nutrisi yang lain. 

Dalam satu porsi selada 3 ons dapat memberikan hampir 10 kalori dari karbohidrat. Sayuran starchy dapat memberikan lebih banyak lagi karbohidrat. Contohnya, 3 ons kentang panggang dapat memberikan 72 kalori dari 18 gram karbohidrat.

Jadi, kesimpulannya, daging merupakan makanan yang lebih padat kalori daripada sayuran, sehingga dapat memberikan kamu energi yang lebih banyak agar kuat menjalani puasa satu harian penuh. Namun, sayuran juga tidak kalah penting untuk dikonsumsi, karena dapat memberimu berbagai macam vitamin dan mineral serta serat yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaanmu. 

Jadi, kamu bisa mengkombinasikan satu porsi sayuran yang lebih banyak dengan porsi daging yang lebih sedikit tanpa lemak, sehingga kamu bisa mendapatkan energi dari karbohidrat, lemak, dan protein sekaligus serat makanan serta vitamin dan mineral penting. Tambahkan juga buah-buahan, biji-bijian utuh dan lemak sehat dari minyak untuk menu makan yang seimbang.

Baca juga: Sahur dengan Sayur, Ketahui Manfaat Serat yang Dikandungnya

Bila kamu ingin bertanya lebih lanjut mengenai pola makan yang baik saat puasa, tanyakan saja langsung pada ahlinya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat untuk bertanya apa saja seputar kesehatan kapan dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Referensi:
Livestrong. Diakses pada 2020. Which Gives You More Energy, Meat or Vegetables?